Sa'id bin Jubair

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Sa'id bin Jubair (bahasa Arab: سعيد بن جبير‎) adalah seorang tabi'in, ulama ahli tafsir dan sahabat Ibnu Abbas.[1] Nama panggilannya (kunya) adalah Abu Muhammad dan ia juga dipanggil dengan Abu Abdullah.[2]

Sa'id bin Jubair meriwayatkan hadits dari Anas bin Malik, Adh-Dhahhak bin Qais, Ibnu az-Zubair, Ibnu Abbas, Ibnu Umar dan lain sebagainya.[3]

Sedangkan yang meriwayatkan darinya adalah Abdul Malik dan Abdullah, yang merupakan kedua putranya, Ya'la bin Hakim, Ya'la bin Muslim, Abu Ishaq As-Sabi'i dan lain sebagainya.[3]

Sa'id bin Jubair ikut serta bersama Ibnul Asy'ats untuk memerangi Al-Hajjaj bin Yusuf dan pasukannya namun Sa'id dan pasukan Ibnul Asy'ats menderita kekalahan. Setelah itu Sa'id bersembunyi dan berpindah-pindah tempat, akan tetapi ia tertangkap oleh anak buah Al-Hajjaj dan selanjutnya ia dibawa kepada Al-Hajjaj.[4] Sa'id kemudian dibunuh pada bulan Sya'ban tahun 95 H[2] atas perintah Al-Hajjaj bin Yusuf.[5]

Catatan kaki[sunting | sunting sumber]

  1. ^ An-Naisaburi, Al-Hafizh, Al-'Allamah Al-Faqih Ibnul Mundzir (2012). Al-Ijma'. Penerjemah Darwis, Lc. Akbar Media. hlm. 150. ISBN 6029215175, 9786029215175. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2021-08-15. Diakses tanggal 2021-08-15. 
  2. ^ a b Farid 2006, hlm. 45.
  3. ^ a b Farid 2006, hlm. 54.
  4. ^ Farid 2006, hlm. 49.
  5. ^ Farid 2006, hlm. 50.

Referensi[sunting | sunting sumber]