Lompat ke isi

Senjakala Para Berhala

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Twilight of the Idols or, How to Philosophize with a Hammer
PengarangFriedrich Nietzsche
Judul asliGötzen-Dämmerung
PenerjemahR. J. Hollingdale
NegaraJerman
BahasaJerman
Tanggal terbit
1889
Jenis mediaCetak (Sampul keras dan Buku saku)
Halaman208 (ed. Penguin Classics 1990)
ISBNISBN 978-0140445145
OCLC22578979
Didahului olehKasus Wagner (1888) 
Diikuti olehSang Antikristus (1888) 

Twilight of the Idols, or, How to Philosophize with a Hammer (Jerman: Götzen-Dämmerung, oder, Wie man mit dem Hammer philosophiert, Senjakala Para Berhala, atau Cara Berfilsafat dengan Palu) adalah sebuah buku karya Friedrich Nietzsche, ditulis pada tahun 1888, dan diterbitkan pada tahun 1889.

Penulisan

[sunting | sunting sumber]

Twilight of the Idols ditulis hanya dalam waktu sedikit lebih dari satu minggu, antara 26 Agustus dan 3 September 1888, ketika Nietzsche sedang berlibur di Sils Maria.[1] Nietzsche menulis tentang Twilight dalam sebuah surat: "Gaya ini adalah filsafat saya dalam bentuk ringkas—radikal hingga pada taraf yang nyaris kriminal..."[2]

Judul yang terakhir, Götzen-Dämmerung dalam bahasa Jerman, merupakan permainan kata dari judul opera karya Richard Wagner Götterdämmerung, atau "Senja Para Dewa". Götze adalah kata dalam bahasa Jerman untuk "berhala" atau "dewa palsu". Walter Kaufmann mengemukakan bahwa dalam penggunaan kata tersebut Nietzsche mungkin terpengaruh oleh Francis Bacon yang menggunakan konsep berhala dalam filsafatnya.[3]

Nietzsche mengkritik kebudayaan Jerman pada zamannya sebagai tidak berkelas, dekaden, dan nihilistik, serta melontarkan sejumlah kritik tajam terhadap tokoh-tokoh budaya penting Prancis, Inggris, dan Italia yang dianggapnya mewakili kecenderungan serupa. Sebagai kontras terhadap para wakil yang diduga mencerminkan kemerosotan budaya tersebut, Nietzsche memuji Caesar, Napoleon, Goethe, Thukydides dan kaum Sofis sebagai tipe yang lebih sehat dan lebih kuat. Buku ini mengemukakan pembalikan semua nilai sebagai proyek terakhir dan terpenting Nietzsche, serta menyajikan pandangan tentang dunia kuno di mana bangsa Romawi untuk sekali ini ditempatkan di atas bangsa Yunani kuno, meskipun hanya dalam bidang sastra. Buku ini dibagi menjadi dua belas bagian.

  1. Large, Duncan (trans). Twilight of the Idols (Oxford: Oxford University Press), p. ix
  2. Turin, 20 October 1888. To Georg Brandes. Originally titled A Psychologist's Idleness, it was renamed Twilight of the Idols or, How to Philosophize with a Hammer.
  3. Kaufmann, W., The Portable Nietzsche, New York: Viking, 1954, p. 463.

Daftar pustaka

[sunting | sunting sumber]
  • Bernd Magnus: The Deification of the Commonplace: Twilight of the Idols, in: Solomon, Robert C. / Higgins, Kathleen M. (ed.): Reading Nietzsche, New York / Oxford 1988, pp. 152–181.
  • Duncan Large: Götzen-Dämmerung from the Perspective of Translation Studies, in: Nietzscheforschung. Jahrbuch der Nietzsche-Gesellschaft 16: Nietzsche im Film, Projektionen und Götzen-Dämmerungen, Berlin 2009, pp. 151–160.
  • Andreas Urs Sommer: Kommentar zu Nietzsches Der Fall Wagner. Götzendämmerung (= Heidelberger Akademie der Wissenschaften (ed.): Historischer und kritischer Kommentar zu Friedrich Nietzsches Werken, vol. 6/1). XVII + 698 pages. Berlin / Boston: Walter de Gruyter 2012 (ISBN 978-3-11-028683-0).

Pranala luar

[sunting | sunting sumber]