Salim Sayyid Mengga
Artikel ini membahas seorang tokoh yang baru saja meninggal. Beberapa informasi, terutama seputar sebab kematian dan pemakamannya, dapat berubah sewaktu-waktu. |
Salim Sayyid Mengga | |
|---|---|
| Wakil Gubernur Sulawesi Barat ke-4 | |
| Masa jabatan 20 Februari 2025 – 31 Januari 2026 | |
| Presiden | Prabowo Subianto |
| Gubernur | Suhardi Duka |
| Anggota Dewan Perwakilan Rakyat | |
| Masa jabatan 1 Oktober 2009 – 24 Oktober 2016 | |
Pengganti Muhammad Afzal Mahfuz | |
| Grup parlemen | Fraksi Partai Demokrat |
| Daerah pemilihan | Sulawesi Barat |
| Panglima Komando Daerah Militer XV/Pattimura ke-17 | |
| Masa jabatan 2005–2006 | |
| Informasi pribadi | |
| Lahir | 24 Agustus 1951 Polewali, Sulawesi, Indonesia |
| Meninggal | 31 Januari 2026 (umur 74) Makassar, Sulawesi Selatan |
| Makam | Taman Makam Pahlawan Kalibata |
| Partai politik | NasDem (2018–2023, 2025–2026) Perindo (2023–2025) Demokrat (2008–2018) |
| Suami/istri | Hj. Fatmawaty |
| Anak | 3 |
| Orang tua |
|
| Kerabat | Aladin S. Mengga (adik) Kalma Katta (sepupu) Munafri Arifuddin (keponakan) Arismunandar Kalma (keponakan) |
| Almamater | AKABRI (1974) |
| Pekerjaan |
|
| Karier militer | |
| Pihak | Indonesia |
| Dinas/cabang | |
| Masa dinas | 1974–2006 |
| Pangkat | |
| Satuan | Kavaleri |
Salim Sayyid Mengga, akrab dipanggil Salim S. Mengga[1] (24 Agustus 1951 – 31 Januari 2026) adalah purnawirawan TNI Angkatan Darat dan politisi asal Sulawesi Barat. Ia menjabat sebagai Wakil Gubernur Sulawesi Barat periode 2025—2030, namun meninggal dunia pada 31 Januari 2026 di Rumah Sakit Siloam Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan.[2][3] Sebelumnya ia juga pernah menjabat sebagai Anggota DPR RI dari 2009 hingga 2016.
Salim, merupakan Alumni AKABRI tahun 1974 dari kecabangan Kavaleri. Pangkat terakhir ia yakni Mayor Jenderal, dan terakhir menjabat sebagai Panglima Komando Daerah Militer XV/Pattimura.[4]
Riwayat pendidikan
[sunting | sunting sumber]Salim lulus pendidikan dasar pada tahun 1964, dan pendidikan menengah pertama pada 1967. Kemudian melanjutkan pendidikan di SMA Kristen Berbentuan dari 1967 hingga 1970.[5]
Ia menempuh pendidikan militer di Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (AKABRI), dan lulus pada tahun 1974.[5]
Selanjutnya sederet kursus pendidikan militer, diantaranya Susarcab Kavaleri (1975), Sus Paharsat (1977), Sustar Danki (1979), Tarkor Bantem (1981), Suslapa Kavaleri (1984), Suagumil (1985), Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat/Seskoad (1990), Tarpers Gati (1991), Kursus Komandan Distrik Militer/Susdandim (1993), Kursus Tenaga Inti Sosial dan Politik/Susgati Sospol (1995), Suspaharsat (1997), dan yang terakhir Lembaga Ketahanan Nasional/Lemhanas (2001).[4]
Karier Militer
[sunting | sunting sumber]Komando Daerah Militer XIV/Hasanuddin (1975–1984)
[sunting | sunting sumber]Salim S. Mengga memulai karier militernya di Komando Daerah Militer XIV/Hasanuddin (Kodam XIV Hasanuddin) di Sulawesi Selatan. Ia menjabat sebagai Komandan Peleton Detasemen Kavaleri Yonkav 10 Kodam XIV/Hasanuddin dari 1975 hingga 1978, kemudian Komandan Peleton I Kompi 101 Yonkav 10 Kodam XIV/Hasanuddin dari tahun 1978 hingga 1981. Selanjutnya dipindahkan menjadi Komandan Kompi Markas Yonkav 10 Kodam XIV/Hasanuddin dari 1981 hingga 1983, dan terakhir menjadi Kepala Seksi 4 Logistik Yonkav 10 Kodam XIV/Hasanuddin dari 1983 hingga 1984[6]
Pusdikkav, Pussenkav dan Kodam IV/Diponegoro (1984–1997)
[sunting | sunting sumber]Salim kemudian pindah ke Jawa Barat menjadi Guru Militer Golongan IV Pusat Pendidikan Kavaleri (Pusdikkav) dari 1984 hingga 1985. Kemudian berpindah tugas di Pusat Kesenjataan Kavaleri sebagai Kepala Seksi Trakor Ditbinsen Pussenkav dari 1985 hingga 1986.[6]
Selanjutnya ia pindah ke Jawa Tengah menjadi Wakil Komandan Yonkav 2 Kodam IV/Diponegoro dari 1986 hingga 1989. Kemudian ke Kabupaten Pemalang di Komando Distrik Militer 0711, menjabat sebagai Kepala Staf Kodim 0711/Pemalang dari 1989 hingga 1990.[6]
Ia kembali ke Jawa Barat sebagai Guru Militer Golongan V Pusdikkav dari 1990 hingga 1991. Tak lama berselang sekitar 1 tahun, ia ke Komando Daerah Militer IV/Diponegoro sebagai Komandan Yonkav 2 Kodam IV/Diponegoro (1991—1993) dan Komandan Kodim 0716/Demak (1993—1994). Ia beralih kembali Komando Daerah Militer IV/Diponegoro menjadi Wakil Asisten Sosial dan Politik Kasdam IV/Diponegoro (1994—1995), kemudian menjadi Asisten Sosial dan Politik Kasdam IV/Diponegoro (1995—1997).[6]
Danrem, Kasdam, Pangdam (1997–2006)
[sunting | sunting sumber]Ia iangkat menjadi Komandan Komando Resor Militer 141 selama 4 tahun (1997—2001). Selanjutnya, kembali ke Pusdikkav sebagai Komandan Pusat Kesenjataan Kavaleri dari 2001 hingga 2003, dan berikutnya diangkat menjadi Kepala Staf Komando Daerah Militer (Kasdam) IV/Diponegoro (2003). Selanjutnya menjadi Wakil Komandan Komando Pembina Doktrin, Pendidikan dan Latihan Angkatan Darat (2003—2005). Terakhir, ia diangkat menjadi Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XV/Pattimura dari 2005 hingga 2006.[6]
Karier Politik
[sunting | sunting sumber]Pencalonan Gubernur Sulawesi Barat (2006)
[sunting | sunting sumber]Usai pensiun dari militer, Salim S. Mengga mencalonkan diri sebagai Calon Gubernur Sulawesi Barat pada Pemilihan umum Gubernur Sulawesi Barat 2006. Ia berpasangan dengan A. Hatta Dai, namun ia tidak terpilih karena hanya memperoleh 23.24% atau 146.774 suara.[7]
Dewan Perwakilan Rakyat (2009–2006)
[sunting | sunting sumber]Ia mengawali karier politiknya dengan bergabung ke Partai Demokrat. Ia menjadi Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR RI) periode 2009–2014 dengan perolehan suara 50.354, tertinggi di daerah pemilihan Sulawesi Barat.[8] Pada periode ini, ia ditempatkan di Komisi I. Pada periode 2009–2014, ia berhasil kembali terpilih menjadi Anggota DPR RI dengan perolehan suara 51.168.[9]
Ia kembali mencalonkan diri dalam pemilihan legislatif 2024, dari Partai Persatuan Indonesia.[5]
Pencalonan Gubernur, Wakil Gubernur, dan Bupati (2016–2024)
[sunting | sunting sumber]Pada Oktober 2016, ia mengundurkan diri sebagai Anggota DPR RI, karena ikut dalam pemilihan kepala daerah (pilkada) Gubernur Sulawesi Barat 2017.[10] Ia berpasangan dengan Hasanuddin Mashud pada pilkada Gubernur Sulawesi Barat 2017, namun hanya memperoleh 146.774 suara atau 23.24%.[11]
Selanjutnya, ia mencalonkan diri dalam pemilihan Bupati Polewali Mandar 2018. Ia berpasangan dengan Marwan dan memperoleh 97.889 suara atau 44,65% dari kesuluruhan persentase pemilih.[12]. Selanjutnya pada tahun 2024, ia kembali mencalonkan diri di pilkada Sulawesi Barat 2024 sebagai calon wakil gubernur. Ia berpasangan dengan Suhardi Duka, rivalnya pada pilgub 2017.[6] Mereka memenangkan pilkada dengan peroleh suara 337.512 atau 46,18% dari keseluruhan pemilih.[13]
Wakil Gubernur Sulawesi Barat (2025–2026)
[sunting | sunting sumber]Ia dilantik sebagai Wakil Gubernur Sulawesi Barat serentak dengan kepala dan wakil kepala daerah lain seluruh Indonesia pada 20 Februari 2025. Ia adalah Wakil Gubernur tertua se-Indonesia dengan usia 73 tahun, 180 hari pada saat dilantik.[14] Namun ia wafat di tengah masa jabatan, setelah kurang dari setahun menjabat.[2]
Kehidupan pribadi
[sunting | sunting sumber]Ia adalah anak dari S. Mengga, tokoh pejuang kemerdekaan dan purnawirawan tentara. Ia juga mempunyai adik yang pernah menjabat sebagai Wakil Gubernur Sulawesi Barat periode 2011–2016.[4]
Kematian
[sunting | sunting sumber]Salim S Megga meninggal pada tanggal 31 Januari 2026 di Rumah Sakit Siloam Makassar.[15] Ia dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata Jakarta Selatan.[16]
Penghargaan
[sunting | sunting sumber]| Baris ke-1 | Bintang Kartika Eka Paksi Pratama | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Baris ke-2 | Bintang Yudha Dharma Nararya | Bintang Kartika Eka Paksi Nararya | Satyalancana Kesetiaan 24 Tahun | ||||||
| Baris ke-3 | Satyalancana Kesetiaan 16 Tahun | Satyalancana Kesetiaan 8 Tahun | Satyalancana Dwidya Sistha | ||||||
Sejarah elektoral
[sunting | sunting sumber]Legislatif
[sunting | sunting sumber]| Pemilu | Lembaga legislatif | Dapil | Partai | Perolehan suara | Hasil | |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 2009 | Dewan Perwakilan Rakyat (DPR RI) | Sulawesi Barat | Demokrat | 50.354[8] | ||
| 2014 | Dewan Perwakilan Rakyat (DPR RI) | Sulawesi Barat | Demokrat | 51.168[9] | ||
| 2024 | Dewan Perwakilan Rakyat (DPR RI) | Sulawesi Barat | Perindo | Tidak diketahui | ||
Eksekutif
[sunting | sunting sumber]| Pilkada | Kandidat | Nomor Urut |
Calon Kepala Daerah |
Calon Wakil Kepala Daerah |
Perolehan suara | ||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Suara | Persen | Hasil | |||||
| 2006 | Gubernur Sulawesi Barat | 3 | Salim S. Mengga | A. Hatta Dai | 165.601 | 34.31% | |
| 2011 | Gubernur Sulawesi Barat | 1 | Salim S. Mengga | Abd. Jawas Gani | 110.905 | 18,29% | |
| 2017 | Gubernur Sulawesi Barat | 2 | Salim S. Mengga | Hasanuddin Mashud | 165.061 | 34,31% | |
| 2018 | Bupati Polewali Mandar | 1 | Salim S. Mengga | Marwan | 97.889 | 44,65% | |
| 2024 | Wakil Gubernur Sulawesi Barat | 3 | Suhardi Duka | Salim S. Mengga | 337.512 | 46,18% | |
Referensi
[sunting | sunting sumber]- ↑ "Profil Salim S. Menggah". Merdeka.com. Diakses tanggal 2 Desember 2025.
- 1 2 "Wakil Gubernur Sulawesi Barat Meninggal Dunia, Akan Dimakamkan di Jakarta". www.liputan6.com. Diakses tanggal 31 Januari 2026.
- ↑ "Daftar Lengkap 481 Pasangan Kepala Daerah Dilantik Prabowo Hari Ini". cnnindonesia.com. 20 Februari 2025. Diakses tanggal 20 Februari 2025.
- 1 2 3 Himawan; Meiliana, Diamanty (18 Februari 2025). "Profil Wakil Gubernur Sulawesi Barat Salim S. Mengga, Purnawirawan TNI Berpangkat Majyen". Kompas.com. Diakses tanggal 2 Desember 2025.
- 1 2 3 "Profil Calon Anggota Legislatif DPR RI: Mayjen TNI (Purn.) Salim S. Mengga". Lezen.id. 2023. Diakses tanggal 2 Desember 2025.
- 1 2 3 4 5 6 Fadilah, Raihan (5 September 2024). Pasaribu, Alviansyah (ed.). "Profil Salim S Mengga dalam bursa Cawagub Sulbar di Pilkada 2024". AntaraNews. Diakses tanggal 2 Desember 2025.
- ↑ Keputusan Komisi Pemilihan Umum Provinsi Sulawesi Barat Nomor: 101 Tahun 2022 tentang Perubahan Keputusan Komisi Pemilihan Umum Provinsi Sulawesi Barat No. 82/PR.01.3- KPT/76/PROV/XII/2020 Tentang Rencana Strategis Komisi Pemilihan Umum Provinsi Sulawesi Barat Tahun 2020-2024
- 1 2 "Perolehan suara Anggota DPR RI 2009–2014 daerah pemilihan Sulawesi Barat". Pemilu Asia. 2009. Diakses tanggal 2 Desember 2025.
- 1 2 "Calon Anggota DPR Terpilih Fraksi Partai Demokrat Periode 2009–2014" (PDF). Komisi Pemilihan Umum. 2014. Diakses tanggal 2 Desember 2025.
- ↑ M. Iqbal (9 Oktober 2016). "Wajib Mundur, Ini 7 Anggota DPR yang Maju Pilkada 2017". detik.com. Diakses tanggal 2 Desember 2025.
- ↑ Rekapitulasi Tingkat Provinsi Selesai, ABM-Enny Unggul 1,90 Persen - KPU Provinsi Sulbar
- ↑ INFO PEMILU KPU - Penetapan Hasil Pilkada Kabupaten Polewali Mandar 2018 - KPU Kabupaten Polewari Mandar
- ↑ "Perolehan Suara Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Barat 2024". Radio Republik Indonesia. 8 Desember 2024. Diakses tanggal 2 Desember 2025.
- ↑ STWN TV (12 Maret 2025), 5 Wakil Gubernur Tertua di Indonesia, diakses tanggal 2 Desember 2025
- ↑ "Wagub Sulbar Meninggal di RS Siloam Makassar". AntaraNews Kupang. 31 Januari 2026. Diakses tanggal 5 Februari 2026.
- ↑ "Jenazah Wagub Sulbar Salim S. Mengga Dimakamkan di TMP Kalibata". KumparanNews. 1 Februari 2026. Diakses tanggal 5 Februari 2026.
| Jabatan politik | ||
|---|---|---|
| Jabatan lowong Terakhir dijabat oleh Enny Anggraeny Anwar |
Wakil Gubernur Sulawesi Barat 2025–2026 |
Belum ditentukan |
| Jabatan militer | ||
| Didahului oleh: Mayjen TNI Syarifuddin Sumah |
Panglima Komando Daerah Militer XV/Pattimura 2005–2006 |
Diteruskan oleh: Mayjen TNI Sudarmaidy Soebandi |
- Kematian
- Peristiwa terkini
- Kelahiran 1951
- Kematian 2026
- Meninggal usia 74
- Tokoh TNI
- Tokoh militer Indonesia
- Tokoh Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat
- Tokoh Mandar
- Tokoh Sulawesi Barat
- Tokoh dari Polewali Mandar
- Anggota DPR RI 2009–2014
- Anggota DPR RI 2014–2019
- Politikus Indonesia
- Politikus Partai Nasional Demokrat
- Wakil Gubernur Sulawesi Barat
- Panglima Komando Daerah Militer XV/Pattimura
- Alumni Akademi Militer 1974



