Surah Al-Jinn

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
(Dialihkan dari Surat Al Jin)
Lompat ke: navigasi, cari
al-Jinn
Aljen.png
Al-Jinn.png
Informasi
Arti Jin
Klasifikasi Makkiyah
Surah ke 72
Juz Juz 29
Statistik
Jumlah ruku' 2 ruku'
Jumlah ayat 28 ayat

Surah Al-Jinn (Arab: الجنّ ,"Jin") adalah surah ke-72 dalam al-Qur'an. Surah ini tergolong surah Makkiyah dan terdiri atas 28 ayat. Dinamakan "al-Jinn" yang berarti "Jin" diambil dari kata "al-Jinn" yang terdapat pada ayat pertama surah ini. Pada ayat tersebut dan ayat-ayat berikutnya diterangkan bahwa Jin sebagai makhluk halus telah mendengar pembacaan al-Qur'an dan mereka mengikuti ajaran al-Qur'an tersebut.

Terjemahan[sunting | sunting sumber]

Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang.

  • Katakanlah: "Telah diwahyukan kepada diriku bahwasanya ada sekumpulan jin mendengarkan, lalu mereka berkata: 'Sungguh kami telah mendengar bacaan menakjubkan yang membimbing menuju Kebenaran, lalu kami beriman pada hal demikian; serta kami tidaklah mempersekutukan Tuhan kami dengan sesuatu pun, bahwasanya Maha Luhur Keagungan Tuhan kami, tidaklah Dia beristri, tidak pula beranak. Sungguh terdapat segolongan bodoh di kalangan kami yang berkata secara melampaui batas terhadap Allah.
    Dan sungguh sebelumnya kami menduga bahwa umat manusia maupun jin tidak bisa mengatakan perkataan dusta terhadap Allah.
    Dan sungguh ada beberapa laki-laki di antara umat manusia yang meminta perlindungan kepada beberapa laki-laki di antara umat jin, maka para jin itu menambah dosa kepada mereka.
    Dan sungguh mereka menyangka sebagaimana persangkaan kalian, bahwa Allah takkan membangkitkan sesuatu pun.
    Dan sungguh kami telah mencoba menyusup ke langit, maka kami dapati pengawasan ketat serta panah-panah kilat, bahwa sungguh sebelumnya kami dapat menduduki beberapa tempat di langit untuk mendengar-dengarkan; maka barangsiapa yang sekarang ingin mendengar-dengarkan, tentulah ia akan menjumpai panah kilat yang melenyapkan; maka sungguh kami tidaklah mengetahui keburukan apa yang dikehendaki untuk golongan yang berada di bumi ataupun kebaikan apa yang Tuhan mereka kehendaki untuk mereka.
    Dan sungguh di kalangan kami terdapat segolongan yang berperilaku baik, serta di kalangan kami terdapat pula golongan yang tidak demikian halnya; kami menempuh cara yang berbeda-beda.
    Dan sungguh kami mengetahui bahwa kami takkan sanggup melawan Allah di bumi, serta kami tidak pula sanggup melawan Dia dengan terbang.
    Dan sungguh ketika kami mendengar bimbingan ini, kami mengimani hal tersebut.
    barangsiapa beriman kepada Tuhannya, maka ia tidak perlu khawatir sewaktu menghadapi kesukaran; tidak pula sewaktu menghadapi penderitaan.
    Dan sungguh di kalangan kami terdapat segolongan yang berserah diri; ada pula segolongan yang membelot; barangsiapa yang berserah diri, maka ia benar-benar memilih ketentuan yang tepat; sedangkan orang-orang yang membelot, maka mereka adalah golongan penyulut Jahannam.'" sungguh sekiranya mereka tetap berada dalam ketentuan tersebut, tentu Kami akan menganugerahi mereka, limpahan air, supaya Kami menguji mereka tentang hal itu; sedangkan barangsiapa yang memalingkan diri terhadap peringatan Tuhannya, niscaya Dia yang akan mencampakkan ia ke dalam Azab yang menyakitkan. (Ayat:1-17)
  • Dan sungguh masjid-masjid adalah Milik Allah; maka jangan menyembah apapun, selain Allah, disana. (Ayat:18)
  • Katakanlah: "Sungguh aku hanya menyeru Tuhanku; serta aku tidaklah mempersekutukan sesuatupun terhadap Dia."
    Katakanlah: "Sungguh aku tidak kuasa mendatangkan suatu kesukaran untuk kalian, tidak pula suatu keberuntungan." Katakanlah: "Sungguh tiada satupun yang dapat melindungi diriku terhadap Allah, juga aku tiada mempunyai tempat berlindung selain daripada Dia; melainkan aku menyampaikan dari Allah tentang RisalahNya."
    Dan barangsiapa yang mendurhakai Allah maupun RasulNya maka sungguh Neraka Jahannam telah disediakan untuk mereka, mereka disana selamanya; sampai ketika mereka melihat perkara yang telah diancamkan kepada mereka, sehingga mereka akan memahami siapakah yang lebih lemah penolongnya serta lebih sia-sia jumlahnya." Katakanlah: "Tidaklah aku mengetahui, apakah perkara yang diancamkan kepada kalian telah dekat ataukah Tuhanku mengadakan waktu yang lama?" Dialah Yang Maha Mengetahui segala perkara ghaib; tidaklah Dia menyingkapkan perkara ghaib kepada sesuatupun, selain kepada pihak yang Dia kehendaki, maka sungguh Dia mengadakan para penjaga di muka serta di belakangnya; supaya Dia mengetahui bahwa para Rasul tersebut telah menyampaikan berbagai Risalah Tuhan mereka, yang diserahkan kepada mereka. Dan Dia Maha Memperhitungkan segala sesuatu. (Ayat:19-28)

Pranala luar[sunting | sunting sumber]


Surah Sebelumnya:
Surah Nuh
Al-Qur'an Surah Berikutnya:
Surah Al-Muzzammil
Surah 72