Tarumajaya, Kertasari, Bandung

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Tarumajaya
Negara Indonesia
ProvinsiJawa Barat
KabupatenBandung
KecamatanKertasari
Kode Kemendagri32.04.31.2004 Edit the value on Wikidata
Luas2743 hektar;
Jumlah penduduk15.620 Jiwa (2019)
Kepadatan554 jiwa/km²

Tarumajaya adalah desa di kecamatan Kertasari, Bandung, Jawa Barat, Indonesia. Desa ini dikenal menjadi hulu sungai Citarum,menjadi pusat dari kegiatan Citarum Harum dan memiliki perkebunan teh & kopi yang luas. Desa Tarumajaya saat ini di pimpin oleh Ahmad Iksan,SE untuk periode 2019-2025.

Batas wilayah[sunting | sunting sumber]

Batas-batas wilayahnya adalah sebagai berikut:

Utara Desa Cibeureum dan Desa Cikembang
Timur Kabupaten Garut
Selatan Desa Neglawangi dan Desa Santosa
Barat Desa Marga Mukti Kecamatan Pangalengan

Pembagian wilayah[sunting | sunting sumber]

  1. Citawa
  2. Kertasari
  3. Lembangsari
  4. Sindangsari
  5. Lodayakolot
  6. Pejaten
  7. Pilardua
  8. Ranca
  9. Rawasari
  10. Goha
  11. Goha Tengah
  12. Goha Lebak
  13. Goha Kidul
  14. Babakan Ranca
  15. Gandasari
  16. Tegaltengah

Penduduk[sunting | sunting sumber]

Mata pencaharian warga Desa tarumajaya terdiri dari Buruh tani ( mayoritas ), PNS, dagang, karyawan PTPN VIII, Karyawan PT. Lonsum, petani, peternak.

Potensi[sunting | sunting sumber]

Tarumajaya memiliki potensi berupa potensi alam yang bisa menjadi destinasi wisata sebanyak 10 titik, lahan perkebunan teh, kina, kehutanan dan pertanian terutama kentang dan wortel. juga merupakan salah satu desa peternakan di kabupaten bandung yang mana produksi susunya dipasok ke PT. Ultra Jaya dan Frisian Flag melalui KPBS Pangalengan. Selain itu Desa Tarumajaya memiliki wana wisata Situ Cisanti yang merupakan hulu utama 0 KM Sungai Citarum sungai Citarum, ada mata air panas, air terjun, hutan Pinus, Dano aul, mata air ciseupan, perkebunan teh PT Lonsum Indofood yang sangat indah dengan bangunan pabriknya yang khas zaman dulu

Peristiwa[sunting | sunting sumber]

1.Pada hari Minggu tanggal 05 Juli 1959 sekitar pukul 15.30 telah terjadi pencegatan DI/TII di jalan raya pajaten - situ Cisanti tepatnya blok Kalimorot yang mengakibatkan gugurnya 5 orang anggota TNI AD batalyon 328/Siliwangi. Untuk mengenang kejadian tersebut maka dibangun tugu peringatan di pertigaan jalan yang ada di areal Situ Cisanti. 2.Pada peristiwa Gempa bumi Jawa Barat 2009 pada tanggal 2 September, Desa tarumajaya mengalami kerusakan yang cukup hebat, di mana 1313 rumah rusak, kantor desa hancur, masjid, musholla banyak yang rusak termasuk SDN Tarumajaya.

Pranala luar[sunting | sunting sumber]