Lompat ke isi

Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
SEMMI
Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia
Tanggal pendirian20 Syaban 1375 H
April 2, 1956; 69 tahun lalu (1956-04-02)
PendiriArudji Kartawinata
Didirikan diJakarta
StatusIndependen
JenisOrganisasi Kemahasiswaan, Perkaderan, dan Perjuangan
Kantor pusatJl. Tanjung Duren Barat III No.1B, Tj. Duren Utara, Kec. Grogol petamburan, Kota Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 11470, Jakarta Barat
Jumlah Cabang
76 Cabang
Ketua Umum
Zulhadi Ariza
Sekretaris Jenderal
Rizky Abdul Rojak
Bendahara Umum
Muhammad Imam Perkasa
Tokoh penting
H. Samanhoedi
H.O.S. Tjokroaminoto
Organisasi induk
Syarikat Islam Indonesia

Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (SEMMI) berdiri pada 20 Syaban 1375 H bertepatan dengan 2 April 1956 M merupakan organisasi serumpun Partai Syarikat Islam Indonesia disingkat PSII (awal mula Sarekat Dagang Islam/ SDI, dan sekarang Syarikat Islam Indonesia disingkat SII yang terlebih dahulu di bentuk oleh para pendiri Bangsa H. Samanhoedi dan HOS. Tjokroaminoto pada 16 Oktober 1905.

Sejarah berdiri

[sunting | sunting sumber]

Pada Majelis Tahkim/ Kongres Nasional PSII ke XXIX di Solo tanggal 3-10 April 1955, menghasilkan salah satu keputusan agar membentuk basis generasi muda PSII dari kalangan mahasiswa sebagai lumbung kader kaum intelektual muda yang disiapkan menjadi pemimpin cendekia masa depan. Maka tepatnya hari Senin, 2 April 1956 bertepatan dengan tanggal 20 Sya'ban 1375 Hijriyah, diresmikan organisasi bernama Sarekat Mahasiswa Muslimin Indonesia (SEMMI) di Jakarta oleh Presiden Lajnah Tanfidziyah PSII H. Arudji Kartawinata (Mantan Menteri Muda Pertahanan Kabinet Sjahrir II periode 1946-1948, dan Ketua DPR RI ke-3 periode 1963-1966) dan Dewan Partai H. Anwar Tjokroaminoto.

Pada tanggal 11 Oktober 1964 dilaksanakan Kongres Nasional II SEMMI di Bandung untuk mengesahkan AD/ART, dan terpilih Djadja Saefullah (sekarang Guru Besar UNPAD).[1]

Kongres Nasional SEMMI III selanjutnya dilaksanakan pada tanggal 3-10 Desember 1966 di Makassar Provinsi Sulawesi Selatan. Kongres tersebut digelar setelah meredanya demo besar-besaran TRITURA oleh organisasi-organisasi pemuda dan kemahasiswaan (SEMMI, HMI, PMII, PMKRI, GMKI, dll.) yang tergabung dalam Kesatuan Aksi Mahasiswa Indonesia (KAMI), yang berdampak pada keluarnya Supersemar (Surat Perintah 11 Maret) yang memandatkan Soeharto untuk menggantikan Soekarno dari kursi Presiden.[2][3][4]

Kongres Nasional SEMMI IV, dilaksanakan di Jakarta tanggal 12-16 September 1972. Namun, setelah kongres ini, Syarikat Islam (PSII) beserta ormas-ormas sayapnya dibekukan dan dilarang melakukan aktivitas organisasi oleh pemerintah orde baru serta fusi ke PPP,[5] sehingga SEMMI hanya hidup silent di tiga titik (Jawa Barat, DKI Jakarta dan Sulawesi Selatan).

Setelah sekian lama dipaksa vakum selama orde baru, pada tahun 1998 SEMMI yang dipimpin Ketua Saefulloh dari UIN SGD Bandung pada kongres ke V, ikut terlibat dalam demonstrasi di Gedung DPR/ MPR yang ditandai lengsernya Presiden Soeharto. Pasca reformasi ini, barulah dilaksanakan kembali Kongres Nasional VI (Luar Biasa) pada tanggal 19 Juni 2007 di Jakarta, setelah PSII berubah nama menjadi Syarikat Islam, dan menghasilkan ditunjuknya Usep Nukliri sebagai Ketua Umum SEMMI.[6]

Kemudian SEMMI kembali vakum setelah di pimpin oleh usep nukliri dan hanya memiliki 3 Wilayah dan 4 Cabang, hingga SEMMI menggelar kongres luar biasa VII di Jakarta Agustus 2018, melahirkan program prioritas membangkitkan dan membentuk ulang kembali SEMMI di cabang-cabang yang sudah lama vakum. Kongres ini menunjuk Moch. Azizi Rais, sebagai Ketua Umum PB SEMMI..

Kongres VIII SEMMI yang diselenggarakan di padang Provinsi Sumatra Barat, tepatnya 20-27 Februari 2023[7]Hasil kongres, Zulhadi Ariza menjadi Ketua Umum PB SEMMI periode 2025– 2028.[8]

Ketua umum

[sunting | sunting sumber]
No Nama Masa Jabatan Kongres
1 Arudji Kartawinata Kongres Pertama di Jakarta

Pada tanggal 2 April 1956

2 Djaja Saefullah 1964-1966 Kongres Ke -II di Bandung, Provinsi Jawa Barat

Pada tanggal 11 Oktober 1964

3 Tidak Diketahui Kongres Ke -III di Makassar, Sulawesi Selatan

Pada tanggal 3-10 Desember 1966

4 Tidak Diketahui Kongres Ke -IV di Jakarta

Pada tanggal 12-16 September 1972

Dibekukan melalui Fusi PPP oleh Pemerintahan Orde Baru 5 Januari 1973 - 1998
5 Saefulloh 1998-2001 Kongres Ke -V di Bandung, Provinsi Jawa Barat

Pada tahun 1998

Vakum di tingkat Pengurus Pusat 2001 - 2007
6 Usep Nukliri 2007-2010 Kongres Ke -VI / KLB di Jakarta

Pada tanggal 19 Juni 2007

Vakum di tingkat Pengurus Pusat 2010 - 2018
7 Moch. Azizi Rais 2019-2023 Kongres Ke -VII / KLB di Jakarta

Pada 21-23 Mei 2017

8 Zulhadi Ariza 2025-2028 Kongres Ke-VIII di Padang Provinsi Sumatera Barat

Pada tanggal 15-19 Juni 2025[8]

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. Putra, Adi (17 Desember 2022). "SEMMI: Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia dalam Catatan Sejarah". Kompas. Diakses tanggal 17 Maret 2024.
  2. Hasudungan, Anju Nofarof (2019). "TNI-AD dan Kesatuan Aksi Mahasiswa Indonesia (KAMI) dalam Kelengseran Soekarno Tahun 1965-1968". Yupa: Historical Studies Journal - Universitas Mulawarman. Vol. 3 (No. 1): 28–37. doi:10.30872/yupa. ISSN 2549-8754. ;
  3. Rissam, Tyas Nur (2018). "Peranan Kesatuan Aksi Mahasiswa Indonesia Dalam Pergolakan Politik Indonesia (1965-1970)". RISALAH - Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Yogyakarta. Vol. 5 (No. 5): 549–559. ;
  4. Anshar, Endang Saifuddin (1993). Wawasan Islam Pokok-pokok Pikiran Tentang Islam dan Umatnya (Edisi Cet. Ketiga). Jakarta: RajaGrafindo Persada. hlm. 247–255. ISBN 979-421-011-0. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  5. Fuad, Abdul (06 Apr 2015). "Fusi Partai-Partai Islam Menjadi PPP Masa Awal Orde Baru (1971 – 1973)". Institusional Repository UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta: 69–78.
  6. HarianBengkulu.id (17 Desember 2022). "Kongres SEMMI dari massa ke massa". Diakses tanggal 11 Maret 2024.
  7. Imam, Tahi (23 Februari 2023). "Resmi Buka Kongres SEMMI Ke-VIII, Sumatra Barat,SEMMI SII Hidupkan Program Kewirausahaan". TV one. Diakses tanggal 11 Maret 2024.
  8. 1 2 HarianBengkulu.id (28 Februari 2022). "Bintang Wahyu Terpilih Lagi Jadi Ketum PB SEMMI". Diakses tanggal 11 Maret 2024.

Pranala luar

[sunting | sunting sumber]