SMP Stella Duce 1 Yogyakarta

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
SMP Stella Duce 1 Yogyakarta
SMP Stella Duce 1 Yogyakarta
Logo Stella Duce 1 Yogyakarta
Informasi
Didirikan1 Juli 1947
JenisSwasta
AkreditasiA
Kepala SekolahDra. A. Dewi Kunti Reknowati
Jumlah kelas6 kelas setiap tingkat
Jumlah siswa665 siswa
Alamat
LokasiJalan Dagen No. 32, Gedong Tengen, Kota Yogyakarta, DI. Yogyakarta, Indonesia
Tel./Faks.(0274) 587374
Moto

SMP Stella Duce 1 Yogyakarta adalah Sekolah Terletak Di Kawasan Wisata Malioboro SMP ini merupakan salah satu SMP favorit di Yogyakarta dan terkenal oleh karena prestasi-prestasi yang telah diraih, baik dalam bidang akademik maupun non-akademik. Selain didukung oleh letak yang strategis, sekolah ini juga memiliki kondisi lingkungan yang nyaman dan kondusif guna mendukung proses belajar mengajar di sekolah. Nama Stella Duce diambil dari kata “Stella” yang berarti bintang dan “Duce” yang artinya pemimpin atau penuntun. Jadi, nama Stella Duce dapat diartikan sebagai bintang penuntun, dengan harapan sekolah dapat mendampingi para siswanya menjadi bintang penuntun bagi generasi muda lain dan dapat menghantarkan mereka menjadi pribadi dewasa yang utuh.

Sejarah Singkat[sunting | sunting sumber]

SMP Stella Duce 1 Yogyakarta didirikan oleh Sr. Tarcisius, CB., pada tanggal 1 Juli 1947. Piagam pengakuan dari pemerintah diperoleh pada tanggal 1 Agustus 1949 dengan nama SMK Stella Duce dengan Surat Keputusan Menteri P & K No. 77675/BI. 1/8. Nama Stella Duce diambil dari kata “Stella” yang berarti bintang dan “Duce” artinya pemimpin atau penuntun, jadi nama Stella Duce dapat diartikan sebagai bintang penuntun, dengan harapan sekolah dapat mendampingi para siswanya menjadi bintang penuntun bagi generasi muda lain dan dapat menghantarkan mereka menjadi pribadi dewasa yang utuh.

Bulan Desember 1948 sekolah terpaksa ditutup karena terjadi “clash II”, tepatnya sejak tanggal 9 Desember 1948 karena kota Yogyakarta diduduki oleh Belanda. Situasi kota yang tidak aman membuat para siswa tidak mempunyai keberanian untuk masuk sekolah.

Pada tanggal 29 Juni 1949, Tentara Nasional Indonesia berhasil mengusir Belanda. Karena kota Yogyakarta dirasa sudah kembali aman dan bersih dari tentara Belanda, maka tanggal 1 Agustus 1949 Sr. Chatarina, CB., dan Sr. Bernadia, CB., membuka kembali SMK Putri Stella Duce. Pada saat itu banyak sekolah yang masih tutup sehingga sekolah ini kebanjiran siswa. Tidak seluruh siswa yang masuk dapat tertampung, maka dilakukanlah kerjasama dengan Kongregasi Bruder-Bruder OO di Kidul Loji agar siswa putra dapat ditampung di sekolah Pangudi Luhur. SMK Stella Duce hanya mengelola siswa putri yang pada waktu itu hanya berjumlah 6 kelas. Untuk membina siswa sebanyak itu, sekolah terpaksa meminjam ruang garasi RRI di Kotabaru untuk siswa kelas II sedangkan siswa lainnya menempati ruangan di SMA Stella Duce Jalan Sabirin Kotabaru. Pada tahun itu pula sekolah mendapat piagam penghargaan dan subsidi penuh dari pemerintah.

Pada tahun 1953 Sr. Tarcisius, CB., Kepala Sekolah saat itu, dipindahtugaskan ke Lahat, Sumatra Selatan dan kepimpinan diserahkan kepada Sr. Leonardi, CB. Seiring dengan perkembangan zaman dan kebutuhan sekolah yang membutuhkan ruang dan lokasi yang lebih luas, maka pada bulan September 1960 didirikanlah SMK Putri Stella Duce di Bumijo yang berdampingan dengan SD Tarakanita.

Pada tahun 1961 Sr. Leonardi, CB dipindahtugaskan ke Lahat menggantikan Sr. Tarcisius, CB yang dipindahtugaskan ke Jakarta. Kepemimpinan sekolah kemudian dijabat oleh Sr. Godelive, CB. Pada tahun 1962 karena kondisi kesehatan Sr. Godelive, CB maka kepemimpinan dipercayakan kepada Bapak C. Suwarno seorang awam yang telah cukup lama berkarya sebagai guru di SMK Stella Duce. Tahun 1971 Bapak C. Suwarno pension maka kepemimpinan diserahkan kepada Sr. Milburga, CB.

Pada tanggal 1 Oktober 1972 SMK Putri Stella Duce berganti nama menjadi SMP Putri Stella Duce dan lokasi sekolah dipindahkan ke jalan Dagen sampai sekarang. Dengan Surat Keputusan No. 046/SM/80 sekolah mendapat izin untuk menerima siswa putra.

Pada tahun 1991 ada kebijakan dari Yayasan Tarakanita tentang perubahan nama yang dikukuhkan oleh Mendikbud dengan SK No. 015/113/II/kpts/1991 tertanggal 31 Januari 1991, perubahan nama tersebut antara lain: SMP Stella Duce Tarakanita menjadi SMP Stella Duce 1 sedangkan SMP Stella Duce Carolus Borromeus menjadi SMP Stella Duce 2.

SMP Stella Duce 1 didirikan oleh Sr. Chatarina, CB dan Sr. Bernadia, CB pada tanggal 1 Juli 1947, mengalami beberapa kali pergantian kepala sekolah. Adapun tahun serta nama-nama kepala sekolah sebagai berikut.

  • 1947-1953: Sr. Tarcius, CB
  • 1953-1961: Sr. Leonardi, CB
  • 1961-1962: Sr. Godelive, CB
  • 1962-1970: C. Suwarno
  • 1970-1993: Dra. Sr. Milburga, CB
  • 1993-1994: M. Djuwardijanto, BA
  • 1994-1997: Dra. Sr. Milburga, CB
  • 1997-2002: Dra. Sr. Rosarie, CB
  • 2002-2004: Drs. F. Wakidjan, MM
  • 2004-2005: PY. Lily Puspitawati, BA
  • 2005-2011: Drs. C. Haryono
  • 2011-2014: Dra. S. Listyawati Sri Nugrahaningsih
  • 2014-2015: Y. Sulistya Adventyas, S.Pd

Fasilitas[sunting | sunting sumber]

Laboratorium
  • Ruang kelas (18 ruang kelas)

Berbeda dengan sekolah-sekolah pada umumnya, sekolah ini memiliki penamaan ruang kelas yang unik. Penamaan ruang kelas tidak lagi menggunakan alfabet (A,B,C,D), namun lebih memilih pada nama-nama budaya, seni (unsur-unsur tari, wayang), maupun sumber-sumber kehidupan (bumi, air, tanah). Setiap tahun selalu ada perubahan pada penamaan ruang kelas.

  • LCD dan proyektor

Sekolah menyediakan LCD dan proyektor di setiap ruang kelas. Fasilitas tersebut bertujuan untuk membantu guru dan siswa di dalam proses belajar-mengajar.

  • Kipas angin

Sekolah menyediakan kipas angin di setiap ruang kelas. Sekolah ini sengaja untuk tidak menggunakan AC (Air Conditioner) di ruang kelas untuk mendidik siswa-siswi berperilaku go-green dan mencegah global warming.

  • Laboratorium, terdiri dari:
    • Laboratorium Fisika
    • Laboratorium Matematika
    • Laboratorium Bahasa
    • Laboratorium Biologi
    • Laboratorium Komputer
  • Perpustakaan
  • Ruang Membatik
  • Aula
  • Lapangan (Unit 1 dan Unit 2)
  • Kantin
  • Wi-Fi (internet)

Untuk penggunaan HP (handphone), sekolah tidak mengizinkan siswa-siswi untuk membawa HP ke sekolah. Peraturan ini bertujuan untuk menanamkan kepada siswa-siswi tentang nilai-nilai kehidupan bersosial dan juga mencegah terjadinya hal-hal negatif. Sekolah juga tetap memberikan solusi terhadap kebijakan ini, yaitu dengan menyediakan fasilitas telepon sekolah dan peminjaman HP bagi siswa-siswi yang benar-benar membutuhkan.

Jam Belajar[sunting | sunting sumber]

Jam belajar di sekolah ini dimulai pada hari Senin-Jumat, pada pukul 07.00 pagi sampai dengan pukul 13.30. Selain itu, bagi siswa-siswi kelas 7,8, dan 9 yang secara akademis masih kurang, sekolah akan melakukan pendampingan khusus (tambahan belajar).

Hari Sabtu adalah hari libur untuk siswa-siswi SMP Stella Duce 1. Hal ini bertujuan agar siswa-siswi mendapatkan waktu untuk beristirahat di rumah dan juga dapat memanfaatkan waktu tersebut untuk belajar mandiri di rumah masing-masing.

Kegiatan Ekstrakurikuler[sunting | sunting sumber]

Di SMP Stella Duce 1, terdapat berbagai macam kegiatan ekstrakurikuler, baik dalam bidang eksak, budaya, maupun olahraga. Berikut adalah kegiatan ekstrakurikuler yang terdapat di SMP Stella Duce 1.

  • Percakapan Bahasa Inggris
  • Percakapan Bahasa Mandarin
  • Paduan Suara
  • Basket
  • Jurnalistik
  • KIR Biologi
  • KIR Fisika
  • Karawitan
  • Fotografi
  • Ansamble Musik
  • Robotika
  • Olimpiade Biologi
  • Olimpiade Fisika
  • Olimpiade Sains dan Matematika

Biaya Sekolah[sunting | sunting sumber]

Biaya sekolah di SMP Stella Duce 1 sangat bervariasi, tergantung dari kemampuan orang tua dan hasil wawancara ketika awal penerimaan siswa-siswi baru. Sistem seperti ini berfungsi agar siswa-siswi yang berasal dari perekonomian keluarga yang mampu dapat membantu menutupi biaya – biaya operasional bagi siswa-siswi dengan kondisi perekonomiannya kurang mampu. Sistem ini disebut juga sistem subsidi-silang.

SMP Stella Duce 1 juga tidak menutup kemungkinan akan adanya beasiswa dari pemerintah bagi siswa-siswi yang berprestasi dan kurang mampu.

Prestasi[sunting | sunting sumber]

Sekolah Pelopor Pengguna Batik Karya Sendiri

Siswa – siswi SMP Stella Duce 1 mempunyai segudang prestasi, baik di bidang olahraga maupun non-olahraga. Untuk bidang olahraga, SMP Stella Duce 1 ini telah menjadi juara berturut-turut event basket Junior DBL 2013 (putra dan putri) dan berbagai event basket di tingkat daerah lainya. Untuk prestasi non-olahraga, salah satu yang pernah diraih oleh sekolah ini adalah SMP Stella Duce 1 telah mencetak rekor MURI sebagai pelopor sekolah pengguna batik buatan siswa – siswinya sendiri. Pada hari Selasa, siswa-siswi di sekolah ini menggunakan batik buatan sendiri.

Pranala luar[sunting | sunting sumber]