SMP Negeri 47 Bandung

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
SMP Negeri 47 Bandung
Sekolah Menengah Pertama Negeri 47 Kota Bandung
Informasi
Didirikan

1965 (SMP Negeri Pasirkaliki Cimahi)

1970/1978 (SMP 47)
Jenis Negeri
Akreditasi A
Nomor Statistik Sekolah 201026003018
Nomor Pokok Sekolah Nasional 20219382
Rentang kelas VII, VIII, IX
Jumlah siswa 930 siswa
Status Sekolah Standar Nasional
Nilai masuk terendah 270 (2015)
Alamat
Lokasi Jalan Budi Cilember No. 19 B RT 01/04, Kelurahan Sukaraja, Kecamatan Cicendo, Bandung 40175, Jawa Barat, Bendera Indonesia Indonesia
Tel./Faks. Telp. +62-22-6652284
Fax. +62-22-6652284
Moto

SMP Negeri 47 Bandung merupakan sekolah menengah pertama negeri yang berada di Kota Bandung, Jawa Barat, Indonesia. Berlokasi di Jalan Budi Cilember No. 19 B RT 01/04, Kelurahan Sukaraja, Kecamatan Cicendo, Kota Bandung[1]. Masa pendidikan di SMP Negeri 47 Bandung ditempuh dalam waktu tiga tahun pelajaran, mulai dari kelas VII hingga kelas IX, seperti pada umumnya masa pendidikan sekolah menengah pertama di Indonesia.

Letak posisi SMP 47 bersampingan dengan SMK Negeri 11 Bandung dan berada di Wilayah Kota Bandung bagian paling barat yang berdekatan dengan Kota Cimahi dan sebelah timur bersebelahan dengan Bandara Husein Sastranegara. SMP 47 memiliki 24 Rombongan belajar, yang melakukan KBM pada pagi hari. Jumlah pendidik 64 orang dan tenaga kependidikan berjumlah 15 orang. Adapun jumlah siswanya sebanyak 930 siswa.

Sejarah[sunting | sunting sumber]

SMP Negeri 47 Bandung berdiri pada tahun 1965 yang dulu bernama SMP Negeri Pasir Kaliki Cimahi yang berlokasi di Jalan Budi Cilember. Pada tahun 1970/1978 berubah nama menjadi SMP Negeri 47 Bandung berdasarkan SK Nomor : 0208/0/1970 dari Dinas Pendidikan Kota Bandung.

Cluster[sunting | sunting sumber]

SMP Negeri 47 Kota Bandung termasuk dalam kategori SMP Negeri Cluster 3, namun sebelum tahun ajaran 2011-2012 SMP Negeri 47 Kota Bandung termasuk kategori Cluster 4.

Dalam setiap penerimaan siswa baru (PSB) di Kota Bandung baik itu SMP negeri maupun SMA negeri menggunakkan sistem cluster 1 hingga cluster 4, sedangkan SMK negeri tidak menggunakkan sistem cluster. Namun, sejak tahun ajaran 2011/2012 sekolah yang termasuk dalam kategori cluster 4 dinaikkan statusnya menjadi cluster 3. Begitu pula sekolah lain yang apabila telah memenuhi kriteria menjadi cluster 1 atau cluster 2 maka statusnya dinaikkan dari cluster sebelumnya, kecuali SMP Negeri 2, SMP Negeri 5, SMP Negeri 13, SMA Negeri 3, SMA Negeri 5, dan SMA Negeri 8 yang statusnya telah RSBI. Setelah RSBI dihapus maka status keenam sekolah yang tersebut kembali dalam cluster 1.

Fasilitas[sunting | sunting sumber]

  • Masjid
  • Perpustakaan
  • Ruang Kelas
  • Laboratorium Komputer
  • Laboratorium Bahasa
  • Laboratorium IPA
  • Ruang Piket
  • Ruang Kelas
  • Ruang Kepala Sekolah
  • Ruang Wakil Kepala Sekolah
  • Ruang Guru
  • Ruang Bimbingan Konseling
  • Ruang Kesehatan (UKS)
  • Ruang Kesenian
  • Ruang Ekstra Kulikuler
  • Ruang Serba Guna
  • Mading
  • Koperasi
  • Kantin
  • Lapangan Upacara dan Olahraga

Ekstrakurikuler[sunting | sunting sumber]

  • Remaja Islam Masjid
  • Palang Merah Remaja (PMR)
  • Pramuka
  • Basket
  • Futsal
  • Paduan suara
  • Karawitan
  • Angklung
  • Seni Tari
  • Bola Voli
  • Jurnalistik
  • KIR
  • Karate
  • Taekwondo

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. "Referensi Data Sekolah". Diakses tanggal 16-01-2016.  Periksa nilai tanggal di: |access-date= (bantuan)