Surat Tanda Nomor Kendaraan

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
(Dialihkan dari Stnk)
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian

Surat Tanda Nomor Kendaraan, atau disingkat STNK, adalah tanda bukti pendaftaran dan pengesahan suatu kendaraan bermotor berdasarkan identitas dan kepemilikannya yang telah didaftar. Di Indonesia, Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) diterbitkan oleh Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (SAMSAT), yakni tempat pelayanan penerbitan atau pengesahan STNK oleh 3 (tiga) instansi, yaitu Polisi Republik Indonesia (POLRI), Dinas Pendapatan Provinsi, dan PT. Jasa Raharja[1]

  1. ^ Monteiro, Brian Roy (2019). "Analisis Efektivitas Pelayanan Pembuatan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) Di Kantor Samsat Kota Denpasar". Jurnal Ilmiah Dinamika Sosial. 3 (2): 293. 

STNK berisi identitas kepemilikan nomor polisi, (nama pemilik, alamat pemilik) dan identitas kendaraan bermotor (merk/tipe, jenis/model, tahun pembuatan, tahun perakitan, isi silinder, warna, nomor rangka/NIK, nomor mesin, nomor BPKB, warna TNKB, bahan bakar, kode lokasi, dsb). Nomor polisi dan masa berlaku yang tertera dalam STNK kemudian dicetak pada plat nomor untuk dipasang pada kendaraan bermotor bersangkutan. Masa berlaku STNK adalah 5 tahun, dan setiap perpanjangan STNK, kendaraan diharuskan untuk cek fisik, yakni pengecekan nomor rangka dan nomor mesin kendaraan yang dikeluarkan Satuan Lalu Lintas Polri.

Apabila sebuah kendaraan bermotor berganti nama pemilik pada STNK, maka dikenakan BBN-KB (Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor).

STNK Keliling Polda Metro Jaya[sunting | sunting sumber]

Polda Metro Jaya juga mengadakan pelayanan STNK Keliling yaitu pelayanan perpanjangan STNK di lokasi-lokasi yang berubah-ubah karena menggunakan mobil STNK Keliling.


Fungsi BPKB dan STNK

Perbedaan BPKB dan STNK

Referensi[sunting | sunting sumber]