Lompat ke isi

Sudut datang (optik)

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Sudut datang (angle of incidence), dalam optik geometris, adalah sudut antara sinar datang pada suatu permukaan dan garis tegak lurus (pada sudut 90 derajat) terhadap permukaan pada titik datang, yang disebut normal permukaan. Sinar tersebut dapat dibentuk oleh gelombang apa pun, seperti gelombang optik, akustik, microwave, dan sinar-X. Dalam gambar di bawah, garis yang mewakili sinar membentuk sudut θ dengan garis normal (garis putus-putus). Sudut datang di mana cahaya pertama kali dipantulkan secara internal total dikenal sebagai sudut kritis. Sudut pantul dan sudut bias adalah sudut lain yang terkait dengan berkas cahaya.

Dalam grafika komputer dan geografi, sudut datang juga dikenal sebagai sudut iluminasi (illumination angle) suatu permukaan dengan sumber cahaya, seperti permukaan Bumi dan Matahari.[1] Itu juga dapat dijelaskan secara setara sebagai sudut antara bidang tangen permukaan dan bidang lain pada sudut kanan ke sinar cahaya.[2] Ini berarti bahwa sudut iluminasi pada titik tertentu di permukaan Bumi adalah jika Matahari berada tepat di atas kepala dan bahwa itu adalah 90° saat matahari terbenam atau matahari terbit.

Menentukan sudut pantul sehubungan dengan permukaan planar adalah mudah, tetapi perhitungan untuk hampir semua permukaan lain secara signifikan lebih sulit.

Pembiasan cahaya pada antarmuka antara dua medium

Sudut grazing atau sudut glancing

[sunting | sunting sumber]

Memfokuskan sinar-X dengan pantulan glancing dalam teleskop Wolter

Ketika berhadapan dengan berkas cahaya yang hampir sejajar dengan suatu permukaan, terkadang lebih berguna untuk merujuk pada sudut antara berkas dan tangen permukaan, daripada sudut antara berkas dan normal permukaan. Sudut komplementer 90 derajat terhadap sudut datang disebut sudut grazing atau sudut glancing. Datang pada sudut grazing kecil disebut "datang grazing."[butuh rujukan]

Grazing incidence diffraction digunakan dalam spektroskopi sinar-X dan optik atom, di mana pantulan signifikan dapat dicapai hanya pada nilai kecil dari sudut grazing. Demikian pula, Wolter telescope yang digunakan untuk astronomi sinar-X didasarkan pada prinsip pantulan eksternal total pada sudut graze kecil. Selain itu, cermin berusuk dirancang untuk memantulkan atom yang datang pada sudut grazing kecil, biasanya diukur dalam milliradians. Dalam optik, ada Lloyd's mirror.

Lihat pula

[sunting | sunting sumber]

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. Godse, A. P. (2008). Computer Graphics. Technical Publications. hlm. 292. ISBN 9788189411008.
  2. Hengl, Tomislav; Reuter, Hannes I. (2022). Geomorphometryoncepts, Software, Applications. Developments in soil science. Vol. 33. Farha. hlm. 202. ISBN 9780123743459.

Pranala luar

[sunting | sunting sumber]