Kereta rel listrik Tokyu Corporation seri 8500

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
(Dialihkan dari Tōkyū seri 8500)
Lompat ke: navigasi, cari
KRL Tōkyū seri 8500
KRL Tokyu 8610F di Stasiun Bogor
Beroperasi? Ya
Perusahaan yang memproduksi Tōkyū Car Corporation
Tahun pembuatan 1975–1991
Tahun dinas 1975-sekarang
Formasi 3, 5 atau 10 kereta per set (Jepang)
8 kereta per set (Indonesia)
Nomor armada 8 set
Kapasitas 1.136 penumpang (rata-rata)
Operator Tokyu Corporation
PT KAI Commuter Jabodetabek
Nagano Electric Railway
Izukyu Corporation
Chichibu Railway
Dipo Nagatsuta (Tōkyū), Suzaka (Nagaden), Hirosegawara (Chichibu), Depok, Bogor (Jabodetabek)
Data teknis
Bodi gerbong Stainless Steel
Panjang gerbong 20.000 mm
Lebar 2.800 mm
Tinggi 4.100 mm
Pintu 4 pintu di setiap sisi
Kecepatan maksimum 120 km/jam
Berat 276 ton (rata-rata)
Percepatan 3,3 km/h/s
Perlambatan 3,5 km/h/s (normal)
4,5 km/h/s (darurat)
Sistem traksi Field Chopper Control
Motor traksi: TKM-69 / TKM-80
VVVF-GTO
Daya mesin 130 kW per motor
Transmisi Motor Generator (MG)
Pasokan tenaga Listrik Aliran Atas (LAA)
Pemanas kereta RPU-3016
Sistem listrik 1.500 V DC
Metode pengambilan arus Pantograf
Tipe: PT44S-D / PT44S-E
Bogie TS-807A, TS-815C dengan pegas udara
Rem kereta Regenerative Brake Combination Electric Command Air Brake (HRD-2R)
Sistem keselamatan

Tokyu CS-ATC, Tokyo Metro CS-ATC, Tobu ATS (TSP)

Tokyu ATS, Tokyu ATC-P, Deadman Pedal
Alat perangkai AAR Coupling
Lebar sepur 1067 mm

Kereta rel listrik Tokyu seri 8500 (東急8500系(電車) Tōkyū 8500-kei (densha)?) buatan Tokyu Car Corporation, adalah kereta rel listrik buatan Jepang, yang kini beroperasi di lintas Commuter Jabodetabek. KRL berteknologi Field Chopper Control dan body-nya terbuat dari stainless steel ini pernah digunakan di lintas Tokyu Den-en-toshi Line. Ciri khas KRL ini adalah menggunakan kipas angin sebagai pendingin bantunya, sama seperti KRL Tokyu 8000. KRL inilah yang pertama kalinya dicat dengan livery KCJ atau "Jalita".

Indonesia membeli kereta ini bersama KRL Tōkyū 8000 dengan harga sekitar Rp 800 juta per kereta, atau sekitar 6,5 miliar per set dengan 8 kereta per set-nya. Selain itu, Tokyu 8500 ini juga dijual ke Nagano Electric Railway dan Chichibu Railway dengan formasi 3 kereta per set dan satu kereta nomor 8723 diberikan kepada Izukyu Corporation yang kemudian dimodifikasi menjadi berkabin masinis.[1] KRL Jalita (8613F) telah berhenti beroperasi dan diafkirkan (dirucat) di Stasiun Cikaum, Subang, karena kesulitan suku cadang. Semua KRL ini berada di bawah perawatan dan milik Dipo KRL Depok.

Pengoperasian di Indonesia

KRL ini bersama saudaranya, KRL Tokyu seri 8000 sudah berpengalaman beroperasi di seluruh lintas Jabodetabek, khususnya di lintas Bogor. KRL ini pertama kali datang pada tahun 2006, yaitu set 8604F. Kemudian tahun 2007-2009 didatangkan lagi beberapa set KRL dengan set 8613F "Jalita" sebagai set terakhir yang datang dan menjadi KRL pertama yang dibeli di era PT. KAI Commuter Jabodetabek.

Sebelumnya, KRL ini memiliki masalah khusus, ketika pada operasionalnya KRL ini tidak mampu melewati lintas Serpong dan Tangerang karena adanya blankspot (listrik aliran atas tanpa arus listrik), dan KRL ini menggunakan sistem Field Chopper Control dan VVVF-GTO yang tidak cocok untuk kedua lintas tersebut.

Namun, setelah KRL Tokyo Metro (seri 7000, 05, 6000) yang berteknologi Chopper dapat masuk ke lintas Serpong-Parungpanjang-Maja serta Tangerang, KRL ini bersama KRL Tokyu 8000 pun bisa masuk ke lintas tersebut.

Saat ini, KRL Tokyu 8500 sudah dapat melaju di lintas Serpong dan Tangerang, meskipun saat ini lebih sering berdinas di lintas Jatinegara-Depok/Bogor mengingat perannya sebagian besar telah tergeser oleh KRL JR East seri 205. Seiring menuanya usia KRL, serta keterbatasan suku cadang, 2 set telah mangkrak mendahului saudaranya.

Seiring mulai menuanya KRL ini beserta KRL eks-Jepang yang diimpor sebelum era KCJ dan makin mendekatnya masa pensiun, KRL ini bersama dengan Tokyu 8000 dan KRL lainnya mulai dicat dengan livery KCJ yaitu merah-kuning, dengan set 8604F sebagai set pertama yang menggunakan livery KCJ.

Formasi rangkaian

Nomor 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
Penomoran DeHa 8600 DeHa 8700 SaHa 8900 DeHa 8800 DeHa 8700 DeHa 8800 DeHa 8700 SaHa 8900 DeHa 8800 DeHa 8500
Penomoran Lainnya DeHa 0700 DeHa 0800 DeHa 0700 DeHa 0800 DeHa 0700 DeHa 0800
Kodifikasi MC2 M1 T M2 M1 M2 M1 T M2 MC1

Daftar rangkaian[1]

  1. 8604F: 8604 - 8704 - 8904 - 8825 - 8719 - 8909 - 8804 - 8504 dengan warna merah-kuning khas KCJ dan tanpa papan penanda Kereta Khusus Wanita (KKW). Set ini telah menggunakan penomoran baru K1 1 06 01 (8604) sampai K1 1 06 08 (8504).
  2. 8607F: 8607 - 8707 - 8948 - 8828 - 8743 - 8924 - 8807 - 8507 dengan warna biru-kuning dan motif bunga berwarna ungu pada Kereta Khusus Wanita (KKW). Set ini telah menggunakan penomoran baru K1 1 07 68 (8507) sampai K1 1 07 75 (8607).
  3. 8608F: 8608 - 8708 - 8949 - 8829 - 8744 - 8925 - 8808 - 8508 dengan warna biru-kuning dan motif bunga berwarna ungu pada Kereta Khusus Wanita (KKW). Set ini telah menggunakan penomoran baru K1 1 06 09 (8608) sampai K1 1 06 18 (8508).
  4. 8610F: 8610 - 8710 - 8951 - 0815 - 0715 - 8927 - 8810 - 8510 dengan warna biru-kuning dan motif bunga berwarna ungu pada Kereta Khusus Wanita (KKW). Set ini telah menggunakan penomoran baru K1 1 08 01 (8610) sampai K1 1 08 08 (8510).
  5. 8611F: 8611 - 8711 - 8911 - 8832 - 8735 - 8928 - 8811 - 8511 dengan warna biru-kuning. Set ini telah menggunakan penomoran baru K1 1 07 01 (8611) sampai K1 1 07 08 (8511). Telah dirucat di Dipo KRL Depok.
  6. 8612F: 8612 - 8712 - 8912 - 0817 - 0717 - 8929 - 8812 - 8512 dengan warna biru-kuning dan motif bunga berwarna ungu pada Kereta Khusus Wanita (KKW). Set ini telah menggunakan penomoran baru K1 1 07 17 (8612) sampai K1 1 07 24 (8512).
  7. 8613F: 8613 - 8713 - 8913 - 0800 - 8796 - 8930 - 8813 - 8513 dengan warna merah-putih-kuning dan motif bunga berwarna pink pada Kereta Khusus Wanita. Telah dirucat di Stasiun Cikaum. Jika set ini masih beroperasi, kemungkinan set ini menggunakan penomoran K1 1 09 01 sampai K1 1 09 08.
  8. 8618F: 8618 - 8724 - 8935 - 8855 - 8753 - 8954 - 0811 - 8518 dengan warna biru-kuning dan motif ungu berwarna pink pada Kereta Khusus Wanita (KKW). Set ini telah menggunakan penomoran baru K1 1 08 25 (8518) sampai K1 1 08 32 (8618).

Susunan ini adalah susunan KRL asli. Sejak mangkraknya set 8611F, susunan rangkaian diatas sudah banyak yang berubah.

Galeri

Referensi

  1. ^ a b Majalah KA Edisi Juni 2014

Pranala luar