Saruksuk
Tampilan
| Saruksuk | |||||||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Nama marga |
| ||||||||||||||||
| Silsilah | |||||||||||||||||
| Jarak generasi dengan Siraja Batak |
| ||||||||||||||||
| Nama lengkap tokoh | Raja Saruksuk | ||||||||||||||||
| Nama anak |
| ||||||||||||||||
| Kekerabatan | |||||||||||||||||
| Persatuan marga | Borbor | ||||||||||||||||
| Kerabat marga | |||||||||||||||||
| Asal | |||||||||||||||||
| Suku | Batak | ||||||||||||||||
| Etnis | |||||||||||||||||
Saruksuk adalah salah satu marga Batak Toba. Marga Saruksuk adalah salah satu marga keturunan Si Raja Borbor, dimana tepatnya mayoritas mereka menyatakan diri sebagai anak keempat dari Pasaribu walaupun mayoritas pihak keturunan Pasaribu menolak hal ini dan tetap berpandangan bahwa anak dari Pasaribu hanya 3 yaitu Habeahan, Bondar, dan Gorat. Marga Saruksuk umumnya ditemui di Kabupaten Tapanuli Tengah bagian utara (Sorkam, Pasaribu Tobing, hingga Barus) dimana mereka menggunakan baik Marga Saruksuk maupun marga Pasaribu.
Referensi
- W. M. Hutagalung, "PUSTAHA BATAK, Tarombo dohot ni Turiturian Bangso Batak", Penerbit Tulus Jaya, 1991