SMP Negeri 15 Bandung

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jump to navigation Jump to search
SMP Negeri 15 Bandung
Sekolah Menegah Pertama Negeri 15 Kota Bandung
Informasi
Didirikan

29 Oktober 1966 (SMPN Sukarasa)

1971 (sebagai SMPN 15)
Jenis Negeri
Akreditasi A
Nomor Pokok Sekolah Nasional 20219341
Kepala Sekolah Ade Setiawan,S.Pd.
Rentang kelas VII, VIII, IX
Kurikulum Kurikulum 2013
Status Sekolah Standar Nasional
Alamat
Lokasi Jalan Dr. Setiabudhi No.89, Kelurahan Gegerkalong, Kecamatan Sukasari, Bandung 40153, Jawa Barat, Indonesia
Tel./Faks. Telp. +62-22-2034914
Fax. +62-22-2034914
Situs web http://smpn15bandung.sch.id/
Moto

SMP Negeri 15 Bandung merupakan sekolah menengah pertama negeri yang berada di Kota BandungJawa BaratIndonesia. Berlokasi di Jalan Dr. Setiabudhi No.89, Kelurahan Gegerkalong, Kecamatan Sukasari, Kota Bandung[1]. Masa pendidikan di SMP Negeri 15 Bandung ditempuh dalam waktu tiga tahun pelajaran, mulai dari kelas VII hingga kelas IX, seperti pada umumnya masa pendidikan sekolah menengah pertama di Indonesia.

Tidak jauh dari SMP Negeri 15 Bandung, terdapat pula SMP Negeri 12 Bandung yang beralamat di Jalan Dr. Setiabudhi No.195, meskipun hanya berjarak beberapa ratus meter dan masih dalam kelurahan yang sama, kedua SMP negeri ini saling hidup rukun sebagai sekolah yang bertetangga dan dalam bidang prestasi pun kedua sekolah ini bersaing secara sehat.

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Pada tanggal 29 Oktober 1966 berdiri SMPN Sukarasa terletak di Jalan Dr. Setiabudhi No.89, Kelurahan Gegerkalong, Kecamatan Sukasari, Bandung, Provinsi Jawa Barat. Yang membangun gedung SMPN Sukarasa adalah CV Haruman di atas tanah seluas 2250 m² pada waktu itu sekolah tersebut menginduk di SMPN 6 Bandung.

Pada tahun 1971 barulah SMPN Sukarasa berdiri sendiri dengan nama SMP Negeri 15 Bandung, bahkan pada tahun 2000 SMP Negeri 15 Bandung mempunyai kelas jauh yang terletak di Jl. Bukit Raya, Kelurahan Ciumbuleuit, Kecamatan Cidadap yaitu SMPN 52 Bandung dengan Kepala Sekolahnya pada saat itu adalah Drs. Omin Sukanda, M.M.Pd., merupakan kepala sekolah generasi ke-6 di SMPN 15 Bandung. Dialah yang memperjuangkan berdirinya SMP Negeri kelas jauh tersebut tentunya dengan dorongan dari masyarakat setempat. Pada tahun 2004 SMPN 52 Bandung tidak menginduk lagi di SMPN 15 Bandung, sekolah tersebut telah berdiri sendiri dan kepala sekolahnya pun terpisah dari SMPN 15.

SMPN 15 sejak berdirinya tahun 1966 belum mempunyai sertifikat tanah, barulah pada tanggal 29 November 2000, seritifikat tersebut dimiliki oleh SMPN 15 Bandung dikeluarkan oleh Badan Pertanahan Nasional (sebagai Tanda Bukti Hak) Hak Pakai no.20 No. Seri Sertifikat tersebut AQ 637845, No. Sertifikatnya : 10.15.01.02.4.00020

Daftar Isian 208 No. 24959/2000, Daftar Isian 307 no. 31646/2000 ditanda tangani oleh Kepala Kantor Pertanahan Kotamadya Bandung pada saat itu ialah Ir. Gembira Peranginangin. Mengingat gedung sekolah SMPN 15 Bandung yang sudah sangat tua pada tahun 2006, SMPN 15 mulailah membangun gedung sekolah menjadi 2 lantai.

Cluster[sunting | sunting sumber]

SMP Negeri 15 Kota Bandung termasuk dalam kategori SMP Negeri Cluster 2.

Dalam setiap penerimaan siswa baru (PSB) di Kota Bandung baik itu SMP negeri maupun SMA negeri menggunakkan sistem cluster 1 hingga cluster 4, sedangkan SMK negeri tidak menggunakkan sistem cluster. Namun, sejak tahun ajaran 2011/2012 sekolah yang termasuk dalam kategori cluster 4 dinaikkan statusnya menjadi cluster 3. Begitu pula sekolah lain yang apabila telah memenuhi kriteria menjadi cluster 1 atau cluster 2 maka statusnya dinaikkan dari cluster sebelumnya, kecuali SMP Negeri 2, SMP Negeri 5, SMP Negeri 13, SMA Negeri 3, SMA Negeri 5, dan SMA Negeri 8 yang statusnya telah RSBI. Setelah RSBI dihapus maka status keenam sekolah yang tersebut kembali dalam cluster 1.

Fasilitas[sunting | sunting sumber]

  • Masjid
  • Perpustakaan
  • Ruang Kelas
  • Laboratorium Komputer
  • Laboratorium Bahasa
  • Laboratorium IPA
  • Ruang Piket
  • Ruang Kelas
  • Ruang Kepala Sekolah
  • Ruang Wakil Kepala Sekolah
  • Ruang Guru
  • Ruang Bimbingan Konseling
  • Ruang Kesehatan (UKS)
  • Ruang Kesenian
  • Ruang Ekstra Kulikuler
  • Ruang Serba Guna
  • Mading SMPN 15 Bandung
  • Koperasi
  • Kantin
  • Lapangan

Ekstrakurikuler[sunting | sunting sumber]

  • Remaja Islam Masjid
  • Palang Merah Remaja (PMR)
  • Pramuka
  • Basket
  • Futsal
  • Paduan suara
  • Karawitan
  • Angklung
  • Seni Tari
  • Tenis Meja
  • Bola Voli
  • Jurnalistik
  • KIR Matematika
  • KIR Bahasa Inggris
  • KIR Komputer
  • Karate
  • Taekwondo

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. "Referensi Data Sekolah". Diakses tanggal 16-01-2016.