Silikosis

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
Silikosis
Klasifikasi dan rujukan luar
Spesialisasi pulmonology
ICD-10 J62.
ICD-9-CM 502
DiseasesDB 12117
MedlinePlus 000134
eMedicine med/2127
MeSH D012829

Silikosis adalah penyakit yang disebabkan oleh penghirupan debu silika kristalin dan dapat diidentifikasi dari peradangan dan lesi nodular di lobus atas paru-paru. Penyakit ini merupakan sejenis pneumokoniosis.[1]

Gejala silikosis (terutama yang akut) adalah sesak napas, batuk, demam dan sianosis (kulit kebiruan). Kadang-kadang terjadi kesalahan diagnosis karena gejalanya mirip dengan edema paru (cairan di paru-paru), pneumonia, atau tuberkulosis.

Silikosis mengakibatkan kematian 46.000 orang pada tahun 2013, walaupun jumlahnya sudah menurun dari 55.000 kematian pada tahun 1990.[2]

Istilah "silikosis" (dari bahasa Latin silex, yang berarti "rijang") pertama kali digunakan pada tahun 1870 oleh Achille Visconti (1836–1911) dari Rumah Sakit Maggiore di Milan.[3]

Catatan kaki[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Derived from Gr. πνεῦμα pneúm|a (lung) + buffer vowel -o- + κόνις kóni|s (dust) + Eng. scient. suff. -osis (like in asbestosis and silicosis, see ref. 10).
  2. ^ GBD 2013 Mortality and Causes of Death, Collaborators (17 December 2014). "Global, regional, and national age-sex specific all-cause and cause-specific mortality for 240 causes of death, 1990-2013: a systematic analysis for the Global Burden of Disease Study 2013.". Lancet 385: 117–71. PMC 4340604. PMID 25530442. doi:10.1016/S0140-6736(14)61682-2. 
  3. ^ United States Bureau of Mines, "Bulletin: Volumes 476-478", U.S. G.P.O., (1995), p 63.

Pranala luar[sunting | sunting sumber]