Sulawesi Selatan-Tenggara (daerah pemilihan)
Tampilan
| Sulawesi Selatan-Tenggara | |
|---|---|
| Bekas Daerah pemilihan Daerah Pemilihan / untuk Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia | |
Peta wilayah Sulawesi Selatan-Tenggara (hijau) | |
| Wilayah | Seluruh wilayah Sulawesi Selatan-Tenggara |
| Daerah pemilihan bekas | |
| Dibentuk | 1955 |
| Dibubarkan | 1971 |
| Kursi | 11 [ket. 1] |
| Digantikan oleh | Sulawesi Selatan; Sulawesi Tenggara |
| Dibentuk dari | Tidak ada, daerah pemilihan baru |
Sulawesi Selatan-Tenggara adalah sebuah bekas daerah pemilihan dalam pemilihan umum legislatif di Indonesia. Pada masanya, daerah pemilihan ini meliputi seluruh wilayah Provinsi Sulawesi Selatan-Tenggara dan diwakili oleh sebelas anggota Dewan Perwakilan Rakyat. Setelah memasuki Orde Baru, daerah pemilihan ini dibagi menjadi dua, masing-masing kepada Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tenggara setelah mengalami pemekaran pada tahun 1964.
Wilayah
[sunting | sunting sumber]- 1955–1959: Seluruh wilayah Provinsi Sulawesi Selatan-Tenggara. (Kabupaten Bantaeng, Barru, Bone, Bulukumba,Buton, Gowa, Jeneponto, Kendari, Kolaka, Luwu, Majene, Mamuju, Maros, Muna, Pangkajene Kepulauan, Polewali Mamasa, Selayar, Sidenreng Rappang, Sinjai, Soppeng, Takalar, Tana Toraja, Wajo, Kota Makassar dan Kota Parepare).
Daftar Anggota
[sunting | sunting sumber]Daftar mengikuti urutan abjad nama anggota. Partai yang memiliki anggota terbanyak diletakkan bersamaan di paling atas.
| Pemilihan umum | Anggota DPR | Partai | |
| 1955 (Parlemen ke-1) |
Abdul Rasyid Faqih | Masyumi | |
|---|---|---|---|
| Ahmad Dara Sjahruddin | |||
| Andi Sewang Daeng Muntu | |||
| Moehammad Akib | |||
| Mohammad Noor | |||
| Huibert Senduk [ket. 2] | Parkindo | ||
| Willem Linggi Tambing | |||
| Hussein Saleh Assegaff | NU | ||
| Muhammad Saifuddin bin H. M. Nur | |||
| Harsono Tjokroaminoto | PSII | ||
| Manai Sophiaan | PNI | ||
| 1959–1971 | Dewan Perwakilan Rakyat hasil Pemilu 1955 dibubarkan oleh Presiden Soekarno. Periode berikutnya: DPR Peralihan (1959—60), DPR-GR (1960—65), DPR-GR tanpa PKI (1965—66), DPR-GR Orde Baru (1966—71) | ||
| 5 Juli 1971 | Daerah pemilihan dibubarkan dan dibagi menjadi daerah pemilihan Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tenggara. | ||
Catatan
[sunting | sunting sumber]- ↑ Sebelumnya berjumlah 14, namun kemudian berubah menjadi 11 yang merupakan hasil dari sistem pembagian kursi yang diterapkan pada Pemilu 1955
- ↑ Sekretaris Fraksi I