Sungai Tshuapa
Artikel ini sebatang kara, artinya tidak ada artikel lain yang memiliki pranala balik ke halaman ini. Bantulah menambah pranala ke artikel ini dari artikel yang berhubungan. (November 2025) |

Sungai Tshuapa atau Rivière Tshwapa adalah sebuah sungai di Republik Demokratik Kongo, anak sungai utama dari Sungai Busira. Sungai Tshuapa adalah jalur air penting yang terletak di jantung Republik Demokratik Kongo (Kongo-Kinshasa). Sungai megah ini membentang sekitar 1.200 kilometer dan berfungsi sebagai jalur vital transportasi dan perdagangan di wilayah tersebut. Mengalir melalui hutan hujan yang lebat, Tshuapa bukan hanya keajaiban alam tetapi juga bagian penting dari ekosistem, yang menopang beragam flora dan fauna.
Salah satu keistimewaan Sungai Tshuapa yang paling mencolok adalah keanekaragaman hayatinya. Sungai ini merupakan rumah bagi berbagai spesies ikan, amfibi, dan tumbuhan air, menjadikannya tempat yang menarik bagi para ahli ekologi dan pencinta alam. Selain itu, hutan hujan di sekitarnya dihuni oleh berbagai spesies satwa liar, termasuk primata dan burung, yang memberikan peluang unik untuk ekowisata.
Sungai Tshuapa juga memiliki makna budaya bagi masyarakat setempat, yang mengandalkan airnya untuk memancing, transportasi, dan memenuhi kebutuhan hidup. Oleh karena itu, sungai ini memainkan peran penting dalam kehidupan sehari-hari masyarakat yang tinggal di sepanjang tepiannya.[1]
Alur
[sunting | sunting sumber]Sungai ini berhulu di selatan Cagar Alam Sankuru dan berkelok-kelok ke utara-barat laut menuju Elinga-Mpango dan selanjutnya ke Bondo, dari sana mengalir ke arah barat-barat laut menuju Boende, di atas pertemuannya dengan Sungai Lomela untuk membentuk Sungai Busira.[2] Jaraknya 408 kilometer (254 mi) dari titik ini ke Sungai Kongo.[3] Kota Boende berjarak 29 kilometer (18 mi) dari pertemuan dan 444 kilometer (276 mi) dari Mbandaka. di Sungai Kongo.[4]
Lingkungan
[sunting | sunting sumber]Pertemuan Sungai Tshuapa dan Sungai Lomela berada di jantung depresi tengah Cekungan Kongo. Rata-rata curah hujan tahunan 2.000 milimeter (79 in), tanpa musim kemarau. Di seluruh wilayah DAS Tshuapa, 20–25% lahannya tergenang banjir. Hutan rawa permanen membentang sepanjang 156 kilometer (97 mi) di sepanjang Sungai Tshuapa, dengan luas 160.000 hektare (400.000 ekar) antara 20°33'BT dan 22°00'BT.[5]
Navigasi
[sunting | sunting sumber]Sungai Tshuapa memiliki panjang pelayaran 825 kilometer (513 mi) dari pertemuannya dengan Sungai Lomela hingga ke ujungnya di Elinga-Mpango.[4] Bagian sungai dari muaranya hingga Ikela, dengan panjang 555 kilometer (345 mi), dapat dilayari sepanjang tahun dengan tongkang 350 ton, meskipun beberapa tikungan tajam harus dilewati. Dari Ikela hingga Bondo sejauh 696 kilometer (432 mi), sungai ini dapat mengangkut tongkang seberat 40 ton sepanjang tahun. Terdapat tebing berbatu sepanjang 3 kilometer (1,9 mi) di hulu Bondo. Dari Bondo hingga Elinga-Mpango, sungai menyempit dan berkelok-kelok, sehingga tidak dapat dilayari sepanjang tahun.[6]
Referensi
[sunting | sunting sumber]- ↑ "10 Breathtaking Tourist Places to Visit in Tshuapa – Tourist Places Guide" (dalam bahasa American English). 2025-01-27. Diakses tanggal 2025-11-10.
- ↑ Relasi: Tshwapa (385008).
- ↑ Lederer 1973, hlm. 13.
- 1 2 Lederer 1973, hlm. 14.
- ↑ Hughes 1992, hlm. 548.
- ↑ Lederer 1973, hlm. 15.
Sumber
[sunting | sunting sumber]- Hughes, R. H. (1992), A Directory of African Wetlands, IUCN, ISBN 978-2-88032-949-5, diakses tanggal 2021-03-21
- Lederer, A. (1973), L'exploitation des affluents du Zaïre et des ports de l'intérieur de 1960 à 1971 (PDF) (dalam bahasa Prancis), Académi e royal e des Sciences d'Outre-Mer: Classe des Sciences Techniques, N.S., XVII-6, Bruxelles, diakses tanggal 2021-03-22
- "Relation: Tshwapa (385008)", OpenStreetMap, diakses tanggal 2021-03-21