Sektarianisme di Pakistan

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Sektarianisme di Pakistan
Bagian dari Perang melawan Terorisme
Tanggal1989 – sekarang
(30 tahun)
Lokasi Pakistan
Hasil Sedang berlangsung
Pihak terlibat

Faksi Sunni:

  • Muslim Syiah
  • Muslim Ahmadiyah
  • Sektarianisme di Pakistan atau kekerasan sektarian di Pakistan mengacu kepada serangan terhadap orang dan berbagai tempat di Pakistan yang dimotivasi oleh antagonisme terhadap sekte sasaran, umumnya merupakan kelompok keagamaan. Sasaran di Pakistan mencakup Sunni, Syiah,[1] Sufi, dan kelompok keagamaan kecil dari Ahmadiyah, Hindu, dan Kristen. Sebanyak 4.000 orang diperkirakan tewas dalam konflik sektarian Syiah-Sunni di Pakistan antara tahun 1987–2007.[2] Dan sejak tahun 2008, "ribuan orang Syiah" terbunuh oleh ekstremis Sunni menurut kelompok hak asasi manusia Human Rights Watch.[3]

    Salah satu aspek penting serangan terhadap Syiah di Pakistan adalah gerilyawan sering menargetkan tempat beribadah Syiah (Imambargah) saat salat untuk memaksimalkan korban jiwa dan untuk "menekankan dimensi keagamaan dari serangan mereka".[4] Human Rights Watch juga menyatakan bahwa pada tahun 2011 dan 2012 kelompok minoritas Pakistan, Hindu, Ahmadiyah, dan Kristen "menghadapi ketidakamanan dan penganiayaan yang belum pernah terjadi di negara ini".[5][6] Serangan terhadap tempat-tempat suci Sufi oleh Salafi juga telah dilaporkan.[7][8]

    Di antara mereka yang dianggap bertanggung jawab karena kekerasan sektarian di negara itu adalah kelompok militan Sunni, seperti Lashkar-e-Jhangvi, Sipah-e-Sahaba, Tehrik-i-Taliban Pakistan (affiliates of Al-Qaeda),[9] Jundallah (afiliasi dari Negara Islam Irak dan Syam).[4] Lashkar-e-Jhangvi "telah mengaku bertanggung jawab atas sebagian besar serangan" terhadap Syiah menurut Human Rights Watch.[3] Kelompok militan Sunni juga dianggap bertanggung jawab atas serangan terhadap sesama Sunni, Barelvi dan Sufi.[10] Serangan-serangan ini kadang-kadang mengakibatkan serangan balas dendam oleh korban.[10]

    Agama dan sekte[sunting | sunting sumber]

    Syiah dan Sunni

    Perkiraan ukuran dua kelompok agama terbesar di Pakistan bervariasi. Menurut Perpustakaan Kongres Amerika Serikat, Pew Research Center, Universitas Oxford, CIA, Factbook, dan pakar lainnya, penganut Islam Syiah di Pakistan merupakan 20–25% dari populasi Pakistan.[1][11][12][13][14][15][16][17] sementara sisa 70–75%[1][11][12] adalah Sunni.

    Hal ini membuat Pakistan sebagai negara dengan komunitas Syiah terbesar kedua setelah Iran berdasarkan jumlah penganut. (Secara global, Islam Syiah merupakan 10–20%[11][12][16][18][19] dari total umat Muslim, sementara sisa 80%–90% mengamalkan Islam Sunni.[20])

    Ahmadiyah dan Sunni

    Diperkirakan 2,3% dari populasi Pakistan adalah Muslim Ahmadiyah,[21] yang ditetapkan sebagai 'non-Muslim' oleh amendemen kontitusional tahun 1974, meskipun mereka menganggap mereka sendiri sebagai Muslim, disebabkan oleh tekanan dari kelompok ekstremis Sunni.[22]

    Kelompok-kelompok lainnya

    Agama-agama non-Muslim termasuk Agama Hindu dan Kristiani, masing-masing dengan 2.800.000 (1,6%) jumlah penganut per tahun 2005.[23] Kepercayaan Bahá'í mengklaim 30.000, diikuti oleh Sikh, Buddhis, dan Parsi, masing-maing mengklaim 20.000 penganut,[15] dan sebuah komunitas yang sangat kecil dari penganut agama Jaina.

    Lihat juga[sunting | sunting sumber]

    Referensi[sunting | sunting sumber]

    1. ^ a b c "Country Profile: Pakistan 75.6 %" (PDF). Library of Congress Country Studies on Pakistan. Library of Congress. February 2005. Diakses tanggal 1 September 2010. Religion: The overwhelming majority of the population (96.3 percent) is Muslim, of whom approximately percent are Sunni and 25 percent Shia. 
    2. ^ Montero, David (2007-02-02). "Shiite-Sunni conflict rises in Pakistan". Christian Science Monitor. ISSN 0882-7729. Diakses tanggal 2016-10-01. 
    3. ^ a b "Pakistan: Rampant Killings of Shia by Extremists". Human Rights Watch. June 30, 2014. Diakses tanggal 16 November 2014. 
    4. ^ a b Roul, Animesh (June 26, 2015). "Growing Islamic State Influence in Pakistan Fuels Sectarian Violence". Terrorism Monitor. 13 (13). Diakses tanggal 30 June 2015. 
    5. ^ "Timeline: Persecution of religious minorities". DAWN.COM |. 4 November 2012. 
    6. ^ "World Report 2012: Pakistan". Human Rights Watch. Diakses tanggal 6 March 2013. 
    7. ^ "Sunni Ittehad Council: Sunni Barelvi activism against Deobandi-Wahhabi terrorism in Pakistan – by Aarish U. Khan". Diakses tanggal 12 December 2013. 
    8. ^ Produced by Charlotte Buchen. "Sufism Under Attack in Pakistan" (video). The New York Times. Diakses tanggal 21 May 2012. 
    9. ^ "Pakistan's militant Islamic groups". 13 January 2002. Sipah-e-Sahaba or the Army of Prophet Mohammad's companions is a radical group from the majority Sunni sect of Islam 
    10. ^ a b "Pakistan's militant Islamic groups". BBC News. 13 January 2002. 
    11. ^ a b c "Mapping the Global Muslim Population: A Report on the Size and Distribution of the World's Muslim Population". Pew Research Center. 7 October 2009. Diakses tanggal 24 August 2010. 
    12. ^ a b c Tracy Miller, ed. (2009). Mapping the Global Muslim Population: A Report on the Size and Distribution of the World's Muslim Population (PDF). Pew Research Center. Diakses tanggal 25 August 2010. 
    13. ^ "Pakistan, Islam in". Oxford Centre for Islamic Studies. Oxford University Press. Diakses tanggal 29 August 2010. Approximately 97 percent of Pakistanis are Muslim. The majority are Sunnis following the Hanafi school of Islamic law. Between 20 and 25 percent are Shias, mostly Twelvers. 
    14. ^ "Religions: Muslim 95% (Sunni 70%, Shia 25%), other (includes Christian and Hindu) 5%". Central Intelligence Agency. The World Factbook on Pakistan. 2010. Diakses tanggal 24 August 2010. 
    15. ^ a b "Pakistan – International Religious Freedom Report 2008". United States Department of State. Diakses tanggal 28 August 2010. The majority of Muslims in the country are Sunni, with a Shi'a minority ranging between 20 to 25 percent. 
    16. ^ a b "Pilgrimage to Karbala – Sunni and Shia: The Worlds of Islam". PBS. 26 March 2007. Diakses tanggal 1 September 2010. 
    17. ^ "The Shia Revival: How Conflicts within Islam Will Shape the Future". Vali Nasr, Joanne J. Myers: 160. 18 October 2006. Pakistan has the second largest population of Shia, about 40 million, after Iran. 
    18. ^ "Shīʿite". Encyclopædia Britannica. 2010. Diakses tanggal 25 August 2010. Shīʿites have come to account for roughly one-tenth of the Muslim population worldwide. 
    19. ^ "Religions". CIA. The World Factbook. 2010. Diakses tanggal 29 August 2010. Shia Islam represents 20% of Muslims worldwide... 
    20. ^ "Sunnite". Encyclopædia Britannica. 2010. Diakses tanggal 24 August 2010. They numbered about 900 million in the late 20th century and constituted nine-tenths of all the adherents of Islām. 
    21. ^ "Ahmadis of Pakistan". faqs.org. Diakses tanggal 24 July 2010. 
    22. ^ "International Religious Freedom Report 2008: Pakistan". US State Department. Diakses tanggal 24 June 2010. 
    23. ^ "Country Profile: Pakistan" (PDF). Library of Congress. 2005. hlm. 2, 3, 6, 8. Diakses tanggal 28 December 2011.