Skandamata
| Skandamata | |
|---|---|
Dewi keibuan[1] | |
| Anggota Nawadurga | |
| Gender | wanita |
| Afiliasi | Dewi |
| Kediaman | Kailasa |
| Planet | Bulan |
| Mantra | Oṃ devī skandamātāyai namaḥ siṁhāsanagatā nityaṁ padmāśritakaradvayā śubhadāstu sadā devī skandamātā yaśasvinī |
| Warna kulit | cerah |
| Wahana | singa |
| Dipuja umat | Hindu |
| Aliran | Sakta |
| Keluarga | |
| Suami | Siwa |
| Anak | Kartikeya |
Skandamata (Dewanagari: स्कन्दमाता; IAST: Skandamātā; arti: 'Ibu Skanda'))[2] adalah dewi dalam agama Hindu, khususnya aliran Sakta. Dia diyakini sebagai salah satu manifestasi dari Mahadewi (dewi tertinggi), yang dipuja sebagai ibu bagi dewa perang Kartikeya alias Skanda.[3] Dia merupakan dewi kelima di antara Nawadurga, dan dipuja pada hari kelima pada rangkaian Nawaratri.
Ikonografi
[sunting | sunting sumber]Dalam kesenian Hindu, Skandamata digambarkan sebagai wanita berlengan empat (caturbuja), bermata tiga, dan mengendarai singa. Salah satu tangannya menampilkan sikap abhayamudra atau penolak bala, sedangkan tangan satunya lagi memangku putranya (Skanda) yang masih bayi. Dua tangan lainnya biasanya digambarkan membawa bunga teratai. Dia digambarkan berkulit cerah. Biasanya tampak duduk di singgasana teratai, sehingga mendapat julukan Padmasani.[4]
Referensi
[sunting | sunting sumber]- ↑ https://www.google.co.in/books/edition/Menstruation_Across_Cultures/rRFDEAAAQBAJ?hl=en&gbpv=1&dq=&pg=PA278&printsec=frontcover
- ↑ Shanti Lal Nagar (1998). Indian Gods and Goddesses: Hindu, Jain, and Buddhist Goddesses. B.R. Publishing Corporation. hlm. 43. ISBN 978-81-7646-497-0.
- ↑ Bhāgīrthaprasāda Tripāṭhī (2000). Shakti, Shiva, and Yoga. Yagyoga Chetana Pītham. hlm. 60. ISBN 9788185570136.
- ↑ Naik, Prof Katta Narasimha Reddy, Prof E. Siva Nagi Reddy, Prof K. Krishna (2023-01-31). Kalyana Mitra: Volume 5: Art (dalam bahasa Inggris). Blue Rose Publishers. hlm. 375. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link)