Suhardi
Suhardi | |
|---|---|
| Ketua Umum Partai Gerakan Indonesia Raya ke-1 | |
| Masa jabatan 6 Februari 2008 – 28 Agustus 2014 | |
| Ketua Dewan Pembina | Prabowo Subianto |
| Informasi pribadi | |
| Lahir | 13 Agustus 1952 Klaten Jawa Tengah, Indonesia |
| Meninggal | 28 Agustus 2014 (umur 62) Jakarta, Indonesia |
| Kebangsaan | Indonesia |
| Partai politik | Gerindra |
| Suami/istri | Dr. Ir. Lestari Rahayu Waluyati, M.P. |
| Almamater | University of the Philippinnes Los Baños (UPLB) |
| Profesi | |
| Dikenal karena |
|
Suhardi (13 Agustus 1952 – 28 Agustus 2014) adalah seorang intelektual, akademisi, politikus dan praktisi kehutanan Indonesia. Ia mendapatkan gelar master dan doktor di bidang fisiologi pohon dari University of the Philippines Los Baños (UPLB). Sebelum berkecimpung kedalam dunia politik, Ia merupakan Guru Besar dari Universitas Gadjah Mada, dan pernah menjadi dekan di Universitas yang sama. Serta juga pernah menjabat sebagai Direktur Jenderal Rehabilitasi Lahan dan Perhutanan Sosial Departemen Kehutanan dan Perkebunan (kini Kementerian Kehutanan).
Latar belakang
[sunting | sunting sumber]Suhardi lahir di Klaten, Jawa Tengah merupakan suami dari Dr. Ir. Lestari Rahayu Waluyati, M.P, yang juga merupakan dosen Fakultas Pertanian UGM. Dan mendapatkan gelar master dan doktor di bidang fisiologi pohon dari Universitas Los Baños, Filipina.
Sebagai seorang akademisi dibidang kehutanan dan pertanian, ide-ide dan pemikiran dari Suhardi sudah diakui. Hal itu tecermin dari rekam jejak guru besar Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM) ini. Ia pernah menjabat sebagai Dekan Fakultas Kehutanan UGM. Dan dikenal sebagai Profesor Telo (ketela) oleh para mahasiswanya, disebabkan ia tak bosan-bosan mengampanyekan bahan pangan lokal.
Selain itu ia pernah pula menjadi birokrat dalam kedudukan sebagai Direktur Jenderal Rehabilitasi Lahan dan Perhutanan Sosial Departemen Kehutanan dan Perkebunan. Di mana ia memperoleh penghargaan Satya Lencana Karya Satya.
Aktivitas
[sunting | sunting sumber]Aktivitas politik
[sunting | sunting sumber]Suhardi pernah menjabat sebagai Ketua DPD HKTI Jogjakarta. Bersamaan dengan itu Ia juga menjabat sebagai staf ahli Dewan Ketahanan Pangan Nasional Kementrian Pertanian pada 2002 – 2008. Bersama beberapa rekan di HKTI mendirikan Partai Kemakmuran Tani dan Nelayan (2003), dan menjabat sebagai Wakil Ketua Umum. Ikut mendirikan Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) dan menjabat sebagai Ketua Umum.
Aktivitas akademis
[sunting | sunting sumber]Dalam bidang akademis, pemikiran-pemikiran dari Suhardi, terutama dibidang kehutanan dan pertanian sudah diakui oleh banyak kalangan. Sehingga ia diangkat menjadi guru besar Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada, dan pernah menjabat sebagai dekan di Universitas yang sama.
Tanda Kehormatan
[sunting | sunting sumber]
Indonesia:
Bintang Mahaputera Utama (25 Agustus 2025)[1][2]
Referensi
[sunting | sunting sumber]- ↑ "Daftar 141 Tokoh Terima Anugerah Tanda Kehormatan dari Prabowo, Ada Puan, Wiranto Hingga Bahlil". Tribunnews.com. 2025-08-25. Diakses tanggal 2025-08-25.
- ↑ LIVE: Pengucapan Sumpah/Janji dan Pelantikan Pejabat Negara, serta Upacara Penganugerahan TKRI, diakses tanggal 2025-08-25
Pranala luar
[sunting | sunting sumber]- (Indonesia) Ketua Umum Gerindra Meninggal Dunia



