Sup lobster kelapa muda
| Sup lobster kelapa muda | |
|---|---|
Sup lobster kelapa muda dalam perangko Indonesia | |
| Nama lain | So' Karorang Anjoro Mangura |
| Tempat asal | Indonesia |
| Daerah | Sulawesi Barat |
| Dibuat oleh | Suku Mandar di Kabupaten Mamuju |
| Suhu penyajian | Hangat |
| Bahan utama | Lobster, cumi, udang, ikan tude, labu kuning, dan kelapa muda |
Sup lobster kelapa muda (Mandar: So' Karorang Anjoro Mangura) adalah salah satu hidangan khas masyarakat pesisir Mamuju, Sulawesi Barat. Perpaduan antara kekayaan rasa lobster dan kesegaran kelapa muda menghasilkan cita rasa unik yang membedakannya dari hidangan sup lainnya. Hidangan ini menampilkan rasa gurihnya yang khas dan efek menghangatkan tubuh saat disantap. Sop lobster kelapa muda kerap disajikan sebagai hidangan utama, terutama pada saat makan malam.[1]
Kandungan nutrisi
[sunting | sunting sumber]Lobster sebagai bahan utama sup ini menawarkan kandungan nutrisi yang memberikan banyak manfaat untuk kesehatan, selama dikonsumsi dalam batasan yang wajar. Dalam setiap 100 gram, lobster menawarkan 88 kalori dan kaya akan berbagai nutrisi penting, termasuk 19 gram protein, 0,9 gram lemak, serta mineral seperti kalium (160 mg), fosfor (129 mg), kalsium (91 mg), selenium (73 mg), magnesium (36 mg), dan seng (4 mg). Lobster juga merupakan sumber kolina (80 mg), omega-3, tembaga, vitamin B3, vitamin B6, dan folat. Sebaliknya, perlu diperhatikan bahwa lobster memiliki kandungan garam (sodium) yang tinggi, dengan sekitar 665 miligram per 100 gram, yang sebanding dengan sepertiga rekomendasi asupan garam harian.[2]
Bahan-bahan
[sunting | sunting sumber]Masyarakat pesisir Mamuju telah lama memanfaatkan lobster sebagai salah satu sumber protein laut, yang mencerminkan karakteristik hidangan pesisir yang memanfaatkan beragam potensi bahari di wilayah tersebut. Keunikan lain dari hidangan ini terletak pada penggunaan buah kelapa muda sebagai salah satu bahan utama pembuatan sup, yang berbeda dari kebiasaan umum penggunaan kelapa muda yang hanya sebagai minuman saja.[1]
Bahan utama yang digunakan adalah lobster, cumi, udang, ikan tude (Selaroides leptolepis), labu kuning, dan kelapa muda, yang seluruhnya dipotong dadu, serta air kaldu. Sedangkan bumbu yang diperlukan meliputi bawang Mandar dan bawang putih yang dirajang, pala yang dimemarkan, daun seledri dan daun bawang Mandar yang dipotong sepanjang 2 cm, serta merica dan garam secukupnya.[3]
Cara memasak
[sunting | sunting sumber]Proses memasak diawali dengan mendidihkan air kaldu. Setelah mendidih, masukkan potongan cumi, tude, udang, dan lobster, lalu masak hingga matang. Selanjutnya, tambahkan potongan labu. Setelah labu setengah masak, masukkan bawang Mandar, bawang putih, buah pala yang dimemarkan, merica bubuk, garam, daun seledri, dan daun bawang Mandar. Tambahkan kelapa muda, lalu masak hingga semua bahan matang sempurna. Setelah matang, sup dapat dipindahkan ke dalam wadah dan siap untuk dihidangkan.[3]
Referensi
[sunting | sunting sumber]- 1 2 Sitompul, Trinesya Junita (2020). MEMPERKENALKAN KULINER KOTA MAMUJU SULAWESI BARAT (PDF). Sekolah Tinggi Pariwisata NHI Bandung. hlm. 10. Diakses tanggal 2025-06-20. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
- ↑ "Lobster, Ini Kandungan Nutrisi serta Manfaatnya". Alodokter. 2023-09-17. Diakses tanggal 2025-06-20.
- 1 2 "Sup Lobster Kelapa Muda - Sulawesi Barat - Sulawesi Barat » Budaya Indonesia". budaya-indonesia.org. Diakses tanggal 2025-06-20.

