Lompat ke isi

Sistem informasi pengelolaan

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Structure of MIS (Management Information System)Struktur Sistem Informasi Manajemen

Sistem informasi pengelolaan, Sistem informasi manajemen atau SIM (bahasa Inggris: management information system, MIS) adalah sistem perencanaan bagian dari pengendalian internal suatu bisnis yang meliputi pemanfaatan manusia, dokumen, teknologi, dan prosedur oleh akuntansi manajemen untuk memecahkan masalah bisnis seperti biaya produk, layanan, atau suatu strategi bisnis.[1] Sistem informasi manajemen dana dibedakan dengan sistem informasi biasa karena SIM digunakan untuk menganalisis sistem informasi lain yang diterapkan pada aktivitas operasional organisasi. Secara akademis, istilah ini umumnya digunakan untuk merujuk pada kelompok metode manajemen informasi yang bertalian dengan otomasi atau dukungan terhadap pengambilan keputusan manusia, misalnya sistem pendukung keputusan, sistem pakar, dan sistem informasi eksekutif.

Tujuan dari sistem informasi manajemen yaitu memecahkan beragam masalah yang terdapat dalam bisnis meliputi layanan, biaya produk, serta strategi bisnis. Keseluruhan sistem yang digunakan dalam rangka menganalisis sistem informasi yang lain pada penerapan aktivitas operasional dalam organisasi.[1]

Pengertian Menurut Para Ahli

[sunting | sunting sumber]
  • Bodnar dan Hopwood ; buku Accounting Information System: Kumpulan perangkat keras dan perangkat lunak yang dirancang untuk mentransformasikan data dalam bentuk informasi yang berguna.
  • Turban, McLean, dan Waterbe ; buku Information Technology for Management Making Connection for Strategies Advantages: Sistem yang mengumpulkan, memproses, menyimpan, menganalisis, dan menyebarkan informasi untuk tujuan yang spesifik.
  • L. James Havery ; Sistem merupakan prosedur logis dan rasional guna melakukan atau merancang suatu rangkaian komponen yang berhubungan satu sama lain.
  • Ludwig Von Bartalanfy ; Sistem merupakan seperangkat unsur yang saling terikat dalam suatu antar relasi di antara unsur-unsur tersebut dengan lingkungan.
  • O’brien ; Sistem adalah sekelompok komponen yang saling berhubungan, bekerja sama untuk mencapai tujuan bersama dengan menerima input serta menghasilkan output dalam transformasi yang teratur.
  • Azhar Susanto ; Sistem adalah kumpulan/group dari sub sistem/bagian/komponen apapun baik fisik maupun non fisik yang saling berhubungan satu sama lain dan bekeaan, pengendalian, pengevaluasian, dan perbaikan berkelanjutan.
  • Gordon B. Davis (1974), sistem informasi manajemen adalah sistem manusia/mesin yang terpadu untuk menyajikan informasi guna mendukung operasi, manajemen, dan fungsi pengambilan keputusan dalam organisasi.[2]

SIM mencakup tiga komponen utama

[sunting | sunting sumber]
  • Sumber daya manusia — pengguna sistem, analis, dan manajer
  • Perangkat keras dan lunak — komputer, jaringan, dan aplikasi
  • Data dan prosedur — basis data, aturan pengolahan, dan alur kerja

Tujuan Umum

[sunting | sunting sumber]
  • Menyediakan informasi yang dipergunakan di dalam perhitungan harga pokok jasa, produk, dan tujuan lain yang diinginkan manajemen.
  • Menyediakan informasi yang dipergunakan dalam perencanaan, pengendalian, pengevaluasian, dan perbaikan berkelanjutan.
  • Menyediakan informasi untuk pengambilan keputusan.

Ketiga tujuan tersebut menunjukkan bahwa manajer dan pengguna lainnya perlu memiliki akses ke informasi akuntansi manajemen dan mengetahui bagaimana cara menggunakannya. Informasi akuntansi manajemen dapat membantu mereka mengidentifikasi suatu masalah, menyelesaikan masalah, dan mengevaluasi kinerja (informasi akuntansi dibutuhkan dam dipergunakan dalam semua tahap manajemen, termasuk perencanaan, pengendalian dan pengambilan keputusan).

Proses Manajemen

[sunting | sunting sumber]

Proses manajemen didefinisikan sebagai aktivitas-aktivitas:

  • Perencanaan, formulasi terinci untuk mencapai suatu tujuan akhir tertentu adalah aktivitas manajemen yang disebut perencanaan. Oleh karenanya, perencanaan mensyaratkan penetapan tujuan dan identifikasi metode untuk mencapai tujuan tersebut.
  • Pengendalian, perencanaan hanyalah setengah dari pertempuran. Setelah suatu rencana dibuat, rencana tersebut harus diimplementasikan, dan manajer serta pekerja harus memonitor pelaksanaannya untuk memastikan rencana tersebut berjalan sebagaimana mestinya. Aktivitas manajerial untuk memonitor pelaksanaan rencana dan melakukan tindakan korektif sesuai kebutuhan, disebut kebutuhan.
  • Pengambilan Keputusan, proses pemilihan di antara berbagai alternative disebut dengan proses pengambilan keputusan. Fungsi manajerial ini merupakan jalinan antara perencanaan dan pengendalian. Manajer harus memilih di antara beberapa tujuan dan metode untuk melaksanakan tujuan yang dipilih. Hanya satu dari beberapa rencana yang dapat dipilih. Komentar serupa dapat dibuat berkenaan dengan fungsi pengendalian.

Menurut Francisco Proses Manajemen adalah suatu proses Penukaran terhadap nilai dan jasa

Jenis-Jenis Sistem Informasi

[sunting | sunting sumber]

Sistem informasi dalam organisasi dibedakan berdasarkan tingkatan manajemen yang dilayaninya:

Transaction Processing System (TPS)

[sunting | sunting sumber]

TPS adalah sistem yang mencatat dan memproses transaksi bisnis sehari-hari secara rutin, seperti pencatatan penjualan, pembelian, dan pembayaran gaji. TPS menjadi fondasi data bagi sistem informasi di tingkat yang lebih tinggi.

Management Information System (MIS)

[sunting | sunting sumber]

MIS mengolah data dari TPS menjadi laporan terstruktur yang digunakan oleh manajer menengah untuk memantau kinerja operasional. Contohnya adalah laporan penjualan mingguan, laporan stok, dan laporan anggaran vs realisasi.

Decision Support System (DSS)

[sunting | sunting sumber]

DSS menyediakan alat analisis interaktif yang membantu manajer membuat keputusan semi-terstruktur. DSS memungkinkan manajer melakukan simulasi skenario, analisis what-if, dan pemodelan data.

Executive Information System (EIS)

[sunting | sunting sumber]

EIS atau Executive Support System (ESS) menyajikan informasi strategis ringkas kepada eksekutif puncak, biasanya dalam bentuk dashboard dengan indikator kinerja utama (KPI) secara visual.


Komponen Sistem Informasi Manajemen

[sunting | sunting sumber]
Komponen Fungsi
Input Pengumpulan data dari transaksi, sensor, atau entri manual
Pemrosesan Transformasi data menjadi informasi yang bermakna
Output Laporan, grafik, notifikasi, atau rekomendasi
Penyimpanan Basis data untuk menyimpan data historis dan master
Umpan balik Evaluasi output untuk memperbaiki proses berikutnya

Peran SIM dalam Organisasi

[sunting | sunting sumber]

SIM memainkan peran sentral dalam meningkatkan efisiensi dan efektivitas organisasi:

  • Otomatisasi tugas rutin — menggantikan pekerjaan manual berulang dengan proses otomatis
  • Integrasi data — menghubungkan data dari berbagai departemen dalam satu sumber kebenaran tunggal
  • Pengambilan keputusan berbasis data — menyediakan informasi akurat dan tepat waktu untuk mendukung keputusan manajerial
  • Koordinasi antar departemen — memfasilitasi aliran informasi lintas fungsi bisnis
  • Pemantauan kinerja — memungkinkan manajemen memantau KPI secara berkala

Perkembangan SIM

[sunting | sunting sumber]

Evolusi sistem informasi manajemen erat kaitannya dengan perkembangan teknologi komputer:

  1. 1950–1960-an — Sistem batch processing untuk transaksi keuangan menggunakan mainframe
  2. 1970-an — Munculnya MIS formal untuk laporan manajemen
  3. 1980-an — Perkembangan DSS dan personal computer memperluasnya ke tingkat manajer
  4. 1990-an — ERP mengintegrasikan seluruh fungsi bisnis dalam satu platform
  5. 2000-an — Business Intelligence (BI) dan data warehouse untuk analitik canggih
  6. 2010-an ke kini — Cloud-based SIM, mobile access, kecerdasan buatan, dan analitik prediktif

SIM dan Enterprise Resource Planning

[sunting | sunting sumber]

Dalam konteks modern, sistem ERP (Enterprise Resource Planning) merupakan implementasi SIM yang paling komprehensif untuk organisasi bisnis. ERP mengintegrasikan TPS, MIS, dan fungsi pelaporan dalam satu platform, sehingga data dari modul penjualan, pembelian, gudang, dan akuntansi saling terhubung secara otomatis.

Contoh ERP

[sunting | sunting sumber]
  • ERP — SAP Business ByDesign, Oracle NetSuite, Odoo (cloud)

SIM merupakan kumpulan dari sistem informasi:

  1. 1 2 "Sistem Informasi Manajemen : Arti, Fungsi, Contoh, dan Manfaatnya". Diakses tanggal 13 Oktober 2020.
  2. Davis, Gordon B. (1974). Management Information Systems: Conceptual Foundations, Structure, and Development. McGraw-Hill. ISBN 978-0-07-015828-8.
  3. SIMES Univ. (IKIP) Padang.


Lihat Pula

[sunting | sunting sumber]

Referensi

[sunting | sunting sumber]