Si Doel Anak Sekolahan

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Si Doel Anak Sekolahan
Logo SDAS.png
GenreDrama, komedi
PembuatRano Karno
Diangkat dariSi Doel Anak Betawi
oleh Aman Datuk Madjoindo
PengarangIda Farida
Rano Karno
SutradaraRano Karno
PemeranRano Karno
Maudy Koesnaedi
Cornelia Agatha
Benyamin Sueb
Aminah Cendrakasih
Mandra
Suti Karno
Basuki
Lagu pembuka"Si Doel Anak Betawi"
Lagu penutup"Si Doel Anak Betawi"
PenggubahPurwacaraka
NegaraIndonesia
BahasaIndonesia, Betawi
Jumlah musim7
Jumlah episode162
Produksi
ProduserRano Karno
Rubby Karno
LokasiJakarta, Indonesia
KameraS. Meilala
Durasi60 menit
Rumah produksiKarnos Film
DistributorMedia Nusantara Citra
Rilis
Jaringan penyiarRCTI
Indosiar
Tanggal rilis12 Maret 1994 (1994-3-12) –
29 Desember 2005 (2005-12-29)
Kronologi
Dilanjutkan olehSi Doel Anak Gedongan
Acara terkaitSi Doel Anak Pinggiran

Si Doel Anak Sekolahan adalah sinetron Indonesia yang pertama kali ditayangkan oleh stasiun TV RCTI pada tahun 1994. Disutradarai dan dibintangi oleh Rano Karno sebagai Doel, sinetron ini berkisah mengenai kehidupan Doel dan keluarganya, keluarga Betawi yang tetap mempertahankan nilai-nilai tradisional meskipun hidup di tengah-tengah arus perkotaan dan modernisasi. Selain Rano Karno sebagai pemeran utama, sinetron ini juga dibintangi oleh Maudy Koesnaedi, Cornelia Agatha, Aminah Cendrakasih, dan Mandra.

Terdiri dari 162 episode dan 7 musim, ceritanya adalah versi modern dari novel Si Doel Anak Betawi karya Aman Datuk Majoindo dan film berjudul sama yang disutradarai Sjumandjaja pada tahun 1972. Dalam versi film, Rano Karno juga berperan sebagai si Doel dan Benyamin S memainkan Sabeni yang diproduksi oleh Karnos Film. Sejauh ini, Si Doel Anak Sekolahan berhasil menjadi sinetron Indonesia terlama yang ditayangkan di televisi, dengan 7 musim dan 162 episode (hingga musim 7).

Si Doel Anak Sekolahan ketika pertama ditayangkan melejit menjadi salah satu acara paling terkenal dan mengalahkan popularitas produksi-produksi asing yang saat itu mendominasi televisi Indonesia.

Pada tahun 2000, sinetron ini dipindahkan dari RCTI ke Indosiar hingga tamat tahun 2004 dilanjutkan dengan Si Doel Anak Gedongan Pada tahun 2005. Sejak tahun 2006, sinetron ini ditayangkan ulang mulai episode awal di RCTI dari season 1-4, kemudian lompat ke season 6-7. Rano Karno, melalui akun instagramnya, mengatakan hal tersebut dikarenakan penayangan season 5 masih terganjal hak cipta oleh pihak Indosiar, sementara pihak Karnos Film sendiri tidak memiliki rekaman asli dari musim ke-5 karena rekaman tersebut sudah rusak.

Pemeran[sunting | sunting sumber]

Tokoh Utama..

  • H. Rano Karno sebagai Kasdullah atau Doel seorang mahasiswa jurusan teknik yang lulus menjadi insyinur yang juga berprofesi supir oplet
  • Cornelia Agatha sebagai Sarah, gadis yang disukai Doel
  • Maudy Koesnaedi sebagai Zaenab, gadis yang dijodohkan dengan Doel

Keluarga Doel

  • H. Benyamin S (alm) sebagai Sabeni atau Babe, ayah Doel
  • Hj. Aminah Cendrakasih sebagai Lela atau Mak Nyak, ibu Doel
  • Suti Karno sebagai Zaitun atau Atun, adik Doel
  • H. Mandra sebagai Mandra, adik Mak Nyak atau paman Doel
  • Pak Tile (alm) sebagai Muhammad Toyib/Engkong Ali, ayah Mak Nyak atau kakek Doel

Keluarga Karyo

  • Basuki (alm) sebagai Karyo, pacar Atun
  • Bendot (alm) sebagai Pak Bendot, mertua Karyo
  • Nunung sebagai Nunung, adik Karyo

Pemeran lain

Lainnya:

  • Maryati sebagai Munaroh, pacar Mandra
  • Hj. Tonah Sebagai Saldiah/Ipah/Ipeh, Ibu Zaenab
  • Hj. Nacih (almh) sebagai Nyak Rodiah, istri Engkong Ali
  • H. Salman Alfarizi/Kasiman Sebagai Ahong, mitra bisnis Rohim, cinta mati dengan Zaenab
  • Nazar Amir (alm) sebagai Pak Salim, tetangga keluarga si Doel
  • Sindy Dewiana sebagai Lala, anak Pak Salim
  • Ronny Sianturi sebagai Anto, Ayah Raka
  • Elva Marliah sebagai Sita, Ibu Raka
  • Raka Widyarma sebagai Raka
  • Andre Pancarian sebagai Andre
  • Fuad Alkhar sebagai Wan Abud, Tukang Partikelir
  • Udin Nganga sebagai Petugas Kebersihan
  • Subarkah Hadisarjana sebagai Atmo, tukang bengkel yang pernah membantu Si Doel
  • Rina Gunawan sebagai sahabat Sarah

Sinopsis[sunting | sunting sumber]

Musim 1 (1994)[sunting | sunting sumber]

Bercerita tentang keluarga Betawi yg masih memegang teguh nilai-nilai tradisional ditengah laju modernisasi kota Jakarta. Kasdullah alias Doel anak pertama dari Babe Sabeni seorang supir oplet, yang menuntut ilmu di perguruan tinggi.

Doel mempunyai ibu bernama Lela, yang akrab disapa Mak Nyak, seorang ibu rumah tangga yang membantu ekonomi keluarga dengan berjualan di warung depan rumahnya. Selain itu Atun, adik perempuan Doel yang hanya menempuh pendidikan dasar lantaran keterbatasan biaya-dikenal sebagai gadis tomboy. Kebiasaannya bermain layangan kerap kali diprotes oleh Babe dan Mak Nyak.

Mandra, paman dari Doel dan juga Atun. Adik dari Mak Nyak yg berprofesi sebagai kenek oplet. Mandra mempunyai seorang pacar bernama Munaroh.

Di Musim pertamanya, SDAS tayang sebanyak 6 episode. Menceritakan kisah Doel yang berusaha menyelesaikan kuliahnya, hingga pada akhirnya berhasil meraih gelar insinyur.

Di Musim inilah Doel pertama kali bertemu dengan Sarah, gadis blasteran Belanda yang ternyata merupakan sepupu dari sahabat Doel di kampus, Hans. Berawal dari insiden tabrakan antara mobil Sarah dengan oplet Doel, perkenalan diantara keduanya berlanjut. Sarah tertarik menjadikan Doel dan keluarganya sebagai narasumber untuk skripsinya, namun hal tersebut sempat ditentang oleh Hans, lantaran khawatir Doel akan tersinggung.

Musim 2 (1994)[sunting | sunting sumber]

Sukses di season perdana, SDAS diproduksi kembali di tahun yg sama. Tayang lebih panjang sebanyak 26 episode, membuat cerita dan konflik yg disuguhkan menjadi lebih luas. Di season kedua ini karakter Zaenab pertama kali dihadirkan. Selain masih menceritakan tentang Doel dan keluarganya, season 2 juga menghadirkan serta memperluas peran dari karakter-karakter pendukung yang mampu menghidupkan serial Si Doel menjadi lebih segar dan jauh lebih lucu. Diantaranya karakter pak Bendot mertua Mas Karyo, Cang Rohim, Cing Ipah/Ipeh, Kong Ali, Rodiyah, Ahong, Andre dan Roy.

Diakhir Musim 2 ini, diceritakan Sarah yang baru pulang dari Belanda mengajak Doel dan keluarganya berlibur ke Anyer.

Musim 3 (1995)[sunting | sunting sumber]

Si Doel dan keluarganya berusaha untuk bisa bertahan dari kesulitan ekonomi sepeninggal kepergian alm. Sabeni. Mengingat si Doel yang masih belum mendapat pekerjaan ditambah tanggung jawab sebagai kepala keluarga yang kini diembannya. Selain itu, hubungan antara Doel dengan Sarah dan Zaenab yg semakin menarik dengan berbagai konflik diantara ketiganya. Ditambah, munculnya beberapa karakter baru seperti Lala, Pak Salim dan Nyunyun turut menambah keseruan serial ini. Terlebih kehadiran Nyunyun yang jadi pujaan hati Mandra setelah kisah cintanya dengan Munaroh kandas.

Diakhir Musim 3, dikisahkan bahwa Doel yang baru diterima kerja ditunjuk oleh perusahaan untuk berangkat ke Swiss selama 3 bulan.

Musim 4 (1998)[sunting | sunting sumber]

Sepulang dari Swiss, Doel masih harus menunggu penempatan dari perusahaan tempatnya bekerja. Sembari menunggu, ia mengisi waktu dengan mengurus oplet tuanya.

Hubungan Doel dan Sarah sedikit merenggang, lantaran Sarah kecewa dengan Doel yang diam-diam memberikan oleh-oleh untuk Zaenab. Selain itu kisah asmara bang Mandra yang selalu sial lantaran Nyunyun yang kembali ke Jakarta didekati oleh Urip, supir Angkot yang mengantar pak Bendot dan Nyunyun saat tiba di Jakarta.

Musim 4 merupakan season terakhir penayangan Si Doel di RCTI.

Musim 5 (2000)[sunting | sunting sumber]

Selepas kepergian Sarah ke Belanda, Doel mulai disibukkan dengan pekerjaannya. Selain itu, meninggalnya kong Ali kembali menghadirkan duka bagi keluarga si Doel.

Selain kabar duka, kabar bahagia juga datang dari Atun yang dalam waktu dekat akan segera melangsungkan pernikahan dengan mas Karyo. Disamping itu, si Doel kembali mendapat penugasan dari kantornya, kali ini ke Kalimantan untuk jangka waktu yang sangat lama.

Pada saat pernikahan mas Karyo dengan Atun, mpok Sarah mengutarakan keinginannya untuk bisa terus bersama Doel, kemudian dilanjutkan dengan berpelukan dan disambut tepuk tangan riuh keluarga dan kerabat Doel.

Sejak Musim 5, penayangan Si Doel pindah dari RCTI ke Indosiar.

Musim 6 (2002)[sunting | sunting sumber]

Doel berniat melamar Sarah. Mengingat ia akan ditugaskan ke Kalimantan untuk waktu yang sangat lama, membuatnya berpikir untuk membawa hubungannya dengan Sarah ke tahap yang lebih serius.

Setelah berdiskusi dengan Mak Nyak, Doel memutuskan meminta bantuan ncang Rohim untuk melamarkan Sarah. Akan tetapi ncang Rohim menolak permintaan si Doel lantaran demi menjaga perasaan Zaenab, anaknya.

Sementara itu, Zaenab yang sedang dekat dengan Henry secara mendadak diminta menikah. Hal ini dilakukan mengingat kondisi ibu Henry yang semakin memburuk dan akan segera melakukan pengobatan di luar negeri.

Hubungan Doel dan Sarah kembali renggang selepas menghadiri pernikahan Zaenab. Sarah menilai Doel tidak jujur karna sempat menemui Zaenab sebelumnya, tanpa sepengetahuannya. Mengetahui hal ini, Atun dan Mas Karyo berinisiatif menemui Sarah dirumahnya dan menjelaskan duduk permasalahan yang sebenarnya.

Doel batal ditugaskan ke Kalimantan, namun niatan untuk meminang Sarah tetap dilanjutkan. Doel pun datang menemui Sarah untuk meminta maaf serta mengutarakan niatnya untuk menikahi Sarah.

Musim 6 diakhiri dengan insiden ranjang jebol saat malam pertama si Doel dan mpok Sarah.

Si Doel Anak Gedongan (Musim 7, 2005)[sunting | sunting sumber]

Si Doel diceritakan sudah hidup mapan dengan tinggal di rumah mewah, mobil yg bagus, serta jabatan tinggi di perusahaan.

Sementara itu, Mak Nyak kini tinggal berdua bersama Mandra yang sudah menjadi juragan kontrakan. Lalu Atun yang baru melahirkan Tubi, tinggal terpisah bersama Mas Karyo di rumah kontrakan.

Sarah yang sedang hamil menjadi sangat posesif, hal ini membuat Doel kewalahan sampai-sampai mengganggu pekerjaannya. Disamping itu, Zaenab yang juga tengah hamil menghadapi masalah dengan sikap suaminya yang berubah pasca meninggalnya sang ibu.

Doel yang masih peduli dengan Zaenab justru menyebabkan kecemburuan pada Sarah. Puncaknya, Sarah pergi meninggalkan rumah setelah ia mengetahui Doel mengantar Zaenab ke rumah sakit. Sarah mengetahui hal tersebut setelah ditelepon oleh seseorang yang ternyata adalah Ipah/Ipeh, ibu dari Zaenab.

Mengetahui Sarah pergi, Doel pun bergegas mencari keberadaan Sarah yang pergi entah ke mana. Sampai akhirnya Doel dihubungi seseorang yg mengaku mengetahui keberadaan Sarah. Doel pun datang menemui orang tersebut yg tidak lain adalah Roy, dari sanalah Doel tau bahwa Sarah pergi ke Belanda.

Si Doel Anak Pinggiran (2011)[sunting | sunting sumber]

Enam tahun setelah kepergian Sarah ke Belanda, kehidupan Doel kembali seperti semula. Setelah sebelumnya kehilangan pekerjaan serta diusir oleh mertuanya, lantaran menganggap Doel sebagai penyebab perginya Sarah ke Belanda.

Kini Doel hanya menggantungkan hidup sebagai montir panggilan. Sementara itu kondisi Mak Nyak yang tengah sakit membuatnya tidak leluasa beraktivitas, sehingga membutuhkan bantuan dari Atun dan juga Mandra. Selain itu, Atun juga disibukkan dengan mengurus anak semata wayangnya, Kurtubi. Sepeninggal Mas Karyo, Atun melanjutkan hidupnya dengan menggantungkan penghasilan dari warung.

Doel kerap memimpikan seorang anak kecil yang nyaris tenggelam di pantai. Hal itu membuat Doel gelisah hingga memutuskan untuk pergi menenangkan dirinya. Ternyata Doel mendapati peristiwa yg sama seperti pada mimpinya ketika sedang pergi. Doel menyelamatkan seorang anak yang nyaris tenggelam itu.

Sementara itu, Zaenab yang kini hidup menjanda selepas bercerai dengan Henry, kerap datang menjenguk Mak Nyak. Hal tersebut membuat Mak Nyak menginginkan Zaenab menikah dengan Doel, lantaran Sarah yg tidak kunjung pulang selepas kepergiannya beberapa tahun yg lalu. Hal senada juga diungkapkan ncang Rohim kepada si Doel, mengingat kondisinya yg sudah tua dan sakit-sakitan, ia berharap si Doel mau menikahi Zaenab sehingga bisa menjaga Zaenab dikemudian hari.

Singkat cerita, setelah mendapat restu dari Mak Nyak serta ncang Rohim, si Doel dan Zaenab melangsungkan pernikahan secara sederhana, diiringi tangis Ahong yang untuk kedua kalinya kehilangan Zaenab yang menikah dengan pria lain.

Pasca menikah dengan Zaenab, si Doel dihubungi oleh ibunya Sarah untuk datang ke rumahnya. Disana, Doel dipertemukan dengan anak yang sempat ditolongnya saat di pantai. Disanalah Doel diberitahu bahwa anak tersebut merupakan putranya, yang juga bernama Abdullah/Dul.

Berbeda dengan seri sebelumnya yang berformat sinetron, SDAP hanyalah merupakan FTV, dan penayangannya kembali berpindah dari Indosiar ke RCTI.

Ringkasan Seri[sunting | sunting sumber]

Musim Episode Tanggal Penayangan
Episode Perdana Episode Terakhir
1 6 12 Maret 1994 4 Agustus 1994
2 26 13 November 1994 22 Oktober 1995
3 38 5 Februari 1996 7 Juni 1997
4 11 15 Maret 1998 20 Oktober 1998
5 33 20 Juli 2000 15 September 2001
6 10 5 November 2002 6 Juni 2003

Pranala luar[sunting | sunting sumber]