Surah Al-Jasiyah

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
al-Jasiyah
الجاثية
Al-Jathiya.png
Informasi
Arti Yang Berlutut
Nama lain asy-Syari'ah (Syariat)
Klasifikasi Makkiyah
Surah ke 45
Juz Juz 25
Statistik
Jumlah ruku' 4 ruku
Jumlah ayat 37 ayat

Surah Al-Jasiyah (Arab: الجاثية ,"Yang Berlutut") adalah surah ke-45 dalam al-Qur'an. Surah ini tergolong surah makkiyah yang terdiri atas 37 ayat. Dinamakan Al-Jasiyah yang berarti Yang Berlutut diambil dari perkataan Jaatsiyah yang terdapat pada ayat 28 surah ini. Ayat tersebut menerangkan tentang keadaan manusia pada hari kiamat, yaitu semua manusia dikumpulkan ke hadapan mahkamah Allah Yang Maha Tinggi yang memberikan keputusan terhadap perbuatan yang telah mereka lakukan di dunia. Pada hari itu semua manusia berlutut di hadapan Allah. Dinamai juga dengan Asy Syari'ah diambil dari perkataan Syari'ah yang terdapat pada ayat 18 surah ini.

Pokok-Pokok terjemahan[sunting | sunting sumber]

  1. Kitab yang dikirimkan dari Allah Yang Maha Perkasa, Maha Bijaksana;
    Bahwasanya di langit serta di bumi benar-benar terdapat Bukti-Bukti bagi golongan yang beriman; serta pada penciptaan dirimu maupun hewan-hewan yang melata yang bertebaran terdapat Bukti-Bukti bagi kaum yang meyakini, dan pada pergantian malam serta siang, juga hujan yang diturunkan Allah dari langit lalu Dia hidupkan mempergunakan air itu, bumi sesudah matinya; dan pada perkisaran angin terdapat pula Bukti-Bukti bagi kaum yang berakal. Itulah ayat-ayat Allah yang Kami bacakan kepada dirimu berdasarkan Kebenaran; maka dengan hadits manakah orang-orang itu akan beriman, terhadap Allah beserta ayat-ayatNya. (Ayat:2-6)
  2. Celakalah segala pendusta berdosa, ia mendengar pesan-pesan Allah yang disampaikan padanya kemudian ia berkeras diri, berlaku angkuh seolah tidak mendengar yang demikian, maka gembirakan orang tersebut tentang Malapetaka pedih!, apabila ia mendapati suatu hal dari pesan-pesan Kami, maka yang demikian dijadikan cemoohan, demikianlah kelompok yang ditimpa Malapetaka yang pedih,  mereka menuju Jahannam bahwa takkan berguna yang mereka usahakan walau sedikit, sehingga tiada pemelihara yang mereka dapati selain Allah lalu ditimpakan kepada mereka Malapetaka pedih. Ini merupakan Bimbingan, sedangkan orang-orang yang kafir terhadap ayat-ayat Tuhan mereka, disediakan kepada mereka Malapetaka yang termasuk siksaan yang sangat pedih. (Ayat:7-11)
  3. Allah-lah yang menenangkan lautan untuk kalian supaya kapal-kapal berlayar disana seizinNya serta supaya kalian memperoleh karuniaNya serta supaya kalian bersyukur, bahwa Dialah Yang Mengendalikan yang di langit untuk kalian maupun yang di bumi secara menyeluruh dari Dia, sungguh pada yang demikian itu benar-benar terdapat pertanda-pertanda bagi kaum yang berpikir, serukan untuk orang-orang yang beriman supaya mereka memaklumi orang-orang yang tidak menantikan hari-hari Allah sebab Dialah yang akan membalas suatu kaum atas yang telah mereka perbuat. (Ayat:12-14)
  4. Siapapun yang memperbuat kebajikan maka itu untuk dirinya sendiri, bahwa siapapun yang memperbuat kejahatan maka untuk dirinya sendiri, kemudian kepada Tuhan kalian, kalian berpulang. (Ayat:15)
  5. Dan sungguh telah Kami serahkan kepada Bani Israel, Al-Kitab, Hukum beserta Nubuat serta Kami menghidupi mereka dengan hal-hal yang bermanfaat sehingga Kami istimewakan mereka melampaui semesta alam, serta Kamilah yang memberikan kepada mereka keterangan-keterangan yang jelas tentang tuntunan hidup; kemudian tidaklah mereka bersengketa melainkan sesudah tersampaikan kepada mereka Ilmu, terdapat arogan di tengah-tengah mereka sendiri; maka ketahuilah kelak Tuhanmu yang akan menghakimi mereka pada Hari Kebangkitan tentang yang mereka sengketakan, kemudian Kami menghendakimu berada pada suatu tradisi dalam tuntunan hidup itu, maka turutlah hal tersebut maka jangan turuti kecenderungan orang-orang yang tidak mengetahui, ketahuilah bahwa mereka itu sekali-kali tidak akan dapat menolak sedikitpun dari kamu bagi Allah;
    sungguh golongan yang sewenang-wenang itu, sebagian mereka merupakan pelindung bagi sebagian yang lain, tetapi Allah merupakan Pelindung golongan yang bertakwa; Ini adalah pedoman bagi manusia, Bimbingan dan Kasih bagi kaum yang meyakini. (Ayat:16-20)
  6. Apakah orang-orang yang menjunjung kejahatan menganggap bahwa Kami akan memperlakukan mereka setara dengan orang-orang yang beriman serta memperbuat berbagai kebajikan, baik dalam kehidupan maupun kematian mereka? betapa buruk yang mereka tetapkan itu!,  
    dan Allah menciptakan langit beserta bumi berlandaskan Kebenaran serta agar dibalas tiap-tiap diri atas yang telah diperbuat, mereka pula takkan diperlakukan sewenang-wenang,
    maka apakah kamu memperhatikan orang yang menjadikan kecenderungan dirinya sendiri sebagai tuhannya, dan Allah meliarkan orang itu terhadap Ilmu dan Allah menyumbat pendengarannya maupun kalbunya maka Dia mengadakan penutup pada penglihatannya? lalu siapakah yang akan membimbing orang itu selain Allah, maka mengapa kalian tidak menyadari yang demikian?  (Ayat:21-23)
  7. Dan mereka berkata: "tidak ada lain, kecuali kehidupan dunia, kita mengalami mati serta kita mengalami hidup maka tiada yang akan membinasakan kita selain waktu yang terus berganti", yang sebenarnya mereka itu tidak mempunyai pemahaman tentang itu, mereka tidak lain menduga-duga, apabila disampaikan kepada mereka pesan-pesan Kami yang jelas, tiada dalih mereka selain berkata: "hadirkan leluhur kami jika kalian memang golongan yang benar",  katakanlah: "Allah Yang Menghidupkan kalian kemudian Yang Mematikan kalian, kemudian Yang Menghimpunkan kalian menuju Hari Kebangkitan yang tiada keraguan padanya; akan tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui. (Ayat:24-26)
  8. Dan hanya Milik Allah, Kerajaan langit beserta bumi;
    pada hari terjadinya Kebangkitan, betapa celaka pada hari itu untuk golongan yang mengerjakan kebatilan, dan kamu melihat tiap-tiap umat tertunduk; setiap umat dipanggil untuk Kitab mereka: "Pada hari ini kalian balasan sesuai yang telah kalian kerjakan.
    : "Inilah Kitab Kami yang menuturkan tentang kalian berdasar Kebenaran; sungguh Kami telah mencatat segala yang telah kalian kerjakan." adapun orang-orang yang beriman serta memperbuat berbagai kebajikan maka Tuhan mereka memasukkan orang-orang itu dalam naungan KasihNya; itulah Pencapaian yang sesungguhnya, dan adapun orang-orang yang kafir diserukan: "Belumkah ada ayat-ayatKu yang dibacakan kepada kalian; sehingga kalian menyombongkan diri serta kalian termasuk golongan yang berdosa?" (Ayat:27-31)
  9. Dan apabila diucapkan : "sungguh janji Allah itu adalah Kebenaran demikian pula Kemestian, tidak ada keraguan padanya", niscaya mereka mengatakan: "kami tidak paham apa itu Kemestian, sedang kami tidak lain menganggap sebagai sebuah isu serta kami bukan golongan yang secara penuh meyakini", maka jelas untuk mereka keburukan akibat yang mereka perbuat bahwa kelak pembuktian menimpa mereka atas yang mereka remehkan, sehingga diucapkan: "Pada hari ini Kami melupakan kalian sebagaimana kalian telah melupakan Pertemuan Hari kalian yang semacam ini serta tempat kepulangan kalian adalah Neraka bahwa untuk kalian tiada satupun yang termasuk golongan penyelamat,  yang demikian itu, karena sungguh kalian menjadikan pesan-pesan Allah sebagai cemoohan bahwa kalian telah diperdaya oleh kehidupan dunia" maka pada hari ini mereka tidak dikeluarkan darisana serta mereka takkan dikasihani. (Ayat:32-35)
  10. Ketahuilah bahwa Milik Allah, Pujian; Tuhannya langit maupun Tuhannya bumi, Tuhannya semesta alam; dan MilikNya, Keagungan di langit serta di bumi, Dialah Yang Maha Perkasa, Maha Bijaksana.(Ayat:36)

Pranala luar[sunting | sunting sumber]


Surah Sebelumnya:
Surah Ad-Dukhan
Al-Qur'an Surah Berikutnya:
Surah Al-Ahqaf
Surah 45