Suku Marind

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Orang Marind
Orang Marind-Anim
Marind-Anim men dressed for ceremony, south coast Dutch New Guinea.jpg
Pria Marind-Anim berpakaian untuk upacara adat di pantai selatan Belanda Nugini. Tahun 1920-an.
Total populasi
11,000[1]
Kawasan dengan populasi yang signifikan
Pantai selatan Provinsi Papua, Indonesia. Atau di daerah Papua Barat
Bahasa
Bahasa Marind dari Rumpun bahasa Trans-Nugini lingkup bahasa Papua
Agama
Kristen (didominasi), keyakinan adat
Kelompok etnis terkait
Kelompok adat orang Papua dari Papua Barat dan Papua Nugini, lainnya Melanesia

Marind atau Marind-Anim adalah orang-orang yang tinggal di Nugini Selatan.

Geografis[sunting | sunting sumber]

Sebuah peta yang menunjukkan kelompok bahasa Nugini. Daerah berbahasa Marind disorot dalam warna merah.

Suku Marind hidup di selatan dari bagian bawah sungai Digul, timur dari Pulau Yos Sudarso, terutama di barat Sungai Maro (area kecil melewati Maro di bagian bawahnya, termasuk Merauke).[2] Hari ini daerah yang dihuni oleh orang Marind-anim masuk dalam provinsi Papua di Indonesia.

Kultur[sunting | sunting sumber]

Pada masa lalu, para orang-orang Marind terkenal karena berburu kepala.[3] Hal ini berakar pada sistem kepercayaan mereka dan terkait dengan pemberian nama bayi yang baru lahir.[4] Tengkorak itu diyakini mengandung seperti kekuatan prestis.[5][6] Berburu kepala tidak termotivasi terutama oleh kanibalisme, tetapi daging orang yang sudah tewas itu dikonsumsi.[7]

Kata seperti leluhur, roh, makhluk adalah dema dalam bahasa Marind. Kesamaan dari kata tersebut yang merujuk ke "setan" adalah bersifat insidental. Setiap keluarga terus menurunkan tradisi ini, itu terutama tugas dari orang-orang besar di keluarga masing-masing. Pengaruh-orang besar tidak berarti melampaui keluarga besar mereka.[8]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ "Marind in Indonesia". Joshua Project. Diakses tanggal 2014-09-18. 
  2. ^ Nevermann 1957: 225
  3. ^ Nevermann 1957: 9
  4. ^ Nevermann 1957: 111
  5. ^ Nevermann 1957: blurb
  6. ^ Nevermann 1957: 112
  7. ^ Nevermann 1957: 13
  8. ^ Kesalahan pengutipan: Tag <ref> tidak sah; tidak ditemukan teks untuk ref bernama Nevermann 1957: 12

Bacaan terkait[sunting | sunting sumber]

  • Van Baal, Jan (1966). Dema. Description and Analysis of Marind-Anim Culture (South New Guinea). The Hague: Martinus Nijhoff. 
  • Van Baal, Jan (2007). "Marind-anim". World Culture Encyclopedia. Advameg Inc. 
  • Corbey, Raymond (2010). Headhunters from the swamps: The Marind Anim of New Guinea as seen by the Missionaries of the Sacred Heart, 1905-1925. Leiden: KITLV Press and Zwartenkot Art Books. 
  • Nevermann, Hans (1957). Söhne des tötenden Vaters. Dämonen- und Kopfjägergeschichten aus Neu-Guinea. Das Gesicht der Völker (dalam bahasa German). Eisenach • Kassel: Erich Röth-Verlag.  The title means Sons of the killing father. Stories about demons and headhunting, recorded in New Guinea.
  • Unknown photographer (cca 1920s). "Marind-Anim men dressed for ceremony, south coast Dutch New Guinea". Old photographs (postcard). Oceania Ethnographica.  A fabulous image of warriors with their drums; the man on the left holds an extremely rare type of carved wooden fish totem.

Pranala luar[sunting | sunting sumber]

Teks[sunting | sunting sumber]

Gambar[sunting | sunting sumber]