Lompat ke isi

Sungai Agno

Sungai Agno
Rio Grande de Pangasinan
Sungai Agno, di perbatasan kota Asingan dan Santa Maria, mengalir keluar dari Bendungan San Roque
Peta
Peta
Peta
Koordinat:
Lokasi
NegaraFilipina
Region
Provinsi
Kota/munisipalitas
Ciri-ciri fisik
Hulu sungaiGunung Data
 - lokasiBenguet, Pegunungan Cordillera
 - koordinat16°49′34″N 120°53′17″E / 16.826°N 120.888°E / 16.826; 120.888
 - elevasi2.090 m (6.860 ft)
Muara sungaiTeluk Lingayen
 - lokasiLingayen, Pangasinan, Ilocos
 - koordinat16°02′17″N 120°12′00″E / 16.03806°N 120.20000°E / 16.03806; 120.20000
 - elevasi0 m (0 ft)
Panjang248 km (154 mi)
Daerah Aliran Sungai
Luas DAS5.952 km2 (2.298 sq mi)[1]
Anak sungai 
 - kiriSungai Tarlac

Sungai Agno, juga dikenal sebagai Sungai Pangasinan, merupakan sungai yang mengalir di Pulau Luzon, Filipina. Sungai ini mengalir melalui provinsi Benguet, Pangasinan, dan Tarlac, dan merupakan salah satu sistem sungai terbesar di negara tersebut, dengan luas daerah aliran sungainya sekitar 5.952 kilometer persegi (2.298 sq mi).[2][3][4][5]

Sungai Agno memiliki hulu di Pegunungan Cordillera yang mengalir ke Laut Tiongkok Selatan dengan hilir di Teluk Lingayen. Sungai ini memiliki panjang sekitar 248 kilometer (154 mi), menjadikannya sungai keenam terpanjang di Filipina.[6] Sekitar dua juta penduduk tinggal di lembah sekitaran sungai, menjadikannya salah satu wilayah dengan kepadatan penduduk tertinggi di Filipina.

Sungai ini dibendung oleh tiga pembangkit listrik tenaga air, yakni Bendungan Ambuklao di Bokod, Bendungan Binga di Itogon, dan Bendungan San Roque di San Manuel.

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. Tuddao, Vicente B. Jr. (September 21, 2011). "Water Quality Management in the Context of Basin Management: Water Quality, River Basin Management and Governance Dynamics in the Philippines" (PDF) (Deck). Department of Environment and Natural Resources. Diarsipkan (PDF) dari versi aslinya tanggal August 29, 2016. Diakses tanggal April 5, 2017.
  2. "The Agno River Basin". ABS-CBN News. October 23, 2009. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal December 3, 2013. Diakses tanggal October 25, 2013.
  3. "Agno River Basin". PAGASA Regional Service Division. Diarsipkan dari asli tanggal October 21, 2013. Diakses tanggal October 21, 2013.
  4. Petr, T., ed. (1985). Inland Fisheries in Multiple-purpose River Basin Planning and Development in Tropical Asian Countries: Three Case Studies. Rome: Food and Agriculture Organization of the United Nations. hlm. 20. ISBN 92-5-102327-1.
  5. Kundel, Jim (April 3, 2008). "Water Profile of Philippines". The Encyclopedia of Earth. Diarsipkan dari asli tanggal September 21, 2008. Diakses tanggal September 30, 2008.
  6. Kenneth Kimutai too (July 24, 2018). "Longest Rivers in the Philippines". WorldAtlas (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari versi aslinya tanggal August 26, 2019. Diakses tanggal September 9, 2019.

Bacaan lanjutan

[sunting | sunting sumber]
  • Siringan, Fernando P. and Mateo, Zenon Richard P. Sediment load partitioning of the Agno River and changes in the shoreline position, National Institute of Geological Sciences, University of the Philippines, Diliman, Quezon City
  • Torres, Ronnie C.; Paladio, Ma. Lynn O.; Punongbayan, Raymundo S.; and Alonso, Rosalito A. Mapping of Areas Affected by Liquefaction during the July 16, 1990, Earthquake Philippine Institute of Volcanology and Seismology and University of the Philippines National Institute of Geological Sciences

Pranala luar

[sunting | sunting sumber]