Sarjana Filsafat

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari

Sarjana Filsafat adalah satu gelar kependidikan tingkat serjana yang memiliki kualifikasi dan kompetensi ilmu filsafat. Filsafat adalah studi tentang seluruh fenomena kehidupan dan pemikiran manusia secara kritis dan dijabarkan dalam konsep mendasar. Persoalan umum yang dipelajari dalam filsafat adalah persoalan tentang "ada" dalam realitas yang terkonsep dalam aliran-aliran pemikiran seperti, skeptisisme, eksistensialisme, realisme, dan persoalan historiositas manusia pada umumnya. Filsafat tidak didalami dengan melakukan eksperimen-eksperimen dan percobaan-percobaan, tetapi cenderung dengan mengutarakan masalah secara persis, mencari solusi untuk itu, memberikan argumentasi dan alasan yang tepat untuk solusi tertentu. Akhir dari proses-proses itu dimasukkan ke dalam sebuah proses dialektika. Untuk studi falsafi, mutlak diperlukan logika berpikir dan logika bahasa.

Logika merupakan sebuah ilmu yang sama-sama dipelajari dalam matematika dan filsafat. Hal itu membuat filsafat menjadi sebuah ilmu yang pada sisi-sisi tertentu berciri eksak di samping nuansa khas filsafat, yaitu spekulasi, keraguan, rasa penasaran dan ketertarikan. Filsafat juga bisa berarti perjalanan menuju sesuatu yang paling dalam, sesuatu yang biasanya tidak tersentuh oleh disiplin ilmu lain dengan sikap skeptis yang mempertanyakan segala hal dan menemukan hakikat dasar dari suatu persoalan dalam ilmu pengetahuan.

Berikut ini adalah beberapa mata kuliah wajib yang biasanya dipelajari dalam jurusan filsafat. 1. Pengantar Filsafat 2. Logika 3. Filsafat Nusantara 4. Metode-metode Filsafat 5. Metafisika 6. Epistemologi 7. Filsafat Barat Pra-Modern 8. Filsafat Ilmu 9. Filsafat Politik 10. Filsafat Hukum 11. Filsafat Cina Modern-Kontemporer 12. Filsafat India Modern-Kontemporer 13. Filsafat Kontemporer/Postmodernisme 14. Filsafat Islam (Islamologi) 15. Etikal 16. Filsafat Seni 17. Filsafat Manusia 18.. Etika 19. Bio Etika Medis 20. Metode Penelitian Sosial Humaniora 21. Filsafat Ketuhanan 22. Ilmu Perbandingan Agama 23. Bahasa Inggris Filsafat 24. Filsafat Bahasa 25. Hermenutika

Dalam kuliah filsafat, para calon sarjananya diharuskan untuk selalu membaca buku dan memperbaharui perbendaharaan berita. Hal ini menjadi suatu kewajiban untuk mendukung dan melatih mereka dalam berpikir kritis tentang realitas.

Hampir sebagian besar serjana Filsafat mampu bekerja dalam berbagai bidang pekerjaan. Beberapa bidang pekerjaan yang sering menjadi medan kerja para serjana filsafat adalah: 1. Kependidikan (Guru / Dosen) 2. Publikasi / Media (Wartawan / Reporter) 3. Analis Sosial 4. Politikus 5. Penasihat / Konselor 6. Rohaniawan / Pastor

Di Berbagai negara Eropa filsafat merupakan salah satu bidang ilmu pengetahuan yang mutlak dipelajari sebagai dasar dalam berpikir kritis tentang pengetahuan pada umumnya. Berdasarkan sejarahnya, gelar akademik serjana filsafat ini baru mulai dikenal pada abad pertengahan. Mulanya gelar ini hanya merupakan kewajiban akademik yang harus dimiliki oleh para calon pastor dan biarawan katolik. Para calon pastor diwajibkan untuk memiliki kualifikasi filsafat untuk mendasari cara berpikir kritis dalam mempelajari Allah sebagai Ens atau "ada" yang utama dalam ilmu Teologi. Namun dalam beberapa dekade terakhir, filsafat semakin banyak diminati oleh kalangan umum.

Di Indonesia terdapat beberapa Sekolah Tinggi Filsafat yang terkenal seperti Sekolah Tinggi Filsafat / STF Driyakara, Jakarta dan Templat:Sekolah Tinggi Filsafat Katolik/ STFK Ledalero, Maumere, NTT. Selain dua sekolah tinggi filsafat ini, terdapat pula beberapa sekolah tinggi filsafat lainya seperti di Papua, Malang, Pematangsiantar-Sumatera Utara yaitu STFT St. Yohanes atau Fakultas Filsafat Keilahian UNIKA St. Thomas. Beberapa universitas besar di Indonesia pun memiliki dan mengembangkan fakultas filsafat seperti Universitas Indonesia, Universitas Sanata Darma, Universitas Gajah Mada, Universitas Widya Mandiri, dan lain sebagainya.