Stereognosis

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jump to navigation Jump to search
Tes Stereognosis

Stereognosis adalah kemampuan perasaan seseorang untuk mengenal jenis dan bentuk sesuatu dengan cara memegang atau meraba benda itu.[1] Sumber lain menjelaskan bahwa Stereognosis merupakan kemampuan seseorang untuk mengidentifikasi objek umum dengan palpasi, bentuk, tekstur dan ukuran objek.[2] Tes stereognosis ini merupakan tes untuk pemeriksaan lesi lobus parietal di mana sebuah objek ditempatkan di tangan pasien dan mereka diminta untuk mengidentifikasinya.[3] Ketidakmampuan untuk mengidentifikasi bentuk atau membedakan antar objek dapat menunjukkan lesi lobus (kontralateral) parietal.[3]

Pemeriksaan Stereognosis[sunting | sunting sumber]

Strereognosis merupakan fungsi integratif lobus parietalis dan [[oksipitalis], dalam kondisi ini pasien berusaha mengenali benda yang diletakkan di tangannya.[4] Tes stereognosis dapat dilakukan dengan cara sederhana, yaitu dengan meminta pasien menutup mata, kemudian letakkan sebuah benda di satu tangan untuk mengenali benda tersebut dengan satu tangan.[4] Benda yang biasa digunakan adalah pensil, kunci, klip kertas, uang logam atau bisa juga kelereng.[4] Setelah pasien mengidentifikasi benda tersebut, dengan cara yang sama tetapi menggunakan tangan yang berbeda kemudian bandingkan hasilnya.[4] Sehingga pasien dengan stereognosis normal mampu membedakan uang dan juga beberapa benda-benda tersebut.[2] Individu yang tidak bisa mengidentifikasi objek umum dan uang logam dengan satu tangan yang dapat melakukannya dengan tangan yang lain, individu tersebut menderita astereognosis pada tangan yang abnormal.[2]

Rujukan[sunting | sunting sumber]

  1. ^ "stereognosis". Diakses tanggal 17 Juni 14.  Periksa nilai tanggal di: |accessdate= (bantuan)
  2. ^ a b c Ahmad H.Adie. Harrison: Prinsip-prinsip Ilmu Penyakit Dalam: (Harrison's Principles of Internal Medicine), Volume 1. Surabaya: EGC. hlm. 159. ISBN 9794484547.  Kesalahan pengutipan: Tanda <ref> tidak sah; nama "buku1" didefinisikan berulang dengan isi berbeda
  3. ^ a b "Definisi:Tes Stereognosis". Diakses tanggal 17 Juni 14.  Periksa nilai tanggal di: |accessdate= (bantuan)
  4. ^ a b c d Mark H. Swartz (1995). Buku Ajar Diagnostik Fisik. Jakarta: EGC Penerbit Buku Kedokteran. hlm. 389.