Lompat ke isi

Seni tanah

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Seni tanah (dalam bahsa Inggris : land art) juga dikenal sebagai Earth art merupakan gerakan seni yang berkembang pada 1960-an dan 1970-an[1] dan banyak dikaitkan dengan Britania Raya serta Amerika Serikat, meskipun praktiknya juga muncul di berbagai negara lain.[2][3][4] Gerakan ini memperluas batas seni rupa dengan memanfaatkan material alami dan menempatkan karya langsung pada lanskap terbuka. Material yang digunakan umumnya mencakup tanah, batu, vegetasi, dan air yang tersedia di lokasi, sementara lokasi pembuatan karya sering berada jauh dari pusat permukiman. Walaupun sejumlah karya sulit diakses, dokumentasi fotografis biasanya ditampilkan kembali di galeri seni perkotaan.[5][6]

Gerakan ini terkait dengan penolakan terhadap komersialisasi produksi seni dan berhubungan dengan meningkatnya perhatian terhadap isu lingkungan. Kemunculannya sejalan dengan meningkatnya minat untuk melepaskan diri dari kehidupan urban serta meningkatnya penghargaan terhadap wilayah pedesaan, termasuk munculnya kecenderungan kultural yang menempatkan Bumi sebagai ruang hidup bersama bagi manusia.

Perkembangan gerakan ini pada 1960-an dan 1970-an. Pada periode tersebut, bentuk seni tanah berkembang karena karyanya dianggap tidak mudah diperdagangkan, berbeda dengan objek seni yang diproduksi massal pada masa itu.[2] Para perintis seni tanah menolak museum dan galeri sebagai ruang utama pembuatan karya, kemudian menciptakan proyek lanskap berskala besar yang berada di luar batas karya patung yang dapat dipindahkan serta di luar mekanisme pasar seni komersial, meskipun dokumentasi visual tetap dipresentasikan di ruang pamer. Seni tanah memperoleh pengaruh dari seni minimal, seni konseptual, dan berbagai gerakan modern seperti De Stijl, Kubisme, serta minimalisme, termasuk pengaruh dari karya Constantin Brâncuși dan Joseph Beuys.[7] Salah satu contoh awal seni tanah adalah Grass Mound karya Herbert Bayer di Aspen, Colorado pada tahun 1955.[8] Beberapa seniman terkait seni tanah sebelumnya terlibat dalam seni minimal dan seni konseptual. Desain Isamu Noguchi pada 1941 untuk Contoured Playground di New York sering dipandang sebagai pendahulu seni tanah, meskipun Noguchi sendiri menyebut karyanya sebagai patung. Pengaruh gagasan dan pendekatannya tampak dalam perkembangan seni tanah, arsitektur lanskap, dan seni lingkungan kontemporer.[7]

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. Tate. "Land art". Tate (dalam bahasa Inggris (Britania)). Diakses tanggal 2025-11-21.
  2. 1 2 Kastner, Jeffrey (2010-06-23). Land and Environmental Art (dalam bahasa Inggris). Phaidon Press. ISBN 978-0-7148-5643-8.
  3. Dempsey, Amy (2002). Art in the modern era: styles, schools, movements. New York: Harry N. Abrams. ISBN 978-0-8109-4172-4.
  4. "Earth Art Movement Overview". The Art Story. Diakses tanggal 2025-11-21.
  5. Hosmer, Katie (2013-11-06). "Unexpected Land Art Beautifully Formed in Nature". My Modern Met (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-11-21.
  6. "http://www.land-arts.com/Land_art.html". www.land-arts.com. Diakses tanggal 2025-11-21.
  7. 1 2 Weilacher, Udo, ed. (1999). Between landscape architecture and land art. Basel: Birkhäuser. ISBN 978-3-7643-6119-8.
  8. "Grass Mound | AspenModern". www.aspenmod.com (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-11-21.