Tampahan, Toba Samosir

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
Tampahan
Kecamatan
(Peta Lokasi) Kecamatan Tampahan, Toba Samosir.svg
Peta lokasi Kecamatan TampahanWelcome Gate to Tampahan, Toba Samosir.jpg
Gapura selamat datang di Kecamatan Tampahan
Negara  Indonesia
Provinsi Sumatera Utara
Kabupaten Toba Samosir
Pemerintahan
 • Camat Freddy A. Panjaitan
Luas 24,45 km²
Jumlah penduduk 4.458
Kepadatan 182,33 jiwa/km²
Desa/kelurahan 6 Desa

Tampahan adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Toba Samosir, Sumatera Utara, Indonesia.

Geografi[sunting | sunting sumber]

Kecamatan Tampahan memiliki luas wilayah 24,45 km² atau 1,21% dari total luas Kabupaten Toba Samosir.

Kecamatan Tampahan berada pada 2°15’- 2°20’ Lintang Utara dan 98°57’ - 99°04’ Bujur Timur.

Kecamatan Tampahan berada di atas sekitar 979 hingga 1.281 meter dari permukaan laut.

Batas wilayah[sunting | sunting sumber]

Utara Danau Toba
Selatan Kabupaten Tapanuli Utara
Barat Kabupaten Tapanuli Utara
Timur Kecamatan Balige

Pemerintahan[sunting | sunting sumber]

Kantor Kecamatan Tampahan

Kecamatan Tampahan terdiri dari 6 desa yang terbagi habis dalam 25 dusun. Desa Gurgur Aek Raja adalah ibukota dan pusat pemerintahan Kecamatan Tampahan.

Desa Gurgur Aek Raja merupakan desa dengan wilayah terluas yaitu 9,60 km² atau 39,26% dari total luas Kecamatan Tampahan, sementara Desa Tarabunga merupakan desa terkecil yaitu 1,89 km² atau 7,73% dari total luas Kecamatan Tampahan.

Desa Tarabunga dan Meat merupakan desa yang paling jauh dari ibukota Kecamatan Tampahan yaitu berjarak masing-masing sekitar 5 kilometer.

Sejarah Kecamatan[sunting | sunting sumber]

Ketika pembentukan Kabupaten Toba Samosir sebagai hasil pemekaran Kabupaten Tapanuli Utara pada tahun 1998, Tampahan masih bagian dari Kecamatan Balige. Pembentukan Kecamatan Tampahan didasarkan pada Peraturan Daerah Kabupaten Toba Samosir No. 17 Tahun 2006 tentang pembentukan Kecamatan Tampahan (dimekarkan dari Kecamatan Balige), Kecamatan Nassau (dimekarkan dari Kecamatan Habinsaran), dan Kecamatan Siantar Narumonda (dimekarkan dari Kecamatan Porsea).

Daftar desa/kelurahan di Kecamatan Tampahan[sunting | sunting sumber]

Pembagian Wilayah di Kecamatan Tampahan
Desa /
Kelurahan
Nama Kepala Desa /
Lurah
Luas (km²) /
Rasio Terhadap Luas Kecamatan
Jumlah penduduk /
Kepadatan (2015)
Desa Gurgur Aek Raja Anggiat P. Siahaan 9,60 km² (39,26%) 1.346 (140,21 jiwa/km²)
Desa Lintong Nihuta Holong T. Simanjuntak 3,57 km² (14,60%) 1.038 (290,76 jiwa/km²)
Desa Meat Janri M. Simanjuntak 3,00 km² (12,27%) 670 (223,33 jiwa/km²)
Desa Tangga Batu Barat Rumbaya Tampubolon 3,21 km² (13,13%) 314 (97,82 jiwa/km²)
Desa Tangga Batu Timur Manalsal Tampubolon 3,18 km² (13,01%) 578 (181,76 jiwa/km²)
Desa Tarabunga Darto Siahaan 1,89 km² (7,73,%) 512 (270,90 jiwa/km²)

Daftar Camat yang pernah menjabat di Kecamatan Tampahan[sunting | sunting sumber]

Sosial Kemasyarakatan[sunting | sunting sumber]

Suku[sunting | sunting sumber]

Mayoritas penduduk Kecamatan Tampahan berasal dari suku Toba.

Agama[sunting | sunting sumber]

Gereja HKBP Tampahan
Gereja HKBP Tangga Batu

Mayoritas penduduk Kecamatan Tampahan memeluk agama Kristen.

Di Kecamatan Tampahan terdapat 6 sarana ibadah yang terdiri dari 6 bangunan Gereja.

Sarana ibadah menurut desa/kelurahan di Kecamatan Tampahan[sunting | sunting sumber]

Pendidikan[sunting | sunting sumber]

Pada tahun 2015, terdapat 7 bangunan sekolah di Kecamatan Tampahan yang terdiri dari 6 sekolah SD, 1 sekolah SMP. dan 1 sekolah SMK.[2]

Sarana pendidikan menurut desa/kelurahan di Kecamatan Tampahan[sunting | sunting sumber]

Kesehatan[sunting | sunting sumber]

Kecamatan Tampahan memiliki 17 unit sarana kesehatan yang terdiri dari:

Perekonomian[sunting | sunting sumber]

Pertanian & Peternakan[sunting | sunting sumber]

Kebun Koleksi Buah-buahan Gurgur

Sumber penghasilan utama penduduk di Kecamatan Tampahan adalah di sektor pertanian dan perkebunan rakyat. Tanaman selain padi yang diupayakan adalah tanaman palawija, yaitu tanaman jagung, kacang tanah, ubi kayu dan ubi jalar, perkebunan kopi juga merupakan komoditi unggulan di Kecamatan Tampahan.

Dari jenis ternak besar yang diusahakan di Kecamatan Tampahan pada umumnya adalah kerbau. Sedangkan pada ternak kecil, yang paling dominan diusahakan adalah ternak babi. Untuk pemeliharaan pada ternak unggas, masyarakat di Kecamatan Tampahan umumnya memelihara ternak ayam.

Perdagangan[sunting | sunting sumber]

Kecamatan Tampahan belum memeliki sarana perdagangan berupa pasar, oleh sebab itu penduduk Kecamatan Tampahan memenuhi kebutuhan sehari-harinya dari pasar yang berada di Kecamatan Balige.

Industri[sunting | sunting sumber]

Perindustrian yang ada di Kecamatan Tampahan pada umumnya adalah industri mikro. Secara umum, industri yang ada di kecamatan Tampahan bergerak pada bidang penenunan ulos.

Sarana & Prasarana[sunting | sunting sumber]

Seluruh desa di Kecamatan Tampahan telah dialiri oleh listrik PLN.

Transportasi[sunting | sunting sumber]

Akses transportasi menuju di Kecamatan Tampahan relatif mudah, hal ini diakibatkan karena beberapa desa terdapat jalan Lintas Sumatera.

Komunikasi[sunting | sunting sumber]

Kecamatan Tampahan memiliki 3 menara BTS yaitu di Desa Gurgur Aek Raja, Lintong Nihuta dan Tangga Batu Timur.

Pariwisata[sunting | sunting sumber]

Kecamatan Tampahan memiliki potensi untuk dijadikan tempat parawisata, beberapa potensi tersebut merupakan wisata alam diantaranya pinggiran Danau Toba yang berlokasi di Desa Meat, Desa Lintong Nihuta dan Desa Tarabunga.

Referensi[sunting | sunting sumber]

Pranala Luar[sunting | sunting sumber]