A Mild

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
(Dialihkan dari Sampoerna A Mild)
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
A Mild
AMildLogo.jpg
Jenis produkRokok kretek
PemilikPT HM Sampoerna Tbk
Negara Indonesia
Diluncurkan19 Oktober 1990
Pasar Indonesia
Situs webwww.amild.com

A Mild adalah merek rokok kretek dengan filter berjenis mild (dengan ketebalan 7,5 milimeter) yang diproduksi di Indonesia oleh PT HM Sampoerna Tbk. Merek ini diluncurkan pada tanggal 19 Oktober 1990. Rokok ini dijual dalam kemasan yang direnggangkan, dua rokok panjang dan sepuluh rokok lebar, sementara batangnya digulung dengan kertas berwarna putih.

Merek rokok ini mempunyai kadar tar 14 mg dan nikotin 1 mg untuk jenis reguler berisi 12 dan 16 batang, serta kadar tar 18 mg dan nikotin 1.1 mg untuk jenis menthol. Lasermild kretek adalah terobosan inovasi rokok rendah tar dan nikotin yang diperkenalkan oleh PT HM Sampoerna Tbk. Sampoerna A Mild menduduki urutan keempat dalam daftar 10 merek rokok buatan Philip Morris dengan penjualan terbesar di dunia.[1]

PT HM Sampoerna pernah memiliki unit kegiatan pekerja dalam bentuk marching band yang didirikan pada tahun 1989. Grup ini seluruhnya beranggotakan 234 orang, sesuai dengan jumlah pelinting rokok Dji Sam Soe.[2] Pada awal tahun 1990, grup ini tampil di Pasadena, California, Amerika Serikat, dalam Rose Parade yang diadakan setiap tanggal 1 Januari menjelang babak final turnamen sepak bola Amerika yang diselenggarakan di stadion Rose Bowl. Bukan hal mudah untuk menjadi peserta Asia pertama yang bisa tampil dalam parade ini, karena harus bernegosiasi dengan panitia penyelenggara di Pasadena, serta mendapatkan izin dari Menteri Luar Negeri pada saat itu, Ali Alatas. Namun, unit kegiatan marching band PT HM Sampoerna mendapatkan penghargaan khusus karena belum pernah ada peserta dari Asia yang bisa tampil di even yang diselenggarakan setiap awal tahun ini. Bahkan, wali kota Los Angeles, Tom Bradley, memberikan apresiasi dan berterima kasih atas keikutsertaan unit kegiatan marching band PT HM Sampoerna sebagai peserta Asia pertama, bahkan sempat mencanangkan tanggal 30 Desember 1989 sebagai "The Indonesia Day".

Tidak berhenti sampai di situ. Unit kegiatan marching band PT HM Sampoerna juga diundang ke Disneyland Anaheim dan beberapa tempat lainnya di California. Hal ini rupanya telah berhasil mendongkrak citra perusahaan PT HM Sampoerna yang selama ini kalah pamor dengan perusahaan-perusahaan lainnya, walaupun Dji Sam Soe berada pada posisi yang sedikit di atas dari merek-merek setelahnya. Apalagi, PT HM Sampoerna merupakan perusahaan rokok kedua yang menjual modalnya melalui pasar saham setelah Gudang Garam, dan mengadakan IPO pada tanggal 15 Agustus 1990. Penyebab lainnya dari terdongkraknya citra perusahaan tersebut adalah jiwa nasionalisme yang ada pada dada Putera Sampoerna, generasi ketiga dari perusahaan keluarga ini. Ini lantaran cengkih yang merupakan campuran tembakau untuk rokok kretek mudah ditemukan di beberapa wilayah di Indonesia.

Rupanya, PT HM Sampoerna berhasil menemukan alternatif lain untuk membangun citra perusahaannya. Pada saat itu, minat masyarakat terhadap rokok kretek pernah mengalami sedikit penurunan, dan masyarakat agak berminat terhadap rokok putih yang dinilai lebih sehat dengan tar dan nikotin yang rendah (contoh : Marlboro, tar 13 mg dan nikotin 1 mg) serta dianggap lebih mempererat pergaulan di sekitar masyarakat. Apalagi, rokok putih memiliki pangsa pasar yang cukup baik di Sumatera. Oleh karena itu, PT HM Sampoerna menghadirkan inovasi baru rokok kretek sebagai upaya dalam mendongkrak citra perusahaannya dengan konsep tar dan nikotin yang lebih rendah. Maka, diluncurkanlah A Mild pada tanggal 19 Oktober 1990. Pembuatan iklan pertama A Mild diadakan di Gunung Bromo. A Mild mulai diperkenalkan kepada publik dengan moto "Taste The Future" melalui teknologi Lasermild Kretek, untuk mengajak masyarakat menuju masa depan dengan teknologi baru rokok kretek yang lebih sehat. Sehingga, banyak orang yang menjuluki A Mild sebagai "rokoknya marching band Indonesia". Walaupun tidak terlepas dari stigma negatif dari sebagian masyarakat, apalagi desainnya yang sedikit lebih tipis dari kebanyakan rokok kretek pada umumnya. Namun, perlahan-lahan, A Mild mulai diminati oleh beberapa kalangan masyarakat di tanah air.

Kemitraan dengan Perbasi[sunting | sunting sumber]

A Mild mulai merambah sektor olah raga dengan menjadi title sponsor Perbasi sejak 1994[3] melalui beberapa musim Kompetisi Bola Basket Utama (Kobatama) yang ditayangkan di SCTV hingga 1999. Sejak 2003, mulai diperkenalkan sistem kompetisi baru yaitu Liga Bola Basket Indonesia (IBL) yang dinaikkan satu tingkat selama beberapa musim hingga 2009, yang ditayangkan di berbagai stasiun televisi, antara lain : antv (2003-2004), Global TV (2005), dan Lativi (selanjutnya tvOne) (2006-2009), yang keseluruhannya dipandu oleh Helmy Yahya bersama para pakar yang ahli di bidang bola basket. Sistem final four mulai diberlakukan oleh Perbasi pada tahun 1999. A Mild juga mensponsori Liga Bola Basket Mahasiswa (Libama) di tingkat nasional untuk kategori pria dan kategori wanita.

Kemitraan dengan POBSI[sunting | sunting sumber]

A Mild menjadi title sponsor POBSI sejak 2002, melalui berbagai turnamen resmi yang ditayangkan di RCTI (Januari-Oktober 2002), antv (Oktober 2002-2003), Lativi (kini tvOne) (2004-2005), dan Metro TV (2006).[butuh rujukan]

Slogan[sunting | sunting sumber]

  • Taste The Future (1990-1992)
  • Others Can Only Follow (1992-1994, 2001-2005)
  • How Low Can You Go? (1994-1997)
  • Bukan Basa Basi (1997-2009)
  • Go Ahead (2009-sekarang)

Kampanye Iklan[sunting | sunting sumber]

  • Taste The Future (1990-1992)
  • How Low Can You Go? (1994-1997)
  • The Voice of Nation (1998-1999)
  • Others Can Only Follow (A Mild's 10th Anniversary, 2000-2002, 2007)
  • The Real Truth (A Mild's 12th Anniversary, 2002-2003)
  • Go With The Real Low (A Mild's 13th Anniversary, 2003-2004)
  • If Only Things Could Talk (A Mild's 14th Anniversary, 2004-2005)
  • Tanya Kenapa (2005-2008)
  • Freedom to Choose (2008-2009)
  • Go Ahead (2009-2015)
  • My Go Ahead (2016)
  • Nanti Juga Lo Paham (2017-2018)
  • Tapi Gue Jadi... (2019-sekarang)

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ https://www.media-server.com/m/instances/8hjnb6wm/items/29n825fv/assets/99mgy9zv/0/file.pdf, slide keempat
  2. ^ Kertajaya, Hermawan. "Masih Ingat Marching Band Sampoerna?" - trendmarching.or.id, diakses pada tanggal 28 Januari 2010
  3. ^ "Rokok Dilarang Jadi Sponsor" - jpnn.com, 24 Januari 2013

Pranala luar[sunting | sunting sumber]