Sukowilangun, Kalipare, Malang

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Sukowilangun
Desa
Negara Indonesia
ProvinsiJawa Timur
KabupatenMalang
KecamatanKalipare
Kodepos65166
Luas-
Jumlah pendudukSuku Jawa 80%, Madura 20%
Kepadatan-
Kantor Desa Sukowilangun. Balai Desa ini terletak di Dusun Tawang yang berbatasan dengan Dusun Kopral

Sukowilangun adalah sebuah desa di wilayah Kecamatan Kalipare, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur. Sukowilangun terbagi menjadi 4 Dusun yakni: Kampung Baru, Tawang, Kopral, Sukorejo atau biasa di sebut Rekesan, wilayah sukowilangun sebelah utara berbatasan langsung dengan Sungai Brantas, sehingga masyarakat sukowilangun sebagian besar adalah nelayan.

Batas-batas desa[sunting | sunting sumber]

  • Sebelah utara : Sungai Brantas (Bendungan Sutami).
  • Sebelah timur : Desa Kalipare.
  • Sebelah selatan : Desa Kalipare.
  • Sebelah barat : Desa Arjowilangun.

Sungai Brantas sendiri sering tercemar oleh limbah dari sebuah pabrik sehingga ikan-ikan yang hidup di sepanjang Sungai Brantas banyak yang mati dan menimbulkan aroma tidak sedap sehingga mengganggu aktivitas warga Sukowilangun. Wilayah Sukowilangun tampak dari Waduk Ir. Sutami, begitu masuk wilayah tersebut anda akan di suguhkan dengan pemandangan indah berupa bukit yang menuju langsung ke Pantai Ngliyep daerah Donomulyo.

Masyarakat yang kondusif dan seimbang adalah gambaran masyarakat Sukowilangun, selain nelayan warga juga menjadi petani, sementara disisi lain banyak pemuda/pemudi setempat yang menjadi TKI / TKW ke luar negeri begitu lulus dari Sekolah Menengah Atas, seperti Hongkong, Taiwan, Korea, Jepang, Malaysia dan Timur Tengah. Sukowilangun memiliki Lapangan Sepak bola yang terletak di Dusun Kampung Baru dan Sukorejo atau Rekesan.

Pada tahun 1978, di Desa Sukowilangun tepatnya di Dusun Tawang bagian utara yang letaknya persis di selatan Bendungan Sutami pernah dijadikan sebagai bumi Perkemahan pada acara Jambore Nasional dan di hadiri oleh Presiden Soeharto pada waktu itu. Dan pada tahun-tahun berikutnya sering di pakai sebagai tempat berkemah oleh para pelajar pramuka dari berbagai sekolah dan berbagai organisasi kepanduan. Semenjak tanaman hutan lindung di sini gundul, sudah tidak pernah lagi di pakai sebagai tempat perkemahan oleh para pelajar pramuka.

Sejak era Reformasi ini, wilayah hutan lindung yang terdiri dari pohon Pinus dan tanaman penghijauan lainnya yang telah menghiasi sepanjang perjalanan dari desa Karangkates menuju Desa Sukowilangun, sekarang sudah gundul akibat penjarahan hutan yang terjadi pada tahun 1998 s/d 2000 dan sekarang dijadikan sebagai ladang pertanian untuk bercocok tanam oleh warga setempat yang biasa disebut Mbaon dan dilakukan Reboisasi oleh pihak Perhutani dengan tanaman Pohon Jati yang sekarang masih kecil-kecil.

Fasilitas Umum[sunting | sunting sumber]

Sukowilangun terdapat lima Sekolah Dasar dan dua Sekolah Menengah Pertama, dua Pondok Pesantren. Sebuah Pasar yang biasa disebut Pasar Peteng di dusun Kampung Baru merupakan pusat perekonomian warga desa Sukowilangun. Namun pasar ini kurang begitu ramai sehingga warga yang hendak berbelanja memilih pergi ke pasar Pangganglele di desa Arjowilangun dan ke pasar Sumberpucung.

Terdapat sebuah Pos Puskesmas di dusun Kopral.

Pranala luar[sunting | sunting sumber]