Statistik Bose–Einstein
Tampilan
Dalam statistik kuantum, statistik Bose–Einstein (atau disingkat statistik B–E) adalah salah satu dari dua cara yang memungkinkan di mana sekumpulan partikel yang sepadan dan tak saling berinteraksi dapat menduduki sebuah set dari keadaan energi diskret yang tersedia, di ekuilibrium termodinamika. Teori perilaku tersebut dikembangkan pada 1924–25 oleh Satyendra Nath Bose, yang mengakui bahwa sekumpulan partikel sepadan dan identik tersebar dengan cara ini. Gagasan tersebut kemudian diadopsi dan diperluas oleh Albert Einstein dalam kolaborasi dengan Bose.
Referensi
[sunting | sunting sumber]- Annett, James F. (2004). Superconductivity, Superfluids and Condensates. New York: Oxford University Press. ISBN 0-19-850755-0.
{{cite book}}: Kutipan memiliki paramater tidak diketahui :|coauthors= - Carter, Ashley H. (2001). Classical and Statistical Thermodynamics. Upper Saddle River, New Jersey: Prentice Hall. ISBN 0-13-779208-5.
{{cite book}}: Kutipan memiliki paramater tidak diketahui :|coauthors= - Griffiths, David J. (2005). Introduction to Quantum Mechanics (Edisi 2nd). Upper Saddle River, New Jersey: Pearson, Prentice Hall. ISBN 0-13-191175-9.
{{cite book}}: Kutipan memiliki paramater tidak diketahui :|coauthors= - McQuarrie, Donald A. (2000). Statistical Mechanics (Edisi 1st). Sausalito, California 94965: University Science Books. hlm. 55. ISBN 1-891389-15-7.
{{cite book}}: Kutipan memiliki paramater tidak diketahui :|coauthors=Pemeliharaan CS1: Lokasi (link)
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Bose-Einstein distribution.