Situs Warisan Dunia UNESCO Jalur Sutra

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jump to navigation Jump to search
Silk Roads: the Routes Network of Chang'an-Tianshan Corridor
Silk route.jpg
Jalur sutra membentang dari Eropa hingga Asia. Jalur darat berwarna merah sementara jalur laut berwarna biru.
Situs Warisan Dunia UNESCO
Tipe Budaya
Kriteria ii, iii, iv, vi
Nomor identifikasi 1442
Kawasan UNESCO Asia-Pacific
Tahun pengukuhan 2014 (sesi ke-38)

Situs Warisan Dunia UNESCO Jalur Sutra adalah bagian-bagian dari Jalur Sutra kuno beserta situs bersejarah yang terletak di sepanjang rutenye yang ditetapkan sebagai Situs Warisan Dunia oleh UNESCO.

Pada tanggal 22 Juni 2014, UNESCO menetapkan jaringan Jalur Sutra sepanjang 5.000 km dari wilaya China bagian tengah hingga wilayah Zhetsyu di Asia Tengah sebagai sebuah Situs Warisan Dunia dengan nama Jalur Sutra: Jaringan Rute Koridor Chang'an-Tianshan (bahasa Inggris: Silk Roads: the Routes Network of Chang'an-Tianshan Corridor). Jaringan koridor terbentang di negara-negara China, Kazakhstan, dan Kyrgyzstan serta mencakup 33 situs baru dan beberapa situs warisan yang sebelumnya telah ditetapkan.[1]

Sejarah[sunting | sunting sumber]

UNESCO pada tahun 1988 menginisiasi sebuah penelitian terhadap Jalur Sutra untuk mengkampanyekan pemahaman mengena persebaran budaya di wilayah Erasia serta perlindungan terhadap situs-situs warisan bersejarah.[2] Pada bulan Agustus 2006, UNESCO bersama Badan Warisan Kebudayaan Negara Republik Rakyat China menggelar sebuah konferensi di Turpan, Xinjiang mengenai kerja sama atas untuk menetapkan Jalur Sutra sebagai sebuah Situs Warisan Dunia[2] Di dalam konferensi tersebut, China dan lima negara Asia Tengah yaitu Kazakhstan, Kirgizstan, Tajikistan, Uzbekistan, dan Turkmenistan sepakat untuk membuat pengajuan bersama pada tahun 2010.[2] Keenam negara membentuk sebuah komite koordinasi pada tahun 2009 untuk menyiapkan pengajuan penetapan Situs Warisan Dunia.[2]

China pada tanggal 28 Maret 2008 mengirimkan daftar tentatif yang berisi 48 situs Jalur Sutra kepada UNESCO sebagai pertimbangan penetapan status. Keempat puluh delapan situs dibagi menjadi situs di jalur darat yang terletak di Henan, Shaanxi, Qinghai, Gansu, Ningxia, dan Xinjiang serta situs-situs di jalur laut di Ningbo, Zhejiang, Quanzhou, dan Fujian.[3] Pada tanggal 2 Mei 2008, Iran mengirimkan daftar tentatif situs di Jalur Sutra yang terletak di Provinsi Khorasan. Turkmenistan mengirimkan daftarnya pada 3 Januari 2010 yang mencakup 29 situs di sepajang 11 bagian Jalur Sutra.[4] India pada 20 Januari 2010 mengirimkan daftar tentatif berisi daftar situs Jalur Sutra yang terbagi ke dalam 12 komponen.[5] Kyrgyzstan pada 19 Februari 2010 mengirimkan daftar berisi enam situs sementara Uzbekistan mengirimkan 18 situs.[6][7] Daftar tentaif Kazakhstan dikirim pada 3 Mei 2012.[8]

Pada penghujung tahun 2011, UNESCO mengumumkan bahwa karena area yang tercakup di dalam penetapan Jalur Sutra sebagai Situs Warisan Dunia sangat luas, diajukan bahwa pengajuan akan dibagi menjadi koridor-koridor.[2] Pada bulan Desember 2011, China, Kazakhstan, dan Kirgizstan sepakat untuk bergabung dalam pengajuan penetapan situs sebagai satu koridor dari China bagian tengah melewati Pegunungan Tian Shan. Setiap negara mengutus seorang pejabat pemerintahan, seorang arkeolog, dan seorang anggota komite pengajuan. Tajikistan, Uzbekistan, dan Turkmenistan juga mempersiapkan untuk mengajukan koridor mereka.[2] Pada tahun 2013, proposal untuk Koridor Chang'an-Tianshan Corridor diselesaikan dan secara resmi diajukan oleh Kirgizstan.[2] Di dalam pengajan tersebut terdapat 22 situs di China, 8 situs di Kazakhstan, dan 3 situs di Kirgizstan. Setiap negara anggota UNESCO hanya dapat mengajukan satu proposal per tahun sementara China sebelumnya telah mengajukan proposal untuk Terusan Besar.[2] Situs-situs yang awalnya diajukan oleh China juga telah direvisi untuk proposal tersebut.[2] Situs-situs di Ningxia dan yang terkait denga jalur sutra laut dihapus.[9] Pihak China telah menyebutkan bahwa situs-situs yang tidak jadi diajukan kemungkinan akan diajukan kembali di masa depan.[2]

Pertemuan Komite Warisan Dunia ke-38 di Doha, Qatar pada tanggal 22 Juni 2014 menyetujui proposal Koridor Chang'an-Tianshan.[2]

Referensi[sunting | sunting sumber]

Koordinat: 34°18′16″LU 108°51′26″BT / 34,3044°LU 108,8572°BT / 34.3044; 108.8572