Surnia ulula
| Surnia ulula | |
|---|---|
| Status konservasi | |
| Risiko rendah | |
| IUCN | 22689189 |
| Taksonomi | |
| Kelas | Aves |
| Ordo | Strigiformes |
| Famili | Strigidae |
| Genus | Surnia |
| Spesies | Surnia ulula Linnaeus, 1758 |
| Tata nama | |
| Protonim | Strix ulula |
| Distribusi | |
Burung hantu elang utara (Surnia ulula) adalah burung hantu sejati berukuran sedang yang hidup di lintang utara. Spesies ini tidak bermigrasi dan biasanya tetap berada dalam wilayah berbiaknya, meskipun kadang melakukan irupsi ke arah selatan. Ini adalah salah satu dari sedikit burung hantu yang tidak sepenuhnya nokturnal maupun krepuskular, dan sering aktif pada siang hari. Spesies ini merupakan satu-satunya anggota yang masih hidup dalam genus Surnia dari famili Strigidae, yaitu burung hantu 'typical' (berbeda dari burung hantu gudang, Tytonidae). Spesies ini kadang disebut cukup sebagai burung hantu elang; namun, banyak spesies burung hantu dalam genus Ninox juga disebut burung hantu elang.
Deskripsi
[sunting | sunting sumber]Jantan burung hantu elang utara umumnya berukuran 35–42,5 cm dan berbobot sekitar 300 g. Betina sedikit lebih besar dengan panjang 37,2–44,7 cm dan berat sekitar 340 g. Kedua jenis kelamin memiliki bentang sayap serupa, yaitu sekitar 69–82 cm. Bulu tubuhnya berwarna coklat relatif gelap dengan pola bercak putih kusam pada seluruh bagian dorsal kecuali bagian belakang leher yang memiliki pola berbentuk huruf V berwarna hitam. Bagian perut umumnya berwarna putih atau putih kusam hingga jari kaki, dengan garis-garis coklat pada dada dan perut. Ekor panjang dengan pola garis-garis coklat; ujung bulu ekor membulat pada burung dewasa dan meruncing pada burung tahun pertama.[1] Wajah berwarna putih dengan tepi hitam, kepala membulat, mata kuning, dan paruh kuning melengkung.[2]
Subspesies berbeda dalam ukuran dan rona bulu; S. u. ulula memiliki bagian bawah tubuh yang lebih pucat dengan garis halus, sedangkan S. u. caparoch lebih kecoklatan di bagian bawah dengan garis yang lebih tebal. S. u. tianschanica sedikit yang terbesar dan lebih gelap di bagian atas dibandingkan dua lainnya, tetapi memiliki garis bawah tubuh yang bersifat peralihan.[3]
Burung hantu elang utara menyerupai seekor elang dalam penampilan maupun perilakunya. Di Amerika Utara, penampilannya saat terbang sering dianggap mirip dengan elang Cooper (Accipiter cooperii). Ada dugaan bahwa kemiripan ini disebabkan oleh perannya yang sebagian mengisi relung diurnal penting yang biasa dihuni oleh pemburu siang hari seperti elang.[4]
Referensi
[sunting | sunting sumber]- ↑ Svensson, Lars; Mullarney, Killian; Zetterstroem, Dan (2023-03-16). Collins Bird Guide. William Collins. hlm. 234–235. ISBN 978-0-00-854746-2.
- ↑ Duncan, James R. and Patricia A. Duncan. (1998) Northern Hawk-Owl (Surnia ulula), The Birds of North America Online (A. Poole, Ed.). Ithaca: Cornell Lab of Ornithology; Retrieved from the Birds of North America Online: DOI:10.2173/bna.356.
- ↑ Hoyo, Josep del; Elliott, Andrew; Sargatal, Jordi (1992). Handbook of the Birds of the World. Vol. 5. Barcelona: Lynx edicions. hlm. 209. ISBN 84-87334-25-3.
- ↑ Sonerud, Geir A. (1992). "Search tactics of a pause-travel predator: adaptive adjustments of perching times and move distances by hawk owls (Surnia ulula)". Behav Ecol Sociobiol. 30 (3–4): 207–217. Bibcode:1992BEcoS..30..207S. doi:10.1007/BF00166705. S2CID 24152225.