Surah Ta Ha

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
(Dialihkan dari Surat Thoha)
Lompat ke: navigasi, cari
Ta Ha
Taha.png
Ta-Ha.png
Informasi
Arti Ta Ha
Klasifikasi Makkiyah
Surah ke 20
Juz Juz 16
Statistik
Jumlah ayat 135 ayat
Kaligrafi Ta Ha

Surah Ta Ha (Arab: طه , Tā-Hā, "Ta Ha") adalah surah ke-20 dalam al-Qur'an. Surah ini terdiri atas 135 ayat dan termasuk golongan surah Makkiyah. Surah ini dinamai Ta Ha, diambil ayat pertama surah ini. Sebagaimana juga yang lazim terdapat pada surah-surah yang memakai huruf-huruf abjad pada permulaannya, di mana huruf tersebut seakan-akan merupakan pemberitahuan Allah kepada orang-orang yang membacanya, bahwa sesudah huruf itu akan dikemukakan hal-hal yang sangat penting diketahui, maka demikian pula halnya dengan ayat-ayat yang terdapat sesudah huruf Ta Ha dalam surah ini. Allah menerangkan bahwa Al-Quran merupakan peringatan bagi manusia, wahyu dari Allah, Pencipta semesta alam. Kemudian Allah menerangkan kisah beberapa nabi; akibat-akibat yang telah ada akan dialami oleh orang-orang yang percaya kepada Allah dan orang-orang yang mengingkari-Nya, baik di dunia maupun di akhirat.

Pokok-pokok terjemah[sunting | sunting sumber]

  1. Tidaklah Kami menyampaikan Al-Quran kepadamu supaya kamu bersusah hati;  tetapi sebagai sebuah peringatan bagi orang yang gentar,  wahyu dari yang menciptakan bumi dan langit yang tinggi.  (Ayat:2-4)
  2. Dan jika kamu mengeraskan ucapan, sesungguhnya Dia mengetahui yang rahasia dan yang terpendam.  (Ayat:7)
  3. Allah, tiada Tuhan terkecuali Dia. milikNya sebutan-sebutan Terindah (asmaaul husna),  (Ayat:8)
  4. Apakah telah sampai kepadamu riwayat (hadits) Musa? ketika ia melihat perapian, lalu berkatalah ia kepada keluarganya: "Tinggallah kalian disini, sesungguhnya aku mendapati sebuah perapian, kiranya aku dapat menghadirkan sebagian dari itu kepada kalian atau aku akan mendapat petunjuk pada perapian itu". Maka ketika dia mendekati itu diserukan: "Wahai Musa. Sesungguhnya Akulah Tuhanmu, maka lepaskan kedua alas kaki (terompah) milikmu itu; sungguh kamu sedang di lembah yang dikuduskan (suci), Thuwa. dan Aku yang telah memilih kamu, maka dengarlah terhadap yang diwahyukan. sesungguhnya Akulah Allah, tiada Tuhan terkecuali Aku, maka mengabdilah padaKu dan dirikanlah shalat untuk mengingat Aku. Segungguhnya Kemestian akan terlaksana, Aku merahasiakan itu supaya tiap-tiap diri dibalas sesuai yang ia usahakan. Maka jangan memalingkan dirimu akibat orang yang tidak mengimani ini beserta orang yang menuruti kecenderungannya (sendiri) yang menyebabkan kamu celaka". Apakah yang di tangan kananmu, wahai Musa? dia mengatakan: " ini adalah tongkatku, yang kegunakan untuk bersandar, dan aku merontokkan dedaunan dengan itu untuk ternakku, dan ada kegunaan lain pada itu untukku". Dia berfirman: "Lemparkan itu, wahai Musa!" Lalu dilemparkan tongkat itu, tiba-tiba itu menjelma sebagai seekor ular yang hidup. Dia berfirman: "tangkaplah itu dan jangan takut, Kami akan mengembalikan itu dalam keadaan semula, dan kepitkanlah (kedua) tanganmu pada (kedua) ketiakmu, niscaya ia berubah menjadi putih tanpa bintik, sebagai pertanda (mukjizat) yang lain, supaya Kami perlihatkan kepadamu pertanda-pertanda Kami yang lebih dahsyat, maka Menghadaplah kepada Fir'aun; sesungguhnya ia telah (bertindak) keterlaluan".  (Ayat:9-24)
  5. dia berkata: "Ya Tuhanku, lapangkan dadaku, untukku,  dan permudahkan urusanku, untukku,  dan hapuskan kekakuan dari lidahku,  supaya mereka memahami ucapanku,  dan jadikanlah seorang pengiring untukku, yang termasuk keluargaku,  Harun, saudaraku yang laki-laki,  perkuatkanlah kekuatanku bersamanya,  dan jadikankan dia rekan dalam perjuanganku,  supaya kami banyak memuliakan Engkau,  dan banyak mengingat Engkau.  Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mengawasi kami".  Dia berfirman: "Sesungguhnya telah diperkenankan permintaanmu, wahai Musa".  (Ayat:25-36)
  6. Dan sesungguhnya Kami telah memberi anugerah (penyelamatan) bagimu pada waktu yang lain,  yaitu ketika Kami mewahyukan kepada ibumu (sesuatu) yang diilhamkan, : "Letakkan ia di dalam sebuah tabut (peti), kemudian lemparkan ke sungai, maka itu pasti membawanya ke tepian, supaya diambil oleh musuhKu dan musuhnya. dan Aku telah melimpahkan kasih sayang untukmu dariKu; dan supaya kamu diasuh dalam pengawasanKu,  ketika saudaramu yang perempuan mengikuti, lalu ia berkata: "Bolehkah aku menganjurkan kalian tentang orang yang akan menyapihnya?" Maka Kami mengembalikanmu kepada ibumu, supaya berbahagia tentang dirimu dan tidak menangisi. dan kamu pernah membunuh seorang manusia, lalu Kami selamatkan kamu dari permasalahan itu dan Kami telah mengujimu dengan berbagai ujian; lalu kamu pernah tinggal beberapa tahun di antara penduduk Madyan, kemudian kamu datang menurut waktu yang ditetapkan wahai Musa,  (Ayat:37-40)
  7. dan Aku telah merekrut (menghendaki) dirimu untuk diriKu.  menghadaplah kamu bersama saudaramu yang laki-laki itu beserta pesan-pesanKu dan janganlah kalian berdua lalai untuk mengingatKu;  menghadaplah kepada Fir'aun, sesungguhnya dia telah (berlaku) keterlaluan;  supaya kalian berdua berbicara kepadanya dengan ucapan yang halus agar ia tersadar atau gentar".  mereka berdua berkata: "Ya Tuhan kami, sesungguhnya kami khawatir bahwa ia hendak menyiksa kami atau ia semakin melampaui batas".  Dia berfirman: "Janganlah kalian berdua khawatir, sesungguhnya Aku menyertai kalian berdua, Aku mendengar dan Memperhatikan".  (Ayat:41-42)
  8. Maka menghadaplah kalian berdua kepadanya dan katakanlah: "Sesungguhnya kami berdua adalah utusan Tuhanmu, maka serahkan Bani Israel bersama kami dan janganlah kamu menindas mereka. sesungguhnya kami datang kepadamu beserta pertanda dari Tuhanmu. dan kesejahteraan bagi orang yang menuruti bimbingan.  sesungguhnya telah diwahyukan kepada kami bahwa malapetaka itu terhadap orang-orang yang menolak dan berpaling.  ia berkata: "Maka siapakah Tuhan kalian berdua, wahai Musa?.  dia berkata: "Tuhan kami ialah yang telah merancang segala sesuatu berdasarkan kejadiannya, kemudian Dia membimbingnya.  ia berkata: "Lalu bagaimanakah keadaan umat-umat terdahulu?"  ia berkata: "Pengetahuan tentang itu ada di sisi Tuhanku, dalam sebuah kitab, tidaklah Tuhan kami akan salah dan tidaklah Dia (pula) lupa;  (Ayat:47-52)
  9. Yang telah menjadikan bumi untuk kalian sebagai hamparan dan Yang telah menjadikan jalur-jalur untuk kalian disana, dan yang menurunkan air dari langit. maka Kami munculkan dengan itu berpasang-pasang tumbuhan yang bermacam-macam.  Makanlah dan gembalakanlah hewan-hewan kalian. sesungguhnya pada yang demikian itu, terdapat pertanda-pertanda bagi orang-orang yang memiliki kecerdasan.  darisana Kami menciptakan kalian dan disana Kami akan mengembalikan kalian dan darisana Kami akan menghadirkan kalian pada kali yang lain,  dan sesungguhnya Kami telah perlihatkan padanya pertanda-pertanda Kami semuanya maka ia menolak dan congkak.  (Ayat:53-36)
  10. ia berkata : "Adakah kamu menghadap kepada kami untuk menyingkirkan kami dari kedudukan kami dengan sihirmu itu, wahai Musa?  dan kami pun pasti akan mendatangkan kepadamu sihir semacam itu, maka buatlah suatu waktu adu pertandingan antara kami dan kamu, yang kami takkan mengingkari itu dan tidaklah kamu dalam kedudukan yang dicurangi.  dia berkata: "Waktu untuk adu pertandingan menghadapi kalian itu ialah di hari perayaan dan hendaklah banyak orang dikumpulkan pada waktu matahari terbit".  Maka Fir'aun berpaling lalu mengatur siasatnya, kemudian dia hadir. (Ayat:57-60)
  11. dia berkata kepada mereka: "Celakalah kalian, jangan mengada-adakan dusta terhadap Allah, maka Dia menumpas kalian dengan malapetaka". dan sesungguhnya kebinasaan menimpa orang yang mengada-ada. maka mereka berbantah-bantahan tentang permasalahan mereka di antara mereka dan mereka merahasiakan bisikan-bisikan. mereka berkata: "Sesungguhnya kedua orang ini benar-benar penyihir yang hendak menyingkirkan kalian dari kedudukan kalian dengan sihir mereka berdua dan hendak meruntuhkan kehormatan kalian. Maka kuatkan segala rencana kalian, kemudian mereka datanglah dengan berbaris-baris. dan betapa sakti orang yang menang pada hari ini. mereka berkata: "wahai Musa, apakah kamu yang maju atau kami yang mula-mula bertindak?" dia berkata: "Majulah kalian". maka tali-tali dan tongkat-tongkat mereka tampak baginya seolah-olah hidup, lantaran sihir mereka. maka dia merasakan takut dalam dirinya. Kami berkata: "jangan takut, sesungguhnya kamulah yang unggul. dan lemparkan yang ada di tangan kananmu, niscaya ia akan menelan yang mereka usahakan. "sesungguhnya apa yang mereka perbuat itu adalah tipuan penyihir. dan tidak akan menang penyihir itu, bagaimanapun ia berusaha". lalu para penyihir itu tersungkur bersujud, mereka berkata: "Kami mengimani Tuhannya Harun juga Musa". ia berkata: "Apakah kalian telah beriman terhadapnya sebelum aku mengizinkan kalian. sesungguhnya ia adalah pemimpin kalian yang mengajarkan sihir kepada kalian. maka sungguh aku akan memotong tangan dan kaki kalian secara bersilang dan sesungguhnya aku akan menyalib kalian pada pangkal pohon kurma dan sesungguhnya kalian akan mengetahui di antara kami yang lebih pedih dan lebih hebat (dalam) menyiksa". mereka berkata: "Kami tidak akan mengutamakanmu daripada bukti-bukti jelas yang telah tersampaikan kepada kami dan daripada Tuhan yang telah menciptakan kami; maka tegaskanlah yang hendak kamu tegaskan. sesungguhnya kamu hanya dapat menghukum dalam kehidupan dunia ini. sesungguhnya kami telah beriman kepada Tuhan kami, supaya Dia mengampuni kesalahan-kesalahan kami beserta hasutan yang telah kamu paksakan kepada kami untuk melakukannya. dan Allah adalah yang terbaik dan lebih mutlak". (Ayat:61-73)
  12. Sesungguhnya siapapun menghadap kepada Tuhannya dalam keadaan seorang berdosa, maka sungguh Jahannam baginya. ia tidak mati disana dan tidak (pula) ia hidup. dan siapapun yang menghadap kepada Tuhannya sebagai seorang beriman, yang telah memperbuat kebajikan, maka itulah orang-orang yang mendapat kedudukan luhur, (yaitu) surga 'Adn yang mengalir sungai-sungai di bawahnya, mereka disana selamanya. dan itulah balasan bagi orang yang bersih.  (Ayat:74-76)
  13. Dan sesungguhnya telah Kami wahyukan kepada Musa: "tawanlah hamba-hambaKu di waktu malam hari, maka buatlah untuk mereka jalan yang kering di laut, jangan khawatir tertangkap dan jangan berduka cita".  maka Fir'aun dengan bala tentaranya mengejar mereka, lalu mereka dihempaskan oleh lautan yang menenggelamkan mereka.  dan Fir'aun telah menyesatkan kaumnya dan tidak membimbing.  (Ayat:77-79) 
  14. wahai Bani Israel, sesungguhnya Kami telah menyelamatkan kalian dari musuh kalian, dan Kami telah mengikatkan perjanjian dengan kalian di sebelah kanan gunung itu dan Kami telah menurunkan kepada kalian manna dan salwa.  Makanlah yang bermanfaat di antara penghidupan (rezeki) kalian yang telah Kami berikan, dan jangan melampaui batas terhadapnya, yang menyebabkan murkaKu menimpa kalian. dan barangsiapa ditimpa murkaKu, tentulah ia binasa.  dan sesungguhnya Aku benar-benar Mengampuni bagi orang yang berpihak, beriman serta memperbuat berbagai kebajikan, kemudian (tetap) terbimbing.  (Ayat:80-82)
  15. Mengapakah kamu datang mendahului kaummu, wahai Musa? dia berkata: "Itulah mereka yang masih menyusul jejakku dan aku bersegera kepadaMu, Ya Tuhanku, supaya Engkau berkenan". berkata: "Maka sesungguhnya Kami telah menguji kaummu sesudah ditinggal olehmu, dan mereka telah disesatkan oleh Samiri. tatkala Musa kembali kepada kaumnya dengan jengkel dan kecewa. dia berkata: "wahai kaumku, belumkah Tuhan kalian menjanjikan kepada kalian suatu perjanjian yang istimewa? lalu apakah tampak lama janji itu bagi kalian atau kalian menantang agar murka dari Tuhan kalian menimpa kalian, sehingga kalian melanggar perjanjian kalian karena diriku?". mereka berkata: "tidaklah kami melanggar perjanjianmu dengan kehendak kami sendiri, melainkan kami disuruh membawa beban-beban perhiasan suatu kaum, lalu kami melemparkannya, demikian pula Samiri melemparkannya", kemudian Samiri mengeluarkan patung anak sapi dan bersuara, maka mereka berseru: "Inilah Tuhan kalian dan Tuhannya Musa, tetapi Musa lupa". maka tidakkah mereka memperhatikan bahwa patung anak sapi itu tidak dapat membalas ucapan kepada mereka, dan tidak dapat menghasilkan bencana dan tidak (pula) manfaat untuk mereka ? dan sesungguhnya Harun telah berkata kepada mereka: "wahai kaumku, sesungguhnya kalian hanya diuji mempergunakan itu dan sesungguhnya Tuhan kalian ialah Yang Maha Pengasih, maka ikutilah aku dan patuhilah arahanku". mereka berkata: "Kami tidak akan meninggalkan hal ini, hingga Musa telah hadir kembali kepada kami". Musa berkata: "wahai Harun, apakah yang menghalangi kamu ketika kamu menyadari bahwa mereka telah sesat? sehingga kamu tidak mengikuti aku? maka apakah kamu telah mendurhakai perintahku?" ia berkata: "wahai putra ibuku, janganlah kamu pegang janggutku dan jangan (pula) kepalaku; yang sesungguhnya aku khawatir kamu mengatakan: "kamu telah membelah Bani Israel dan kamu tidak menepati amanatku". dia berkata: "Apakah yang memberanikanmu wahai Samiri?" orang itu menjawab: "aku memahami sesuatu yang tidak mereka pahami, maka aku ambil segenggam peninggalan Utusan lalu aku melemparkan itu dan demikianlah kecenderunganku yang menghasutku". dia berkata: "Menyingkirlah, maka sesungguhnya bagimu dalam kehidupan di dunia ini bahwa kamu berucap: "Janganlah sentuh". dan terlebih bagimu hukuman yang sekali-kali tidak dapat kamu hindari, dan lihatlah dewamu yang tetap kamu sembah itu, kami pasti akan membakar itu, kemudian kami akan menghamburkannya ke lautan.  (Ayat:83-97)
  16. Sesungguhnya Tuhan kalian tidak lain adalah Allah, yang tiada Tuhan terkecuali Dia. Dia sepenuhnya menguasai Ilmu tentang segala sesuatu".  demikianlah Kami riwayatkan kepadamu sebagian kisah umat yang telah berlalu, dan sesungguhnya telah Kami serahkan kepadamu dari sisi Kami suatu peringatan.  (Ayat:98-99)
  17. siapapun yang berpaling daripada Al-Qur'an maka sesungguhnya ia akan memikul dosa pada Hari Kebangkitan,  mereka disana selamanya. dan betapa buruk beban bagi mereka pada Hari Kebangkitan,  (Ayat:100-101)
  18. Dan mereka bertanya kepadamu tentang gunung-gunung, maka katakanlah: "Tuhanku akan menghamburkannya seperti pasir,  lalu Dia akan jadikan gunung-gunung itu sama sekali datar,  tiada sedikit pun yang akan kamu lihat tempat yang rendah atau yang menjulang.  pada hari itu umat manusia mengikuti penyeru dengan tidak berbelok-belok; dan semua suara merendah kepada Tuhan Yang Maha Pengasih, maka kamu tidak mendengar kecuali langkah kaki.  Pada hari itu tidak berguna perantaraan, kecuali orang-orang, Yang Maha Pengasih telah berkenan terhadapnya, dan yang ucapannya berkenan bagi Dia.  (Ayat:105-109)
  19. Dan barangsiapa memperbuat hal-hal yang termasuk kebajikan sedang ia adalah seorang beriman, maka ia tidak khawatir tentang perlakuan yang sewenang-wenang dan tidak (pula) dicurangi.  (Ayat:112)
  20. Dan demikianlah Kami mengirimkan sebuah bacaan yang (berbahasa) Arab dan Kami telah menjelaskan secara berulang kali disana sebagian ancaman, agar mereka bertaqwa atau (agar) itu menimbulkan kesadaran bagi mereka. maka Maha Luhur Allah, Sang Raja, Yang Mutlak, dan jangan tergesa-gesa (terhadap) Al-Quran sebelum pewahyuaannya terpenuhi kepadamu, dan katakanlah: "Ya Tuhanku, tambahkan Ilmu kepadaku". dan sebelumnya telah Kami ikat perjanjian kepada Adam, maka ia terlupa (lengah), dan tidak Kami dapati padanya, kemantapan diri.  (Ayat:113-115)
  21. Dan (ingatlah) ketika Kami berkata kepada para malaikat: "bersujudlah kepada Adam", maka mereka bersujud terkecuali iblis, ia membangkang.  maka Kami berkata: "wahai Adam, sesungguhnya ini (iblis) adalah musuh bagimu juga bagi istrimu, maka jangan sampai ia menyingkirkan kalian berdua dari surga, yang menyengsarakan kalian.  sesungguhnya kamu takkan kelaparan disana dan kamu takkan telanjang,  dan sesungguhnya kamu takkan merasa dahaga dan tidak (pula) akan ditimpa terik matahari disana".  kemudian Penghasut (setan) merayu dia, dengan berkata: "wahai Adam, maukah kuperlihatkan kepadamu pohon keabadian dan kerajaan yang takkan lenyap?" lalu keduanya memakan dari pohon itu, lalu nampaklah ketelanjangan keduanya dan mulailah keduanya menutupi diri dengan dedaunan surga, dan Adam telah berlaku khianat terhadap Tuhan dan ia terperdaya. Kemudian Tuhannya mengasihaninya maka Dia menerima taubatnya dan memberinya tuntunan.  (Ayat:116-122)
  22. Allah berfirman: "Turunlah kalian berdua dari surga bersama-sama, sebagian kalian sebagai musuh bagi sebagian yang lain. maka jika petunjuk dariKu telah tersampaikan, BimbinganKu, lalu siapapun yang menuruti petunjukKu, ia takkan sesat dan takkan sengsara. Dan siapapun yang berpaling dari peringatanKu, maka sungguh baginya penghidupan yang sukar, dan Kami akan menghimpunkan orang itu pada Hari Kebangkitan dalam keadaan buta". ia berkata: "Ya Tuhanku, mengapa Engkau menghimpunkan aku dalam keadaan buta, padahal aku dahulunya aku adalah seorang yang melihat?" Dia berfirman: "Demikianlah, telah tersampaikan kepadamu pesan-pesan Kami, maka kamu meremehkannya, oleh karena itu pada hari ini kamu pun dilupakan". dan demikianlah Kami membalas orang yang keterlaluan dan tidak mengimani pesan-pesan Tuhannya. dan sesungguhnya malapetaka di Akhirat itu lebih menyakitkan dan lebih mutlak.  (Ayat:123-127)
  23. Maka tidakkah menjadi petunjuk bagi mereka betapa banyak umat yang Kami punahkan  sebelum mereka, padahal mereka menduduki di tempat tinggal umat-umat itu? Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda bagi orang yang berakal.  Dan sekiranya tidak ada suatu ketetapan dari Allah yang telah diberlakukan atau tiada batas yang telah ditentukan, pastilah itu telah melanda mereka. (Ayat:128-129)
  24. Maka bersabarlah kamu terhadap yang mereka katakan, dan muliakanlah dengan memuji Tuhanmu, sebelum terbit matahari dan sebelum terbenamnya dan muliakanlah pada waktu-waktu di malam hari dan pada waktu-waktu di siang hari, supaya kamu merasa tenteram, Dan janganlah kamu mengidamkan; melalui kedua matamu, terhadap yang Kami beri kepada golongan-golongan dari mereka, sebagai perhiasan dunia untuk Kami uji mereka dengannya. dan penghidupan dari Tuhanmu lebih baik dan lebih kekal.  (Ayat:130-131)
  25. Dan perintahkan keluargamu untuk mendirikan shalat dan bersabarlah dalam mengerjakannya. Kami tidak menuntut rezeki darimu, Kamilah yang menghidupi kalian. dan pencapaian itu adalah bagi orang yang bertaqwa.  (Ayat:132)
  26. Dan mereka berkata: "Mengapa ia tidak diberikan kepadanya pertanda (mu'jizat) kepada kami dari Tuhannya?" Dan bukankah telah datang kepada mereka pertanda-pertanda di dalam kitab-kitab terdahulu?  Dan sekiranya Kami binasakan mereka dengan suatu siksa sebelum itu, tentulah mereka berkata: "Ya Tuhan kami, mengapakah tidak Engkau utus seorang Utusan kepada kami, supaya kami mengikuti pesan-pesanMu sebelum kami menjadi hina dan dicampakkan?"  (Ayat:134)
  27. Katakanlah: "Masing-masing menanti, maka nantikan! Maka kelak kalian akan mengetahui, siapa yang menempuh jalan yang semestinya dan yang telah terbimbing".  (Ayat:135)

Referensi[sunting | sunting sumber]

  • Mukaddimah Al Qur'an versi terjemahan Departemen Agama Republik Indonesia

Pranala Luar[sunting | sunting sumber]


Surah Sebelumnya:
Surah Maryam
Al-Qur'an Surah Berikutnya:
Surah Al-Anbiya'
Surah 20