TWC Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Lambang PT. TWC Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko
Sendratari Ramayana. Sebuah pertunjukan pentas epik Pangeran Rama dan istrinya, Sinta yang berlokasi di Kawasan Candi Prambanan

Perseroan Terbatas Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko atau PT. TWC Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko (Persero) adalah salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak di bidang pariwisata. Nama BUMN ini lebih sering disingkat menjadi PT. Taman. Sesuai dengan namanya, BUMN ini mengelola pariwisata di tiga kawasan destinasi wisata yaitu Candi Borobudur di Magelang, Jawa Tengah, Candi Prambanan dan Komplek Ratu Boko di Sleman, Yogyakarta.[1] BUMN ini merupakan salah satu BUMN yang komposisi kepemilikan sahamnya 100% milik Pemerintah Republik Indonesia. Selain ketiga cagar budaya tersebut, BUMN ini juga mengelola Hotel Manohara di Kawasan Strategis Nasional Borobudur dan Sendratari Ramayana di Kawasan Candi Prambanan.[2][3]

Hotel Manohara berlokasi di Kawasan Strategis Nasional Borobudur

Sejarah dan Tujuan Pendirian[sunting | sunting sumber]

PT. Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan & Ratu Boko (Persero) pada awalnya berdiri dengan nama PT. Taman Wisata Candi Borobudur & Prambanan (Persero) berdasarkan PP Nomor 7 Tahun 1980 dengan Akta Notaris Soeleman Ardjasasmita, SH, Nomor: 19 tanggal 15 Juli 1980. BUMN ini diberi kewenangan penuh untuk mengelola kedua taman wisata tersebut berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor: 1 tahun 1992 tentang Pengelolaan Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan, serta Pengendalian Lingkungannya.[4]

Dalam perkembangannya, Kawasan Ratu Boko menjadi bagian dari taman wisata sehingga nama perusahaan ini harus diubah. Sesuai Akta Notaris Soekeimi, SH, Nomor: 25 tanggal 3 Agustus 1994, nama BUMN ini menjadi PT Taman Wisata Candi Borobudur Prambanan & Ratu Boko (Persero).

Tujuan pendirian BUMN ini adalah mengelola pariwisata di lingkungan Candi Borobudur, Candi Prambanan, dan Keraton Ratu Boko serta peninggalan sejarah dan purbakala lainnya. Perusahaan ini mengupayakan ketiga destinasi wisata tersebut menjadi taman wisata yang bersifat kultural, edukatif, dan rekreatif. Perusahaan juga berkewajiban mengoptimalkan pemanfaatan sumberdaya yang dimiliki untuk menghasilkan barang dan/atau jasa yang bermutu tinggi dan berdaya saing kuat. Sebagai badan usaha yang turut melaksanakan dan menunjang kebijakan dan program pemerintah di bidang ekonomi dan pembangunan nasional, PT. TWC Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko juga dituntut menghasilkan laba guna meningkatkan nilai perusahaan dan devisa negara. Untuk mencapai tujuannya, perusahaan ini diberi kewenangan untuk merencanakan, mengembangkan dan memanfaatkan jasa-jasa, prasarana, sarana dan fasilitas umum lainnya di lingkungan Taman Wisata Candi untuk kegiatan pariwisata.

Profil[sunting | sunting sumber]

PT. TWC Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko memiliki dua visi yaitu:

  1. Menjadi BUMN yang unggul, memiliki pengelolaan yang bersih dan mengembangkan pariwisata yang selaras dengan pelestarian warisan budaya bangsa.
  2. Menjadikan Borobudur,Prambanan dan Kawasan Ratu Boko sebagai Destinasi Wisata Budaya Kelas Dunia.[5]

Untuk menjalankan kedua visi tersebut, BUMN ini memiliki misi sebagai berikut:

  1. Mengelola lingkungan dan menyelaraskan upaya pelestarian taman sekitar Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko dan Cagar Budaya lain.
  2. Mengembangkan Sustainable Tourism dengan cara mengembangkan industri pariwisata dan berbagai pendukungnya seperti pengembangan usaha jasa transportasi wisata, usaha jasa akomodasi dan restoran, serta usaha pertunjukan sendratari Ramayana.
  3. Mengkampanyekan nilai-nilai luhur Cagar Budaya melalui pemutaran film pada ruang Audio Visual, Museum dan Perpustakaan.
  4. Memberikan pelayanan wisata budaya yang berkualitas tinggi dan menyediakan fasilitas penunjang. Hingga saat ini, fasilitas penunjang yang dapat dimanfaatkan oleh pengunjung adalah Parkir Kendaraan, Pusat Informasi, Audio Visual, Museum, Perkiosan, Arena Bermain Anak, dan Angkutan Taman.
  5. Menumbuhkan perekonomian masyarakat di sekitar lingkungan Cagar Budaya melalui pengembangan industri kerakyatan atau industri rumahan (home industry) seperti mendukung pengembangan kerajinan lokal, produk khas, asesoris, dan lain-lain.[6]

Inovasi dan Prestasi[sunting | sunting sumber]

Sebagai sebuah perusahaan yang bergerak di bidang pariwisata, PT. Taman mengupayakan berbagai inovasi di setiap destinasinya dengan cara menambah daya tarik wisata lainnya, meningkatkan fasilitas dan kerjasama dengan pihak lain. Misalnya di Borobudur, selain menikmati kemegahan Candi Borobudur para wisatawan juga dapat menikmati daya tarik wisata lainnya diantaranya:

  • Menunggangi gajah di Kawasan Borobudur.
  • Bersepeda menyusuri areal Borobudur.
  • Mengunjungi pedesaan sekitar Borobudur yang memiliki ciri khas seperti Dusun Klipoh untuk melihat berbagai kerajinan gerabah atapun mempelajarinya.
  • Naik Kereta Kelinci di sekitar Borobudur.
  • Wisata kuliner.
  • Berburu souvenir.
  • Menikmati keunikan koleksi museum di sekitar Borobudur seperti Museum Kapal Samudera Raksa, Museum GUSBI (Galeri Unik dan Seni Borobudur Indonesia) atau Museum MURI, dan Museum Borobudur.[7]
  • Mengunjungi daerah tujuan wisata lainnya seperti Candi Mendut dan Candi Pawon.
  • Menikmati Sunset dan Sunrise dari Candi Borobudur. Untuk menikmati Sunrise di Borobudur, setiap wisatawan dapat menginap di Hotel Manohara.[8]

Begitu pula dengan Kawasan Candi Prambanan dan Ratu Boko. PT. Taman juga membuat inovasi di kedua tempat wisata ini. PT. Taman menyediakan kuda dan sepeda untuk mengelilingi Komplek Candi Prambanan dan Candi Sewu, menyediakan wisata kuliner dan souvenir, mendirikan Museum Prambanan untuk menambah wawasan pengunjung terhadap sejarah Prambanan dan menyediakan kendaraan Kereta Kelinci dan Bus. Kereta kelinci dimanfaatkan untuk mengelilingi komplek Candi Prambanan dan Candi Sewu sedangkan bus dimanfaatkan untuk paket wisata Prambanan-Ratu Boko khususnya paket Sunset Ratu Boko.

Atas inovasi-inovasi tersebut, PT. TWC Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko beberapa kali mendapatkan penghargaan, diantaranya:

  1. Meraih Penghargaan sebagai Perusahaan BUMN Industri Non Keuangan dengan kinerja terbaik tahun 2010.[9]
  2. Meraih Pacific Asia Travel Association (PATA) Gold Award 2011 kategori Warisan Budaya.[10]
  3. Penghargaan CIPTA AWARD 2011.[11]
  4. Guinness World Records: The Largest Ramayana in The World.[12]
  5. PATA GOLD AWARD WINNER 2012 kategori Warisan Budaya.[13]
  6. Meraih Golden Trophy dalam Penghargaan Infobank 8th BUMN Awards 2017 sebagai BUMN dengan kinerja keuangan berpredikat sangat bagus tahun 2012-2016.[14]
  7. Best of The Best Tourism Website 2017.[15]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ "PT Taman Wisata Candi Borobudur | Open Green Map". www.opengreenmap.org (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2017-10-31. 
  2. ^ "Manohara | PT. Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan & Ratu Boko (Persero)". corporate.borobudurpark.com. Diakses tanggal 2017-11-12. 
  3. ^ "Teater & Pentas | PT. Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan & Ratu Boko (Persero)". corporate.borobudurpark.com. Diakses tanggal 2017-11-12. 
  4. ^ ANREP.ID. "Media Informasi Kinerja Perusahaan Indonesia - Annual Report ID". annualreport.id (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2017-10-31. 
  5. ^ "PT TWC Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko". Trio Safaat. 2011-03-19. Diakses tanggal 2017-10-31. 
  6. ^ "Visi & Misi Perusahaan | PT. Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan & Ratu Boko (Persero)". corporate.borobudurpark.com. Diakses tanggal 2017-10-31. 
  7. ^ Prakoso, Johanes Randy. "3 Museum Keren di Borobudur yang Sering Luput dari Perhatian Turis". detikTravel (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2017-11-12. 
  8. ^ "7 CARA MENIKMATI WISATA CANDI BOROBUDUR". Tempat Wisata Terbaik Di Indonesia (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2017-11-12. 
  9. ^ Negara, Fadjrin Kurnia@Kementerian Badan Usaha Milik. "Kementerian BUMN". http://bumn.go.id/ (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2017-11-12.  Hapus pranala luar di parameter |newspaper= (bantuan)
  10. ^ antaranews.com. "PT TWC Borobudur Prambanan Ratu Boko Dapat Penghargaan PATA Gold Award 2011 - ANTARA News". www.antaranews.com. Diakses tanggal 2017-11-12. 
  11. ^ Negara, Fadjrin Kurnia@Kementerian Badan Usaha Milik. "Kementerian BUMN". http://bumn.go.id/ (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2017-11-12.  Hapus pranala luar di parameter |newspaper= (bantuan)
  12. ^ Negara, Fadjrin Kurnia@Kementerian Badan Usaha Milik. "Kementerian BUMN". http://bumn.go.id/ (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2017-11-12.  Hapus pranala luar di parameter |newspaper= (bantuan)
  13. ^ Negara, Fadjrin Kurnia@Kementerian Badan Usaha Milik. "Kementerian BUMN". http://bumn.go.id/ (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2017-11-12.  Hapus pranala luar di parameter |newspaper= (bantuan)
  14. ^ "Kinerja Keuangan Sangat Bagus, PT TWCBPRB Raih Golden Trophy". Diakses tanggal 2017-11-12. 
  15. ^ "borobudurpark.com Raih Penghargaan Best of The Best Tourism Website New Bali Destination | PT. Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan & Ratu Boko (Persero)". corporate.borobudurpark.com. Diakses tanggal 2017-11-12.