SMP Negeri 42 Bandung

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jump to navigation Jump to search
SMP Negeri 42 Bandung
Sekolah Menengah Pertama Negeri 42 Kota Bandung
Informasi
Didirikan 1994
Jenis Negeri
Akreditasi A
Nomor Statistik Sekolah 201026025214
Nomor Pokok Sekolah Nasional 20219399
Kepala Sekolah Drs. H. Agus Komar, M.M
Rentang kelas VII, VIII, IX
Status Sekolah Standar Nasional
Nilai masuk terendah 250,0 (2015)
Alamat
Lokasi Jalan Manjahlega Rancasari, Kelurahan Margasari, Kecamatan Buahbatu, Bandung 40286, Jawa Barat, Bendera Indonesia Indonesia
Tel./Faks. Telp. +62-22-7565864
Fax. +62-22-7565864
Moto

SMP Negeri 42 Bandung merupakan sekolah menengah pertama negeri yang berada di Kota Bandung, Jawa Barat, Indonesia. Berlokasi di Jalan Manjahlega Rancasari, Kelurahan Margasari, Kecamatan Buahbatu, Kota Bandung[1]. Masa pendidikan di SMP Negeri 42 Bandung ditempuh dalam waktu tiga tahun pelajaran, mulai dari kelas VII hingga kelas IX, seperti pada umumnya masa pendidikan sekolah menengah pertama di Indonesia.

Tidak jauh dari SMP Negeri 42 Bandung, terdapat pula SMP Negeri 48 Bandung yang beralamat di Jalan Batu Raden VIII No.19 dan SMP Negeri 51 Bandung yang beralamat Jalan Derwati Rancasari, meskipun hanya berjarak beberapa ratus meter, ketiga SMP negeri ini saling hidup rukun sebagai sekolah yang bertetangga dan dalam bidang prestasi pun ketiga sekolah ini bersaing secara sehat.

Sejarah[sunting | sunting sumber]

SMP Negeri 42 Bandung berdiri tanggal 5 Oktober 1994 berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor : 0259/0/1994 tertanggal 5 Oktober 1994 dan No. SK. Operasional : 0259/0/1994 tertanggal No. SK. Operasional : 1994-10-05 (5 Oktober 1994)

Cluster[sunting | sunting sumber]

SMP Negeri 42 Kota Bandung termasuk dalam kategori SMP Negeri Cluster 3, namun sebelum tahun ajaran 2011-2012 SMP Negeri 42 Kota Bandung termasuk kategori Cluster 4.

Dalam setiap penerimaan siswa baru (PSB) di Kota Bandung baik itu SMP negeri maupun SMA negeri menggunakkan sistem cluster 1 hingga cluster 4, sedangkan SMK negeri tidak menggunakkan sistem cluster. Namun, sejak tahun ajaran 2011/2012 sekolah yang termasuk dalam kategori cluster 4 dinaikkan statusnya menjadi cluster 3. Begitu pula sekolah lain yang apabila telah memenuhi kriteria menjadi cluster 1 atau cluster 2 maka statusnya dinaikkan dari cluster sebelumnya, kecuali SMP Negeri 2, SMP Negeri 5, SMP Negeri 13, SMA Negeri 3, SMA Negeri 5, dan SMA Negeri 8 yang statusnya telah RSBI. Setelah RSBI dihapus maka status keenam sekolah yang tersebut kembali dalam cluster 1.

Fasilitas[sunting | sunting sumber]

  • Masjid
  • Perpustakaan
  • Ruang Kelas
  • Laboratorium Komputer
  • Laboratorium Bahasa
  • Laboratorium IPA
  • Ruang Piket
  • Ruang Kelas
  • Ruang Kepala Sekolah
  • Ruang Wakil Kepala Sekolah
  • Ruang Guru
  • Ruang Bimbingan Konseling
  • Ruang Kesehatan (UKS)
  • Ruang Kesenian
  • Ruang Ekstra Kulikuler
  • Ruang Serba Guna
  • Mading
  • Koperasi
  • Kantin
  • Lapangan Upacara dan Olahraga

Ekstrakurikuler[sunting | sunting sumber]

  • Remaja Islam Masjid
  • Palang Merah Remaja (PMR)
  • Pramuka
  • Basket
  • Futsal
  • Paduan suara
  • Karawitan
  • Angklung
  • Seni Tari
  • Bola Voli
  • Jurnalistik
  • KIR
  • Karate
  • Taekwondo

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. "Referensi Data Sekolah". Diakses tanggal 16-01-2016.