SMP Negeri 24 Bandung

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
SMP Negeri 24 Bandung
Sekolah Menegah Pertama Negeri 24 Kota Bandung
Informasi
Didirikan 1979
Jenis Negeri
Akreditasi A
Nomor Pokok Sekolah Nasional 20219410
Kepala Sekolah Hj. Ais Widaningrum, S.Pd,M.MPd.
Rentang kelas VII, VIII, IX
Status Sekolah Standar Nasional
Nilai masuk terendah 247,0 (2015)
Alamat
Lokasi Jalan Sukamulya No. 33, Kelurahan Sukaasih, Kecamatan Bojongloa Kaler, Bandung 40233, Jawa Barat, Bendera Indonesia Indonesia
Tel./Faks. Telp. +62-22-6015090
Fax. +62-22-6015090
Moto
Moto Siap Bisa, Pasti Bisa

SMP Negeri 24 Bandung merupakan sekolah menengah pertama negeri yang berada di Kota Bandung, Jawa Barat, Indonesia. Berlokasi di Jalan Sukamulya No. 33, Kelurahan Sukaasih, Kecamatan Bojongloa Kaler, Kota Bandung[1]. Masa pendidikan di SMP Negeri 24 Bandung ditempuh dalam waktu tiga tahun pelajaran, mulai dari kelas VII hingga kelas IX, seperti pada umumnya masa pendidikan sekolah menengah pertama di Indonesia.

Tidak jauh dari SMP Negeri 24 Bandung, terdapat pula SMP Negeri 33 Bandung yang beralamat di Jalan Babakan Tarogong No. 78, meskipun hanya berjarak beberapa ratus meter dan masih dalam kecamatan yang sama, kedua SMP negeri ini saling hidup rukun sebagai sekolah yang bertetangga dan dalam bidang prestasi pun kedua sekolah ini bersaing secara sehat.

Sejarah[sunting | sunting sumber]

SMP Negeri 24 Bandung dahulu bernama SKPPN III Bandung yang beralamat di Jl. Cibadak No. 202 Bandung. Pada tanggal 27 Februari 1979 SKPPN III dibubarkan dan berubah nama menjadi SMP Negeri 24 Bandung. Pada bulan Februari 1984, SMP Negeri 24 Bandung pindah lokasi ke Jl. Sukamulya No. 33 Bandung.

Cluster[sunting | sunting sumber]

SMP Negeri 24 Kota Bandung termasuk dalam kategori SMP Negeri Cluster 2, namun sebelum tahun ajaran 2011-2012 SMP Negeri 24 Kota Bandung termasuk kategori Cluster 3.

Dalam setiap penerimaan siswa baru (PSB) di Kota Bandung baik itu SMP negeri maupun SMA negeri menggunakkan sistem cluster 1 hingga cluster 4, sedangkan SMK negeri tidak menggunakkan sistem cluster. Namun, sejak tahun ajaran 2011/2012 sekolah yang termasuk dalam kategori cluster 4 dinaikkan statusnya menjadi cluster 3. Begitu pula sekolah lain yang apabila telah memenuhi kriteria menjadi cluster 1 atau cluster 2 maka statusnya dinaikkan dari cluster sebelumnya, kecuali SMP Negeri 2, SMP Negeri 5, SMP Negeri 13, SMA Negeri 3, SMA Negeri 5, dan SMA Negeri 8 yang statusnya telah RSBI. Setelah RSBI dihapus maka status keenam sekolah yang tersebut kembali dalam cluster 1.

Fasilitas[sunting | sunting sumber]

  • Masjid
  • Perpustakaan
  • Ruang Kelas
  • Laboratorium Komputer
  • Laboratorium IPA
  • Ruang Piket
  • Ruang Kelas
  • Ruang Kepala Sekolah
  • Ruang Wakil Kepala Sekolah
  • Ruang Guru
  • Ruang OSIS
  • Ruang PMR
  • Ruang Olahraga
  • Ruang Bimbingan Konseling
  • Ruang Kesehatan (UKS)
  • Ruang Kesenian
  • Ruang Ekstra Kulikuler
  • Ruang Serba Guna
  • Mading
  • Koperasi
  • Kantin
  • Lapangan Upacara dan Olahraga

Ekstrakurikuler[sunting | sunting sumber]

  • Sabila
  • Palang Merah Remaja (PMR)
  • PKS
  • Pajarpara
  • Pramuka
  • Basket
  • Futsal
  • Paduan suara
  • Karawitan
  • Angklung
  • Seni Tari
  • KIR
  • Karate
  • Matematika
  • TIK
  • English Club
  • Teater

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. "Referensi Data Sekolah". Diakses tanggal 16-01-2016.