Lompat ke isi

Selebritas internet

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Selebritas internet (bahasa Inggris: Internet celebrity), selebritas blog, bintang dunia maya,[1] selebritas daring,[1] selebgram (selebritas Instagram), atau pesohor internet adalah seseorang selebritas yang menjadi terkenal melalui internet. Internet memungkinkan orang untuk menjangkau khalayak di seluruh dunia dan menjadi terkenal di dalam satu atau lebih komunitas internet.[2] Beberapa dari selebritas internet dikenal sebagai influencer media sosial atau influencer, karena pengaruh sosial mereka.

Tergantung pada cara mereka terkenal, selebritas internet dapat menjangkau audiens mereka dengan cara berbeda-beda. Beberapa orang menulis jurnal atau blog, beberapa membuat video YouTube atau TikTok, sementara yang lain sering mengunggah konten di Instagram atau Twitter (X). Internet telah membuat ketenaran menjadi lebih mudah diakses dan dicapai oleh masyarakat umum.[3]

YouTuber, naravlog YouTube, atau penggiat YouTube adalah videografer yang membuat video untuk diunggah di YouTube. Beberapa YouTuber memiliki sponsor dari perusahaan untuk menempatkan produk mereka dalam video yang diunggah YouTuber tersebut.

MrBeast, YouTuber dengan jumlah subscriber atau pelanggan terbanyak saat ini.

Bintang video viral

[sunting | sunting sumber]

Bintang video viral adalah seorang (atau sekelompok) yang menjadi terkenal terutama karena mereka tampil dalam video viral. Video viral adalah sebuah video yang menjadi populer melalui proses viral dari pembagian Internet, biasanya melalui situs web berbagi video, media sosial dan surat elektronik.[4][5]

YouTuber virtual (Jepang: バーチャルユーチューバー, Hepburn: bācharu yūchūbā), atau disingkat VTuber (ブイチューバー, buichūbā), adalah YouTuber yang diwakili oleh avatar digital yang dihasilkan oleh grafik komputer. YouTuber virtual merupakan karakter fiksi 2D maupun 3D yang menjalankan kanal YouTube. YouTuber virtual berperan sebagai penghibur daring yang menggunakan avatar yang dibuat oleh komputer (biasanya terinspirasi oleh anime).

Kehadiran Youtuber virtual dapat dihubungkan dengan unggahan vlogger Jepang yang berbasis di Inggris, Ami Yamato yang menampilkan avatar animasi virtual yang berbicara ke kamera pada tanggal 13 Juni 2011.

YouTuber virtual ini menggunakan teknologi pencitraan hasil komputer yang mampu menghasilkan karakter 3D maupun 2D menjadi seolah-olah hidup dan mampu berinteraksi seperti mimik wajah, ekspresi dan lain-lain.

Karena tidak mungkin karakter virtual ini mempunyai jiwa atau emosi sendiri, karakter virtual ini bagaikan boneka dan ada orang yang mengendalikan karakter virtual ini dari belakang. Orang yang mengendalikan karakter virtual ini menggunakan penangkap gerak untuk merekam setiap gerakan dan raut wajah yang kemudian diterapkan ke dalam model karakter virtual.

Penghibur pertama yang menciptakan frasa "YouTuber virtual", Kizuna AI, mulai membuat konten di YouTube pada akhir 2016, dan popularitasnya memulai tren VTuber di Jepang dan kemudian di seluruh dunia. Pada tahun 2020, ada lebih dari 10.000 VTuber. Mereka telah digunakan sebagai perwakilan pemerintah di Jepang, terlibat dengan kampanye periklanan besar, dan telah memecahkan rekor dunia terkait siaran langsung.

Kizuna AI, VTuber pertama.

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. 1 2 Jason R. R. Rich (2009). "9. Become Famous as a Blogger". Blogging for Fame and Fortune. ISBN 978-1-59918-342-8.
  2. Anne Hammock (1 Mei 2008). "The new fame: Internet celebrity". CNN.
  3. Gamson, Joshua (2011-10). "The Unwatched Life Is Not Worth Living: The Elevation of the Ordinary in Celebrity Culture". PMLA (dalam bahasa Inggris). 126 (4): 1061–1069. doi:10.1632/pmla.2011.126.4.1061. ISSN 0030-8129.
  4. "Definition of 'viral video'". PC Mag Encyclopedia. Diakses pada 21 Desember 2012. Pranala yang dimutakhirkan: https://www.pcmag.com/encyclopedia/term/viral-video Diarsipkan 14 Oktober 2023 di Wayback Machine.
  5. Lu Jiang, Yajie Miao, Yi Yang, ZhenZhong Lan, Alexander Hauptmann. Viral Video Style: A Closer Look at Viral Videos on YouTube. Diakses pada 30 Maret 2016. Paper: https://www.cs.cmu.edu/~lujiang/camera_ready_papers/ICMR2014-Viral.pdf Diarsipkan 26 Oktober 2022 di Wayback Machine. Slides: https://www.cs.cmu.edu/~lujiang/resources/ViralVideos.pdf Diarsipkan 26 Oktober 2022 di Wayback Machine.