Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama Temanggung

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama Temanggung
Didirikan 1996
Jenis Perguruan tinggi swasta
Afiliasi keagamaan Nahdlatul Ulama
Rektor Prof.DR. Abdullah Hadziq, MA
Lokasi Jl. Suwandi-Suwardi Temanggung.Temanggung, Jawa Tengah, Indonesia

Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama (STAINU) Temanggung merupakan salah satu perguruan tinggi swasta yang ada di Temanggung, Jawa Tengah.

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama (STAINU) Temanggung berdiri dan beroperasi semenjak tahun 1969, atas prakarsa dan motor-penggerak utama almaghfurlah K.H. Abdul Hadi Shofwan (Ketua Tanfidziyah PC. NU Temanggung waktu itu) yang sekaligus pendiri dan pengasuh Pondok Pesantren al-Huda -al-Hidayah Jampirejo Temanggung. Pada waktu itu, Perguruan tinggi ini bernama Fakultas Hukum Islam - UNNU (Universitas Nahdlatul Ulama) Jawa Tengah di Temanggung, yang pembukaannya diresmikan oleh Dekan FHI-UNNU Surakarta (K.H. Zubair), dengan disaksikan oleh H. Masjchun Sjofwan SH (Bupati Kepala Daerah Tingkat II Temanggung waktu itu), setelah melalui rangkaian persiapan panjang oleh panitia pendiri (muassis), dengan ketua K.H. Abdul Hadi Shofwan dan sekretaris K.H. Amin Wasthony, BA. FHI-UNNU Jawa Tengah di Temanggung ini kemudian diresmikan secara formal pada hari Senin, tanggal 19 Februari 1970 M, bertepatan dengan tanggal 3 Dzulhijjah 1389 H. Penggalan kata Nahdlatul Ulama di belakang nama perguruan tinggi ini menunjukkan bahwa perguruan tinggi ini lahir dan beroperasi dalam naungan dan didorong oleh etos dan cita-cita organisasi induknya, yaitu Nahdlatul Ulama, sebuah organisasi sosial-keagamaan yang dibidani dan dikelola oleh para Ulama' dari semenjak berdirinya hingga sekarang. Pada periode pertama ini, proses perkuliahan dilaksanakan di Kompleks Pondok pesantren al-Huda Jampirejo yang sekarang berada di bawah asuhan para putra pendirinya.

Pada masa-masa pendirian dan saat-saat periode pertama operasional atau bisa disebut sebagai Periode Penyemaian dan Pertumbuhan bagi perguruan tinggi ini, K.H. Abdul Hadi Shofwan dibantu dengan gigih, penuh semangat pengabdian dan ketulusan hati dan jauh dari pamrih selain ridla Allah dalam rangka li i'la'kalimah Allah oleh orang-orang yang memiliki ide dan komitmen yang kurang lebih sama terhadap dunia pendidikan, khususnya pendidikan di dan bagi kalangan Nahdliyyin di Temanggung, baik dari kalangan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Temanggung, tokoh masyarakat setempat, maupun para pakar dan praktisi pendidikan tinggi dari luar Temanggung. Pada tahun 1970, Fakultas Hukum Islam (Kulliyyat al-Qadla) UNNU Jawa Tengah di Temanggung memperoleh status Terdaftar berdasar Surat Keputusan Direktur Direktorat Perguruan Tinggi Agama pada Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam, dengan nomor Dd/I/PTA/3/118/1548/1970, tanggal 24 November 1970. Dua belas tahun kemudian, tepatnya pada tahun 1982, FHI-UNNU Temanggung memperoleh status Diakui berdasar Surat Keputusan Menteri Agama Republik Indonesia, Nomor 27 taun 1982, tanggal 16 Maret 1982.

Semenjak berdirinya, FHI-UNNU Temanggung berada di bawah bimbingan dan kepemimpinan K.H. Abdul Hadi Shofwan sebagai Dekan, hingga beliau wafat pada tanggal 23 Sya'ban 1408 H/1987 M. Setelah K.H. Abdul Hadi Shofwan wafat, FHI UNNU Temanggung dipimpin oleh Drs. Hasyim Affandi (Wakil Dekan II waktu itu) yang karena kesibukan beliau sebagai pejabat negara di luar Temanggung hanya menjalankan kepemimpinannya selama periode Tahun Akademik 1987/1988 sampai dengan 1988/1989. Paska kepemimpinan Drs. Hasyim Affandi, kepemimpinan FHI-UNNU Temanggung berubah menjadi Sekolah TInggi Ilmu Syari'ah (STISNU) Temanggung, dengan status Terdaftar berdasar SK No. 219 tahun 1988 dari Depag Pusat untuk jenjang S-1.

Pada tahun 1994, berdasar hasil musyawarah antara Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Temanggung dengan pihak keluarga pendiri (diwakili oleh Ibu Hj. Siti Dzalfah, isteri K.H. Abdul Hadi Sofwan), dan atas ijin Bupati Kepala Daerah Tingkat II Temanggung waktu itu, Drs. H. Sardjono, SH, CN, proses perkuliahan dilaksanakan di gedung SD Negeri Temanggung II No. 03, yang kemudian disebut sebagai Kampus II STAINU Temanggung. Ijin penggunaan gedung SD Negeri Temanggung II No. 03 sebagai kampus STAINU Tersebut adalah untuk masa waktu yang tidak ditetapkan batasnya. Drs. H. Sardjono SH., CN, sebagai Bupati Temanggung waktu itu atas permintaan K.H. Cholil Asy'ari (Rois Syuriah NU Cabang Temanggung masa itu) juga mengijinkan (dengan Surat Keputusan Nomor: 421.4/01407, tanggal 26 Juli 1994) salah seorang bawahannya di bidang pendidikan, yaitu Drs. H. Moch. Muchji MM (Kepala Dina Pendidikan dan Kebudayaan waktu itu) untuk memimpin dan mengelola perguruan tinggi yang didirikan dan berada di bawah naungan organisasi NU ini. Semenjak pindah ke Kampus II, Jl. Dr. Wahidin 2A, perguruan tinggi ini berubah menjadi STAINU (Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama).

Fakultas/ Proram Studi[sunting | sunting sumber]

  • Fakultas Syari'ah:
    • Hukum Perdata Islam/ al-Ahwal al-Shakhsiyyah (AS).
  • Fakultas Tarbiyah
    • Pendidikan Agama Islam (PAI).

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. STAINU Temanggung