SMA Negeri 3 Pekalongan

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
SMA Negeri 3 Pekalongan
Informasi
Didirikan 5 Juni 1989
Kepala Sekolah Drs. Abdur Rozak
Status Negeri
Alamat
Lokasi Jalan Progo, Dukuh, Pekalongan, Jawa Tengah, Indonesia
Situs web http://sma3pekalongan.org/
Moto

SMA Negeri 3 Pekalongan adalah sebuah sekolah menengah atas di Kota Pekalongan yang beralamat di Jalan Progo, Dukuh, Pekalongan Utara, Kota Pekalongan, Jawa Tengah. Berdiri pada tanggal 5 Juni 1989 dengan nama SMA Negeri Pekalongan sebagai alih fungsi dari SPG Negeri Pekalongan berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Nomor 0342/U/1989 tanggal 5 Juni 1989.

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Sesuai dengan surat edaran Dirjen Pendidikan Dasar dan Menengah Depdikbud Nomor 5356/C/D/1989 tanggal 27 Mei 1989, mulai tahun pelajaran 1989/1990 SMA Negeri Pekalongan diizinkan untuk menerima siswa baru. Jumlah kelas pada saat itu ada 4 ruang kelas. Pada tahun 1991 nama sekolah diubah menjadi SMA Negeri 3 Pekalongan, berdasarkan Surat kepuusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Nomor 0426/O/1991, tanggal 15 Juli 1991, kemudian berdasarkan surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 035/O/1997, Nama SMA Negeri 3 Pekalongan diubah menjadi SMU Negeri 3 Pekalongan. Dalam perkembangan selanjutnya nama SMU diubah kembali menjadi SMA sampai sekarang. Kepala Sekolah pertama kali dijabat oleh Bapak Widagdo, BA dibantu oleh 32 orang guru yang juga masih berstatus sebagai guru SPG karena transisi alih fungsi dan kemudian 8 orang diantaranya pindah ke sekolah lain.

Tahun pelajaran 2011/2012 usia SMA Negeri 3 Pekalongan 23 tahun. Dengan perjalanan waktu SMA Negeri 3 Pekalongan semakin berkembang dan berprestasi dalam bidang akademis dan non akademis. Salah satu diantaranya adalah menduduki peringkat 7 tingkat Provinsi Jawa tengah dalam perolehan nilai Ujian Nasional tahun pelajaran 2010/2011.

Tujuan Sekolah[sunting | sunting sumber]

  • Melaksanakan pembinaan ketaqwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa.
  • Melaksanakan kegiatan pembelajaran yang efektif dan efisien.
  • Mengembangkan kompetensi peserta didik dalam ketrampilan batik dan teknologi informasi.
  • Menghasilkan lulusan yang mampu berkompetensi secara nasional maupun global.

Komite Sekolah[sunting | sunting sumber]

Semenjak diluncurkannya konsep Manajemen Peningkatan Mutu Berbasis Sekolah dalam sistem manajemen sekolah, Komite Sekolah sebagai organisasi mitra sekolah memiliki peran yang sangat strategis dalam upaya turut serta mengembangkan pendidikan di sekolah. Kehadirannya tidak hanya sekadar sebagai stempel sekolah semata, khususnya dalam upaya memungut biaya dari orang tua siswa, namun lebih jauh Komite Sekolah harus dapat menjadi sebuah organisasi yang benar-benar dapat mewadahi dan menyalurkan aspirasi serta prakarsa dari masyarakat dalam melahirkan kebijakan operasional dan program pendidikan di sekolah serta dapat menciptakan suasana dan kondisi transparan, akuntabel, dan demokratis dalam penyelenggaraan dan pelayanan pendidikan yang bermutu di sekolah.

Agar Komite Sekolah dapat berdaya, maka dalam pembentukan pengurus pun harus dapat memenuhi beberapa prinsip/kaidah dan mekanisme yang benar, serta dapat dikelola secara benar pula.

Organisasi[sunting | sunting sumber]

SMA Negeri 3 Pekalongan memiliki sebuah lembaga yang menampung aspirasi para siswa, yang disebut dengan Musyawarah Perwakilan Kelas (MPK). Selain lembaga, SMA Negeri 3 Pekalongan tentunya memiliki sebuah organisasi yang biasa disebut Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS). Organisasi ini membawahi empat sub organisasi di SMA Negeri 3 Pekalongan, yaitu:

  • Pasukan Istimewa SMAGA (Pastiga)
  • Palang Merah Remaja (PMR) Wira SMAGA
  • Dewan Ambalan SMA Negeri 3 Pekalongan
  • Rohani Islam (Rohis) Nurul Ilmi

Pasukan Istimewa SMAGA (Pastiga)[sunting | sunting sumber]

Hampir setiap tahun SMA Negeri 3 Kota Pekalongan berhasil mengirimkan siswanya untuk menjadi bagian dalam Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Kota Pekalongan. Namun berdirinya wadah Pasukan Khusus ini baru dibentuk tahun 2006. Pembentukan pasukan khusus ini bermula dengan ide dari mantan Paskibra Kota Pekalongan Tahun 2005 asal SMA Negeri 3 Pekalongan (Zidni Darissalam) untuk membuat pasukan khusus di sekolahnya. Dengan beberapa junior di SMA Negeri 3 Kota Pekalongan, Zidni membentuk sebuah pasukan dan hingga akhirnya dalam sebuah permusyawahan ditetapkanlah nama Pasukan Istimewa SMA Negeri 3 atau yang lebih dikenal dengan akronim Pastiga. Pada tahun 2015, Pastiga berhasil mendapat predikat sebagai organisator terbaik pada kegiatan anjangsana yang dilaksanakan oleh Musyawarah Perwakilan Kelas (MPK).

Palang Merah Remaja (PMR) Wira SMAGA[sunting | sunting sumber]

Palang Merah Remaja di SMA Negeri 3 Pekalongan, sempat vakum sebelum tahun 2005 karena kurang perkembangan dalam dunia PMR di sekolah ini. Pada tahun 2007, PMR di SMA Negeri 3 Kota Pekalongan menjadi juara pertama PMR se-Kota Pekalongan. Dan pada tahun 2007 pula, PMR SMA Negeri 3 Pekalongan mewakili PMR Wira di Kota Pekalongan dalam Jumbara (Jumpa Bakti Gembira) tingkat Provinsi yang diselenggarakan di selenggarakan Bumi Perkemahan Bobotsari, Purbaling dan berhasil menjadi Regu terbaik kelima tingkat Jawa Tengah. Hingga akhirnya dapat berkembang dan berprestasi hingga saat ini.

Dewan Ambalan (DA) SMA Negeri 3 Pekalongan[sunting | sunting sumber]

Seperti halnya sekolah-sekolah negeri pada umumnya, pramuka adalah ekstrakulikuler wajib bagi para siswa-siswinya. Organisasi yang bergerak di bidang kepramukaan di SMA Negeri 3 Pekalongan disebut Dewan Ambalan (DA) SMA Negeri 3 Pekalongan. Seperti ekskul-ekskul lain, Dewan Ambalan juga memiliki segudang prestasi.

Rohani Islam (Rohis) Nurul Ilmi[sunting | sunting sumber]

SMA Negeri 3 Pekalongan merupakan sekolah model pembelajaran agama di Kota Pekalongan. Maka dari itu, kegiatan keagamaan di SMA Negeri 3 Pekalongan haruslah bisa dicontoh oleh sekolah-sekolah lain. Untuk merealisasikannya, SMA Negeri 3 Pekalongan mendirikan Rohani Islam (Rohis) Nurul Ilmi yang begerak di bidang keagamaan islam. Nama Nurul Ilmi diambil dari masjid yang ada di lingkungan SMA Negeri 3 Pekalongan yang bernama Masjid Nurul Ilmi.

Ekstrakurikuler[sunting | sunting sumber]

Kualitas tamatan sekolah kejuruan dituntut untuk memenuhi standar kompetensi dunia kerja. Salah satunya, selain mampu menguasai materi pelajaran, siswa harus dapat berinteraksi dan aktif dalam hubungan sosial. Kegiatan ekstrakurikuler merupakan salah satu alat pengenalan siswa pada hubungan sosial. Di dalamnya terdapat pendidikan pengenalan diri dan pengembangan kemampuan selain pemahaman materi pelajaran.

Berangkat dari pemikiran tersebut, di SMA Negeri 3 Pekalongan diselenggarakan berbagai kegiatan ekstrakurikuler. Selain OSIS sebagai induk kegiatan ektrakurikuler di sekolah, kegiatan ektrakurikuler lainnya adalah:

  • Pramuka
  • Pasukan Istimewa SMA Negeri 3 (Pastiga)
  • Palang Merah Remaja (PMR)
  • Pecinta Alam (PA)
  • Olahraga (Bola Voli, Bola Basket, Karate, Tenis Meja, Tenis Lapangan, Futsal)
  • Rohis (Rohani Islam)
  • English Club (Smaga Debate Society)
  • Teater

Teater[sunting | sunting sumber]

SMA Negeri 3 Kota Pekalongan memiliki esktrakulikuler dalam teater untuk memfasilitasi jiwa kesenian bagi siswanya. Hingga pada tahun 2007, Teater SMA Negeri 3 Kota Pekalongan mewakili Karesidenan Pekalongan (yang meliputi Kabupaten Brebes, Kota Tegal, Kabupaten Tegal, Kabupaten Pemalang, Kabupaten Pekalongan, Kota Pekalongan dan Kabupaten Batang) dalam Lomba Teater tingkat Jawa Tengah yang diadakan di Solo.

ENGLISH CLUB[sunting | sunting sumber]

English Club SMAN 3 Pekalongan adalah salah satu ekstrakurikuler yang ada di SMAN 3 Pekalongan . Ekstrakurikuler ini mengajarkan dan mendalami bahasa inggris , sehingga siswa dapat menguasi bahasa inggris lebih mendalam sebagai salah satu bahasa global . Di dalam english club juga ada Smaga Debate Society . Smaga Debate Society sendiri adalah perkumpulan siswa yang berfokus pada English Debate , Speech , Story Telling , dll . Smaga Debate Society telah menorehkan banyak prestasi seperti Juara I Lomba Debat Bahasa inggris tingkat Kota Pekalongan tahun 2015 , Juara I Lomba Debat Bahasa inggris tingkat Eks - Karesidenan Pekalongan tahun 2016 , dan masih banyak lagi .

Tenaga Kerja[sunting | sunting sumber]

  • Jumlah guru sebanyak 46 orang terdiri dari :
  1. 35 orang guru tetap
  2. 6 orang guru tidak tetap
  3. 4 orang guru dari sekolah lain untuk memenuhi jam mengajar
  • Tenaga Administrasi sebanyak 14 orang terdiri dari 5 orang PNS dan 10 orang PTT.

Kepala Sekolah[sunting | sunting sumber]

Prestasi[sunting | sunting sumber]

Prestasi Siswa[sunting | sunting sumber]

  • Juara III Renang Tingkat Provinsi Jawa Tengah tahun 2010-2011
  • Juara I Dansa Tingkat Provinsi Jawa Tengah tahun 2010/2011
  • Juara II Debat Bahasa Inggris Tingkat Kota Pekalongan Tahun 2010/2011
  • Juara MTQ Tingkat Provinsi tahun 2012
  • Juara lomba Paduan Suara tingkat Kota tahun 2012
  • Juara lomba Tenis Meja tingkat Provinsi tahun 2012
  • Juara lomba design Batik tingkat Kota tahun 2011
  • Juara II design Batik pada acara Pekan Batik Internasional tahun 2011
  • Juara lomba Poster tingkat Kota tahun 2011
  • Juara I lomba Debat Bahasa inggris tingkat Kota Pekalongan tahun 2015
  • Juara I lomba Debat Bahsa inggris tingkat Eks - Karasidenan Pekalongan tahun 2016
  • Juara I lomba PBB/TUB tingkat kota tahun 2015
  • Juara I Solo Vocal Putra Fls2n tingkat Kota Pekalongan tahun 2016
  • Juara II Solo Vocal Putri Fls2n tingkat Kota Pekalongan tahun 2016
  • Jura I Kriya Putra Fls2n tingkat kota tahun 2016

Prestasi Guru[sunting | sunting sumber]

  • Inovasi Pembelajaran 2001 IV V Depdiknas
  • Keratifitas mengajar 2002 II V LIPI
  • Lomba Keberhasilan Guru dalam pembelajaran 2002 IV V Depdiknas
  • Lomba Keberhasilan Guru dalam pembelajaran 2003 Harapan III V Depdiknas
  • Sutarto Wasit Terbaik 2004 3 V KONI DKI
  • Sugeng S. Lomba Keberhasilan Guru dalam pembelajaran 2003 Finalis V Depdiknas
  • Sugeng S. Guru Berprestasi SMP / MTs 2004 III V Dinas P & K Prop. Jawa Barat
  • Sugeng S. Guru Teladan 2004 I V Dinas P & K Kabupaten Sukabumi
  • Bahar S. Lomba Keberhasilan Guru dalam pembelajaran 2005 Finalis V JSIT
  • Bahar S. Lomba Inovasi pembelajaran SMP 2006 III Balitbang Non Depdiknas
  • Bahar S. Guru Berprestasi SMP 2007 V Dinas P & K Kabupaten
  • Bahar S. Lomba Keberhasilan Guru dalam pembelajaran 2007 Finalis V Depdiknas
  • Bahar S. Konferensi Guru Indonesia 2006 Pemakalah Terpilih V Sampurna Foundation Provisi Education
  • Bahar S. Juara III, Lomba Guru Kreatif III se Jawa 2008,diselenggarakan di Semarang

Referensi[sunting | sunting sumber]

Peta Lokasi[sunting | sunting sumber]