Skink

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Infobox spesiesSkink
Scincidae
Blue-toungued skink444.jpg
Taksonomi
-Romeriida ·
-Diapsida ·
-Neodiapsida ·
-Sauria ·
InfrakelasLepidosauromorpha ·
SuperordoLepidosauria ·
OrdoSquamata ·
-Scincogekkonomorpha ·
UpaordoScleroglossa ·
InfraordoScincomorpha ·
FamiliaScincidae
Gray, 1825
Klasifikasi
Lihat pada text.
Modifica les dades a Wikidata

Skink (ejaan: "S(ə)kiŋ") atau famili Scincidae adalah keluarga kadal yang tersebar luas di seluruh wilayah tropis dan subtropis di dunia. Nama-nama umum dari jenis-jenis dari suku ini, antara lain: "skink", "bengkarung", "bengkarung sejati", "kadal tanah", atau "kadal kebun". Istilah "skink" berasal dari bahasa Yunani, "Skinkos", yang juga merujuk pada jenis-jenis kadal dari suku ini.[1]

Scincidae dan Lacertidae[sunting | sunting sumber]

Scincidae dan Lacertidae, kedua famili kadal ini sangat umum dijumpai oleh manusia, selain cecak dan tokek dari famili Gekkonidae. Namun, banyak orang yang salah kaprah memahami bahwa skink adalah Lacertidae, atau sebaliknya. Kedua suku ini memiliki morfologi dan tingkah laku yang saling berbeda, skink memiliki leher yang lebih pendek (bahkan sebagian besar spesies tidak memiliki leher yang nyata), badan yang lebih tebal dan padat, serta lengan kaki yang lebih pendek (bebrapa jenis bahkan tidak punya lengan samasekali sehingga menyerupai ular). Sebagian besar spesies skink juga beraktivitas di dalam tanah, berbeda dengan Lacertidae yang sebagian besar justru selalu beraktivitas di atas tanah. Selain itu, makanan skink lebih beragam daripada Lacertidae yang lebih menyukai serangga kecil. Makanan skink selain serangga biasanya cacing, moluska (golongan siput), dan reptil lain yang lebih kecil. Beberapa spesies juga menyukai sayuran dan buah-buahan. Skink menghuni habitat yang beragam, mulai dari hutan, gurun pasir, padang rumput, lahan pertanian, dan perkebunan. Sekitar 55% spesies skink diketahui berkembangbiak dengan bertelur (ovipar), sementara sebagian lainnya diketahui berkembangbiak dengan melahirkan (ovovivipar).[2][3]

Klasifikasi[4][sunting | sunting sumber]

Subfamilia Acontinae Gray, 1845[sunting | sunting sumber]


Subfamilia Egerniinae Welch, 1982[sunting | sunting sumber]


Subfamilia Eugongylinae Welch, 1982[sunting | sunting sumber]


Subfamilia Lygosominae Mittleman, 1952[sunting | sunting sumber]


Subfamilia Mabuyinae Mittleman, 1952[sunting | sunting sumber]


Subfamilia Scincinae Gray, 1825[sunting | sunting sumber]


Subfamilia Sphenomorphinae Welch, 1982[sunting | sunting sumber]

Daftar pustaka[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Mecke, Doughty & Donnellan (2013). "Redescription of Eremiascincus fasciolatus (Günther, 1867) (Reptilia: Squamata: Scincidae) with clarification of its synonyms and the description of a new species" (PDF). Zootaxa. 3701 (5): 473–517. doi:10.11646/zootaxa.3701.5.1. 
  2. ^ Schnirel, Brian (2004). "SENI biometric analysis on the extinct Scincidae species: Macroscincus coctei". Polyphemos, Volume 1, Issue 2, May, Florence, South Carolina. pp. 12–22.
  3. ^ McLeod, Lianne. "Keeping Blue Tongued Skinks as Pets". Diakses tanggal 2006-08-27. 
  4. ^ http://reptile-database.reptarium.cz/advanced_search?submit=Search&exact%5B0%5D=taxon&taxon=Scincidae