Sofyan RH. Zaid

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Sofyan RH. Zaid
SofyanRHZ.jpg
Lahir (1986-01-08)8 Januari 1986
Sumenep, Jawa Timur Bendera Indonesia
Pekerjaan Sastrawan, editor
Tahun aktif 2000 - sekarang

Sofyan RH. Zaid (lahir di Sumenep, Jawa Timur, 8 Januari 1986; umur 33 tahun) adalah sastrawan berkebangsaan Indonesia. Namanya dikenal melalui karya-karya sastranya dalam bentuk puisi dan kajian sastra yang dipublikasikan di sejumlah surat kabar di Indonesia, antara lain Media Indonesia, Bali Post, Indopos, Padang Ekspres, Pikiran Rakyat, Riau Pos, Seputar Indonesia, Solopos, Merapi, Suara NTB, Banjarmasin Post, Metro Jambi, Minggu Pagi, dan sebagainya. Sofyan merupakan salah satu penyair yang tergabung dalam Komunitas Negeri Poci.[1][2][3][4][5][6][7][8][9][10][11][12]

Latar Belakang[sunting | sunting sumber]

Sofyan RH. Zaid yang memiliki nama asli Supyan lahir di Sumenep, Jawa Timur (Madura), 8 Januari 1986. Meminati dunia kesenian sejak usia dini, dengan ‘mencuri’ buku bacaan anak-anak dari perpustakaan sekolah yang tidak terawat, dan sebagian koleksi bukunya dimakan rayap. Sejak itu,d ia mulai belajar menulis sastra, antara lain cerpen dan puisi sampai akhirnya karya-karyanya yang dikirim ke rubrik Cermin, Kaki Langit, majalah sastra Horison dimuat. Kemudian dia melanjutkan ke Pondok Pesantren Annuqayah Lubangsa Raya, Guluk-guluk, Sumenep. Di sanalah dia mempertajam kemampuan melalui komunitas, koleksi buku, dan kultur yang ada di pesantren. Beberapa karyanya, saat itu, mulai muncul di majalah Kuntum, Sahabat Pena, Radar Madura, Annida, Horison, dan lain-lain. Selain itu, dia kembali menjuarai lomba cipta puisi tingkat pelajar se-Madura.

Kecintaannya pada dunia sastra, khususnya puisi kian besar setelah dia hijrah ke Jakarta, melanjutkan studi di Universitas Paramadina, Jurusan Falsafah dan Agama. Sejumlah karya, khususnya banyak dimuat media massa, seperti Media Indonesia, Bali Post, Indopos, Padang Ekspres, Pikiran Rakyat, Riau Pos, Seputar Indonesia, Solopos, Merapi, Suara NTB, Banjarmasin Post, Metro Jambi, Minggu Pagi, dan sebagainya.

Buku puisi tunggal pertamanya, Pagar Kenabian (TareSI, 2015) mencoba menawarkan bentuk baru perpuisian Indonesia yang bercorak nadham atau yang dikenal dengan “puisi pagar”, masuk 15 nominasi Anugerah Haripuisi Indopos (2015). Beragam respon muncul, baik pro maupun kontra, melalui berbagai tulisan tentang puisi pagar dan bukunya tersebut dari masyarakat sastra di sejumlah media. Semua respon tulisan akhirnya dikumpulkan dan diterbitkan sebagai Puisi Pagar: Buku tentang buku Pagar Kenabian karya Sofyan RH. Zaid (2017). Selain aktif menulis, Sofyan juga membina dan mengisi acara, bekerja sebagai konsultan dan editor.

Bibliografi[sunting | sunting sumber]

  • Pagar Kenabian (2015)
  • Berguru pada Goethe: Analisis Sufistik Puisi-Puisi Johann Woflgang van Goethe (2017)
  • Biarkan Aku Memningmu dengan Puisi (EKBT, 2007)
  • Empat Amanat Hujan (DKJ, 2010)
  • Surat-surat Cinta Untuk KPK (Diva, 2012)
  • Narasi Tembuni (KSI, 2012)
  • Suara 5 Negara (Tuas Media, 2012)
  • Tifa Nusantara I,II &III (TKSN, 2013, 2015, 2016)
  • Negeri Langit (DNP V, 2014)
  • Negeri Laut (DNP VI, 2015)
  • Bersepeda ke Bulan (Indopos, 2014)
  • Nun (Indopos, 2015) Lentera Sastra II (Antologi Puisi 5 Negara, 2014)
  • Pengantin Langit (KSI, 2014)
  • Titik Temu (KJ, 2014)
  • Solo dalam Puisi (Pawon, 2014)
  • Saksi Bekasi (TareSI, 2015)
  • 1000 Haiku Indonesia (KKK, 2015)
  • Gelombang Puisi Maritim (DKB, 2016)
  • Pasie Karam (DKAB, 2016), dan lainnya.

Penghargaan[sunting | sunting sumber]

  • Juara I Lomba Cipta Puisi se-Sumenep Tingkat SLTP (Disparbud Sumenep, 2000) Juara II Lomba Cipta Puisi se-Madura Tingkat Pelajar (STAIN Pamekasan, 2003)
  • Juara I Lomba Baca Puisi “Milad Cak Nur” Tingkat Mahasiswa (Universitas Paramadina, 2008)
  • Juara II Cipta Puisi Nasional “Pesan Damai untuk Seluruh Manusia” (PCINU Maroko, 2017)

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Sofyan Melompati Pagar Pesantren, Riau Pos, 01 Nopember 2015
  2. ^ Puisi Pagar, Pertemuan Estetis dan Semangat Pembaharuan, Kabar Bangsa, 7 Juni 2015
  3. ^ Membuka Pagar Kenabian: Memasuki Rumah Kepenyairan Sofyan RH. Zaid, Majalah Sastra Horison, Nopember 2015
  4. ^ Puisi (tanpa) Pagar, Lampung Post, 17 Mei 2015
  5. ^ Bukan Sembarang Pagar, Kabar Banten, 15 Maret 2015
  6. ^ Ketika Bekasi Dibully, Sastra Bicara, Radar Bekasi, 7 Februari 2015
  7. ^ 14 Tahun Kesunyian Sofyan RH. Zaid, Resensor Buku, 30 Juni 2015
  8. ^ Sofyan RH. Zaid Memilih Jalan Lain Lewat 'Pagar Kenabian', Berita Buana, 15 Juni 2015
  9. ^ Pagar Kenabian: Sebuah Suara dari Pesantren, Kabar Bangsa, 14 Desember 2015
  10. ^ Pagar Kenabian: Sebuah Universalitas Agama dan Filsafat, Buletin Jejak, April 2015
  11. ^ Alfreda: Alegori atau Realita?, Kabar Bangsa, 6 Januari 2016
  12. ^ Puisi Pagar dalam Katarsis Batin Penyair, Rakyat Sumbar, 4 Juni 2016