Lompat ke isi

Sungai Pitap

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Sungai Pitap
Lokasi
NegaraIndonesia
ProvinsiKalimantan Selatan
Ciri-ciri fisik
Hulu sungaiPegunungan Meratus
Muara sungaiSungai Tabalong
 - lokasiKalimantan Selatan
Panjang35 km (22 mi)
Lebar 
 - rata-rata9 m (30 ft)
 - maksimum15 m (49 ft)
Kedalaman 
 - rata-rata4 m (13 ft)
Daerah Aliran Sungai
Luas DAS278 km2 (107 sq mi)[1]
Aliran Sungai Pitap

Sungai Pitap atau Sungai Kitab[2] adalah nama anak sungai Tabalong yang mengalir di Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan.

Sungai Pitap memiliki panjang 35 km, melewati 9 desa yang berhulu di Pegunungan Meratus tepatnya di Gunung Hauk, Desa Ajung dan bermuara ke Sungai Tabalong, di Desa Batu Piring.[3] Bagian hulu sungai didiami oleh masyarakat adat Dayak Pitap.[2]

Wilayah Sungai Pitap sebagian besarnya termasuk dalam kategori sungai dangkal dengan arus yang kuat dengan bagian dasarnya didominasi oleh bebatuan.[4]

Masalah lingkungan

[sunting | sunting sumber]

Tingkat kekeruhan sungai Pitap pada tahun 2022, dirasakan semakin keruh dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Hal ini dikarenakan terdapat aktivitas penambangan pasir, hutan yang gundul di bagian hulu sungai dan limbah dari tambang batubara.[3]

Namun, kualitas perairan sungai Pitap di bagian hulu sungai masih belum tercemar. Sedangkan di bagian tengah aliran sungai sudah sedikit tercemar dan di bagian hilir sungai sudah tercemar.[4]

Lihat pula

[sunting | sunting sumber]

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. name="https://inilahkalsel.com/sore-romantis-di-bendung-pitap-tempat-santai-warga-balangan-yang-lagi-viral/
  2. 1 2 Badan Registrasi Wilayah Adat. "Wilayah Adat Dayak Pitap". berita BRWA. Diakses tanggal 2025-10-09.
  3. 1 2 Hasan, Zainuddin (13 Juli 2022). "Warga keluhkan keruhnya Sungai Pitap, Kabupaten Balangan". ANTARA News Kalimantan Selatan. Diakses tanggal 2025-10-09.
  4. 1 2 Sari, Sasi; Aprida, Siti (2018). "KUALITAS AIR SUNGAI PITAP BERDASARKAN INDEKS AUTOTROPIK DI KALIMANTAN SELATAN". EnviroScienteae. 14 (3): 246–258. doi:10.20527/es.v14i3. ISSN 2302-3708.