SMP Negeri 1 Yogyakarta

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Yogyakarta
Logo SMPN 1 Yogyakarta
Informasi
Didirikan 11 September 1942
Jenis Negeri
Akreditasi A [1]
Nomor Statistik Sekolah 201046002002
Nomor Pokok Sekolah Nasional 20403266
Kepala Sekolah Dra. Y. Niken Sasanti, M.Pd
Jumlah kelas 24 kelas reguler
Rentang kelas VII, VIII, IX (A-H)
Kurikulum Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan
Status Negeri
Nilai masuk terendah 277,00(2016/2017)
Nilai masuk tertinggi 294,00(2016/2017)
Nilai masuk rata-rata 282,073(2016/2017)
Alamat
Lokasi Jalan Cik Di Tiro No.29, Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia
Tel./Faks. (0274) 560232, 552977
Koordinat 7°46'39"S 110°22'30"E
Situs web [[1]]
Moto
Moto Satria Siaga, SMP 1 Jaya

SMP Negeri (SMPN) 1 Yogyakarta, merupakan salah satu Sekolah Menengah Pertama Negeri yang ada di Provinsi DI Yogyakarta, Indonesia. Merupakan SMP yang secara De facto lebih tua 1 hari dari SMP Negeri 2 Yogyakarta. Sama dengan SMP pada umumnya di Indonesia masa pendidikan sekolah di SMPN 1 Yogyakarta ditempuh dalam waktu tiga tahun pelajaran, mulai dari Kelas VII sampai Kelas IX dengan mengembangkan ke-pramuka-annya. Sekolah ini selalu menempati rangking 5 besar se-kota Yogyakarta, sehingga sekolah ini menjadi salah satu sekolah favorit di kota Yogyakarta. Tidak hanya nilai kelulusannya yang tinggi, nilai untuk masuk ke sekolah ini juga tinggi. Mayoritas siswa berasal dari kota Yogyakarta , Sleman dan Bantul.

Sejarah[sunting | sunting sumber]

SMP Negeri 1 Yogyakarta, lahir di tengah-tengah kancah perjuangan bangsa Indonesia untuk memperoleh dan mempertahankan kemerdekaan, baik dari penjajah Jepang maupun dari penjajahan Belanda. SMP Negeri 1 Yogyakarta didirikan oleh Pemerintah Pendudukan Jepang pada tanggal 11 September 1942. Semula hanya terdiri dari 13 ruang dan saat itu menempati Gedung bekas Neutralle MULO dari penjajah Belanda Belanda yang terletak di jalan Jati Yogyakarta ( Sekarang SMP Negeri 8 Yogyakarta). Pada saat itu pula SMP 1 Yogyakarta terdiri dari bekas siswa-siswi MULO. Guru-gurunya pada umumnya memiliki ijazah HOOFDACTO, HIK atau HKS.Karena negara pada saat itu di bawah kekuasaan Jepang, maka situasi sekolahpun disesuaikan dengan keadaan, antara lain:

  1. Setiap pagi upacara bendera (Bendera Jepang atau Bendera Dai Nippon) dengan menyanyikan lagu “KIMIGAYO” didertai kewajiban SEIKEREI sebagai tanda penghormatan kepada Kaisar Jepang.
  1. Setiap pagi siswa diwajibkan gerak badan ala Jepang (TAISO) atau senam pagi.
  2. Siswa diwajibkan kerja bakti dan latihan perang atau kyoren, dan melaksanakan ” KIN ROHOSI “

Pada tahun 1943, SMP Negeri1 Yogyakarta pindah ke Jalan Cik Di Tiro No.25 ( sekarang No.29 ) Yogyakarta yaitu bekas gedung AMS A dizaman Belanda. Pada tahun 1944 diadakan pemisahan, untuk siswa putra di SMP Negeri 1 Yogykarta, sedangkan untuk siswa putri mempergunakan Gedung Kota Baru (sekarang SMA Stella Duce), tetapi kemudian kedua SMP tersebut bergabung kembali menjadi SMP campuran.

Pada tanggal 17 Agustus 1945, Indonesia memproklamirkan kemerdekaan, namum tentara Belanda dan Inggris ingin menguasai kembali, tetapi para pemuda Indonesia tidak sudi dijajah lagi. Untuk itu para siswa SMP Negeri 1 Yogyakarta khususnya siswa kelas III terpaksa harus meninggalkan bangku sekolah untuk sementara demi mempertahankan kemerdekaan RI. Korban pertempuran Kota Baru yaitu merebut markas Tentara Jepang dari siswa SMP Negeri 1 Yogyakarta ada 2 orang , yaitu Djohar Nuradi dan Wardani. Keduanya dimakamkan di TMP (Taman Makam Pahlawan) Kusumanegara. Pada saat meletus G 30 S/PKI tahun 1965, membawa perubahan terhadap lancar dan lajunya pendidikan dan menimbulkan malapetaka yang sangat hebat bagi bangsa dan negara yang baru laju dengan baik. terbukti tahun ajaran pada saat itu diperpanjang, seharusnya mulai 1 Agustus di undur menjadi 1 Januari. Siswa, Guru dipecah dan diadu domba, namun SMP Negeri 1 Yogyakarta Selamat dari ancaman bahaya tersebut.

PPDB[sunting | sunting sumber]

Setiap tahun SMP Negeri 1 Yogyakarta menerima siswa baru melalui situs PPDB Kota Yogyakarta secara online. Kapasitas penerimaan :

  • Reguler dalam daerah : 234 siswa
  • Luar daerah : 55 siswa
  • KMS : 38 siswa

Berikut rangkuman NUN masuk PPDB 4 thn terakhir

No Tahun Ajaran Rata-rata Tertinggi Terendah Jalur
1. 2013/2014 27.594 28,95 27,10 Reguler
2. 2014/2015 28.104 29,30 27,65 Reguler
3. 2015/2016 276.818 289,5 270,5 Reguler
4. 2016/2017 282.073 294,0 277,0 Reguler

Daftar Kepala Sekolah[sunting | sunting sumber]

No Foto Nama Masa Jabatan Keterangan
1 XSM Ondang 1942 - 1945
2 Chasan Basri
3
Hardjo.jpg
Hardjo Soediro
4
Gondodiprojo.jpg
R. Ng. Gondodiprojo
5 Hajam
6 Syahrainy Perwira
7
Moh ahmad.jpg
Moh. Achmad
8
Ws suhargo.jpg
WS Suhargo Hargowidyodiprojo
9
Masdhuki.jpg
Masdhuki. BA 1976 - 1978
10
Dasuki.jpg
R. Dasuki Wardoyo
11 Y.R. Samsudin
12
Sri Harjati.jpg
Ign. Sri Harijati Mudji Muljono
13
Imam Supomo.jpg
Imam Supomo
14 Hisyam Asy (PJS)
15
Drs. Suparno.jpg
Drs. Suparno
16
Drs. Tatang Somantri.jpg
Drs. Tatang Somantri
17
Mas'udi Asy.jpg
Drs. Mas'udi Asy M.Pd.
18 Drs. Sudarsono M.Ed. 2012-2015
19 Tyas Ismullah S.Pd. 2015-2016
20
Dra. Y Niken Sasanti.jpg
Dra. Yosefa Niken Sasanti M.Pd. 2016- Sekarang

Fasilitas[sunting | sunting sumber]

  1. Jumlah Kelas 24 terdiri atas kelas 7 ada 8 kelas, kelas 8 ada 8 kelas dan kelas 9 ada 8 kelas
  2. Ruang Perpustakaan
  3. Ruang Multimedia
  4. Ruang Laboratorium komputer
  5. Ruang Laboratorium Fisika
  6. Ruang Laboratorium Biologi
  7. Ruang Laboratorium Bahasa
  8. Ruang BK
  9. Ruang Keterampilan (kini tidak digunakan)
  10. Ruang OSIS
  11. Sanggar Pramuka
  12. Ruang Kepala Sekolah
  13. Ruang Staf
  14. Ruang Guru
  15. Ruang Tata Usaha
  16. Ruang Kerawitan
  17. Ruang Musik
  18. Ruang UKS
  19. Ruang AVA
  20. Gedung Serba Guna (Lapangan Bulu Tangkis, Lapangan Bola Basket, Lapangan Bola Voli, Gedung Pertemuan)
  21. Ruang Bangsal
  22. Mushola
  23. Lapangan Sepak Bola
  24. Lapangan Bola Voli
  25. Kantin
  26. Ruang Agama Katholik
  27. Ruang Agama Hindu
  28. Ruang Koperasi
  29. Kamar Kecil yang cukup untuk Guru/Karyawan dan Siswa[2]
  30. Insya Allah pada Juli 2016 akan dibangun masjid

Media dan Alat yang Dimiliki[sunting | sunting sumber]

  1. Alat-alat kesenian baik seni musik, seni suara, gamelan, seni lukis, dan seni rupa
  2. Komputer, Laptop, LCD Proyektor, Kamera Digital, Handy cam, Scanner, Printer
  3. CCTV
  4. Speaker untuk setiap kelas
  5. Alat-alat Olah Raga
  6. Alat-alat Ketrampilan
  7. Alat-alat Peraga
  8. Wireless, OHP
  9. Wi-fi yang menjangkau tiap kelas
  10. TV
  11. Perpustakaan dengan sistem OPAC
  12. Perpustakaan Multimedia[2]

Ektra Kurikuler[sunting | sunting sumber]

  • Pramuka
  • Sepak Bola
  • Basket
  • Karya Ilmiah Remaja (KIR)
  • Baca Al-Quran
  • Musik Ansamble
  • Bulu Tangkis
  • Palang Merah Remaja
  • Taekwondo
  • Karate
  • Pencak silat
  • English Speaking Club (ESC)
  • Bola Voli
  • Seni Tari
  • Karawitan
  • Pembinaan Olimpiade MIPA
  • Kegiatan yang relevan dengan minat dan kebutuhan peserta didik
  • Jurnalistik [2]

Alumni[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

http://smpn1jogja.siap-sekolah.com/

  1. ^ http://www.ban-sm.or.id/provinsi/diyogyakarta/akreditasi/view/84098
  2. ^ a b c http://www.smpn1yk.netau.net
  3. ^ http://nasional.kompas.com/read/2015/09/23/12200121/Obituarium.Adnan.Buyung.Nasution
  4. ^ https://www.library.ohiou.edu/indopubs/1995/12/11/0000.html
  5. ^ http://smpn1yk.tripod.com/id6.html