Lompat ke isi

Sejarah orang Uighur

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Sejarah orang Uighur berlangsung lebih dari dua milenia dan dapat dibagi menjadi empat fase: Pra-Kekaisaran (300 SM – 630 M), Kekaisaran (630–840 M), Idiqut (840–1200 M), dan Mongol (1209–1600 M), dengan fase kelima berlangsung dari berakhirnya Jalur Sutra pada tahun 1600 hingga masa kini.

Singkatnya, sejarah orang Uighur adalah cerita mengenai sebuah suku nomaden kecil dari Pegunungan Altai yang bersaing dengan bangsa lain di Asia Tengah, antara lain dengan suku-suku Altaik lain, dengan bangsa-bangsa Indo-Eropa di selatan dan barat, dan dengan bangsa-bangsa Sino-Tibet di timur. Setelah keruntuhan Kekhaganan Uighur pada tahun 840, orang Uighur kuno berpindah dari daerah Mongolia ke Cekungan Tarim dan beberapa bagian utara Tiongkok. Kemudian, orang Uighur menjadi pegawai negeri sipil mengelola Kekaisaran Mongol.

Referensi

[sunting | sunting sumber]