Shalih bin Fauzan al-Fauzan

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
(Dialihkan dari Syaikh Shalih Al Fauzan)
Lompat ke: navigasi, cari
Syeikh Sholeh Fawzan
1 15 (1).jpg
Rektor Universitas Imam Muhammad Bin Su'ud (kiri) bersama DR. Shalih Al-Fauzan (kanan)
Gelar Asy-Syaikh
Nama Shalih (Saalih; Saleh; Sholeh)
Nasab bin Fauzan bin Abdillah
Nisbah Alu-Fauzan
Lahir 1353 H/1933 M
Arab Saudi
Kebangsaan Arab Saudi
Etnis Arab
Zaman Abad Modern
Jabatan Anggota Komite Fatwa Arab Saudi, Pengajar
Firkah Sunni
Mazhab Fikih Hanbali
Mazhab Akidah Atsari
Minat utama Fikih
Karya yang terkenal Kitabut Tauhid
Alma mater Universitas Imam Muhammad bin Su’ud
Situs web www.alfawzan.af.org.sa

DR. Shalih bin Fauzan bin Abdillah Al-Fauzan (bahasa Arab: صالح بن فوزان الفوزان,[1] lahir di Arab Saudi, pada 1353 H/1933 M; umur 80-an tahun)[2] adalah seorang syaikh, orang alim yang merupakan anggota kehormatan dari Komite Tetap untuk Penelitian dan Fatwa Islam di Arab Saudi sejak 15 Rajab 1412 H.[3][4]

Riwayat hidup dan pendidikan[sunting | sunting sumber]

Dia berasal dari keluarga (Alu) Fauzan dari suku Asy-Syamasiyah, yaitu penduduk yang menepati lembah Ad-Dawasir. Ia dilahirkan pada tahun 1363 H, lalu orang tuanya meninggal pada saat ia masih kecil sehingga kemudian dirawat oleh keluarganya. Ia kemudian belajar Al-Quran, dasar-dasar membaca (qiraah) dan menulis (kitabah) kepada Hamud bin Sulaiman at-Tala’al, yaitu seorang Qari yang mutqin dan imam masjid di kotanya yang kemudian menjadi hakim di Kota Dar'iyyah di wilayah provinsi Qashim.[5]

Ia kemudian masuk ke sekolah negeri yang baru dibuka di Syamasiyah pada tahun 1369 H/1948 M, kemudian menyelesaikan pendidikan dasarnya di Madrasah Faishaliyah di daerah Buraidah pada tahun 1371 H. Disana ia ditetapkan sebagai pengajar di sekolah dasar tersebut. Setelahnya ia masuk ke Ma’had Al-‘Ilmi di Buraidah ketika baru dibuka pada tahun 1373 H, hingga lulus pada tahun 1377 H. Pada tahun yang sama, ia melanjutkan kuliah di Fakultas Syari’ah Universitas Imam Muhammad bin Su’ud di Riyadh hingga lulus pada tahun 1381 H. Setelah itu melanjutkan kuliah hingga meraih gelar Magister dalam bidang fiqih, lalu juga gelar Doktoral pada universitas yang sama pada bidang fiqih [2].

Jabatan[sunting | sunting sumber]

Setelah kelulusannya dari Fakultas Syari’ah, ia ditugaskan sebagai dosen di institut pendidikan di Riyadh, kemudian beralih menjadi pengajar di Fakultas Syari’ah. Selanjutnya, ditugaskan mengajar di departemen yang lebih tinggi, yaitu Fakultas Ushuluddin. Selanjutnya ia ditugasi untuk mengajar di mahkamah agung kehakiman, di mana ia ditetapkan sebagai ketua. Dan kembali mengajar di sana setelah periode kepemimpinannya berakhir. Dia kemudian menjadi anggota Komite Tetap untuk Penelitian dan Fatwa Islam (Kibaril Ulama) hingga saat ini.

DR. Shalih Al-Fauzan adalah anggota ulama besar (kibar), dan anggota komite bidang fiqih di Mekkah (cabang Rabithah), dan anggota komite untuk pengawas tamu haji, sembari juga mengetuai keanggotaan pada Komite Tetap untuk Penelitian dan Fatwa Islam. Selain itu ia juga merupakan imam, khatib, dan dosen di masjid Pangeran Mut’ib ibn Abdul Aziz di Al-Malzar.

Ia mengasuh acara tanya-jawab di program radio “Noorun ‘alad-Darb”, sambil dia juga ikut serta dalam mendukung anggota penerbitan penelitian Islam di dewan untuk penelitian, studi, tesis, dan fatwa Islam yang kemudian disusun dan diterbitkan. Dia juga ikut serta dalam mengawasi peserta tesis yang sedang menempuh gelar master dan gelar doktor.

Guru-guru dan murid-muridnya[sunting | sunting sumber]

DR. Shalih Fauzan telah mengambil ilmu dari banyak ulama (masyaikh) besar ahli fiqih, yang terkenal diantaranya:

  • Abdul Aziz bin Baaz
  • Abdullah bin Humaid, Al-Fauzan dahulu rutin menghadiri pengajiannya di Buraidah.
  • Muhammad al Amin asy-Syinqithi
  • Abdurrazaq Afifiy
  • Shalih bin Abdurrahman As-Sukaiti
  • Shalih bin Ibrahim Al-Bulaihi
  • Muhammad bin Subail
  • Abdullah bin Shalih Al-Khulaifi
  • Ibrahim bin Ubaid al-Abdul Muhsin
  • Hamud bin Aqlan
  • Ali’ An-Nashir
  • Dia juga belajar pada beberapa ulama Al Azhar Mesir pada bidang hadits, tafsir dan bahasa arab.
  • Dia juga belajar pada sejumlah ulama dari Universitas Al-Azhar Mesir yang mumpuni dalam bidang hadist, tafsir, dan bahasa Arab.

Dia tentunya juga mempunyai banyak murid dari berbagai penjuru dunia yang menimba ilmu pada pertemuan dan pelajaran tetapnya, termasuk dari Indonesia. Yang terdekat diantaranya adalah Dzulqarnain M. Sunusi Al-Makassari.

Karya tulis[sunting | sunting sumber]

Kitab penjabaran hadits Jibril oleh DR. Shalih Fauzan

DR. Shalih Fauzan telah memiliki andil yang banyak dalam penerbitan riset-riset penelitian Islam dan sebagian telah dibukukan. Dia mengarang dalam jumlah besar yang diterjemahkan kedalam berbagai bahasa, di antara karya tulisnya adalah:

  • At-Tahqiqat al-Mardhiyyah fil Mabahits al-Fardhiyyah; ini merupakan tesis untuk gelar magister.
  • Ahkam Al Ath’imah fii asy-Syari’ah al-Islamiyyah; ini merupakan tesis untuk gelar doktoral.
  • Al-Irsyad ila Shahihil I’tiqaad. (satu jilid)
  • Syarhul Aqidah Al-Wasithiyyah. (satu jilid)
  • Al-Bayaan Fima Akhta’ Fihi Ba’dhil Kitab. (satu jilid)
  • Majmu’ Muhadharaat Fil Aqidah Wad Da’wah. (dua jilid)
  • Al-Khuthab Al Mimbariyyah Fil Munasabaat Al ‘Ashriyyah. (empat jilid)
  • Min ‘Alaam Mujaddiddin Fil Islaam.
  • Rasaail Fil Mawadhi’ Mukhtalifah
  • Majmu’ Fatawa Fil ‘Aqidah Wal Fiqhi; yang diambil dari program radionya Nuurun ‘Ala Ad Darb dan dibukukan menjadi empat jilid.
  • Naqdu Kitabil Halaal Wal Haraam fil Islam.
  • Syarh Kitab At-Tauhid
  • At Ta’qiib ‘Ala Ma Dzakarahu Al Khatib.
  • Mulakhash Al-Fiqhi.
  • Ithaafu Ahlil Iman bi Duruusi Syahri Ramadhan
  • Adh-Dhayaa’ Al Laami’ Minal Ahadiits Al Qudsiyyah Al Jawaami’
  • Bayaanu Maa Yaf’aluhu Al Haaj Wal Mu’tamir
  • Kitab At-Tauhid. Ada dua jilid yang diperuntukan bagi madrasah tsanawiyah.
  • Fatawa Wal Maqaalat, yang disebarluaskan oleh majalah Ad Da’wah. Atau yang dikenal dengan Kitab Ad Da’wah.
  • Syarh Hadits Jibril, dll

Rujukan[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]