Mizan Zainal Abidin dari Terengganu

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
Mizan Zainal Abidin
Al-Wathiqu Billah Tuanku Mizan Zainal Abidin Ibni Al-Marhum Sultan Mahmud Al-Muktafi Billah Shah
Masa kekuasaan 13 Desember 200613 Desember 2011
Lahir 22 Januari 1962 (umur 55)
Tempat lahir Kuala Terengganu, Terengganu, Malaya
Pendahulu Sirajuddin dari Perlis
Pengganti Abdul Halim Muadzam Shah dari Kedah
Pasangan dari Raja Permaisuri Agong Tuanku Nur Zahirah
Anak Tengku Nadhirah Zaharah
Tengku Muhammad Ismail
Tengku Muhammad Mua'az
Tengku Fatimatuz Zahra'
Wangsa Istana Negara, Kuala Lumpur
Lagu kerajaan Negaraku
Ayah Mahmud Al-Muktafi Billah Shah
Ibu Sharifa Nong Fatima binti Sayyid Abdullah, Tengku Besar Terengganu

Al-Wathiqu Billah Tuanku Mizan Zainal Abidin Ibni Al-Marhum Sultan Mahmud Al-Muktafi Billah Shah (lahir di Kuala Terengganu, 22 Januari 1962; umur 55 tahun) adalah Sultan Terengganu ke-16 serta Yang di-Pertuan Agong (Raja Malaysia) ke-13, memerintah mulai 13 Desember 2006. Ia menikah dengan Ratu Nur Zahirah dan ayah dari empat anak. Pada 26 April 2007, ia ditabalkan sebagai Yang di-Pertuan Agong ke-13 dalam upacara adat lengkap Raja Melayu di Istana Negara, Kuala Lumpur.[1][2] Tuanku Mizan mencium Al-Qur'an emas dan menyentuhkan keris emas ke dahinya sebagai perlambang kekuasaan. Ia lalu menyatakan ikrarnya untuk memerintah dengan adil, mematuhi undang-undang, dan memelihara agama Islam.

Pendidikan dan karier[sunting | sunting sumber]

Ia menempuh pendidikan dasar di Terengganu sebelum kemudian pindah ke Australia untuk melanjutkan pendidikan sekolah menengah di Geelong Grammar School. Pada pertengahan 1980-an, ia menempuh pendidikan militer di Inggris. Tahun 1988, ia lulus dari U.S. International University-Europe di London dengan gelar Bachelor of Arts dalam hubungan luar negeri. Setelah itu ia pernah bekerja di Unit Perancang Ekonomi Negeri (UPEN) dan Kantor Pertanahan Distrik Kuala Terengganu.

Sultan[sunting | sunting sumber]

Pada tahun 1979, ia diangkat menjadi Putra Mahkota Terengganu. Selama dua minggu pada tahun 1990, ia sempat menjadi Pejabat Sultan Terengganu. Pada 15 Mei 1998, ia menjadi Sultan Terengganu. Dari April 1999 hingga terpilih sebagai Yang di-Pertuan Agong, ia juga adalah Deputi Yang di-Pertuan Agong. Ia terpilih sebagai Yang di-Pertuan Agong pada November 2006 dan mulai menjabat pada 13 Desember 2006. Jabatannya akan berakhir pada tanggal 13 Desember 2011 mendatang. Ia akan digantikan oleh Sultan Abdul Halim Mu’adzam Shah yang juga pernah menjadi Yang di-Pertuan Agong kelima periode 1970-1975.

Referensi[sunting | sunting sumber]

Gelar kebangsawanan
Didahului oleh:
Tuanku Syed Sirajuddin
Yang di-Pertuan Agong dari Malaysia
2006-2011
Diteruskan oleh:
Sultan Abdul Halim Mu’adzam Shah
Didahului oleh:
Sultan Mahmud Al-Muktafi Billah Shah
Sultan dari Terengganu
1998–sekarang
Petahana