Halaman yang dilindungi semi

SBOBET

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian

Sports Bookie Online, Inc.
Sbobet new logo.png
Jenis usahaPerseroan terbatas
Jenis situs
Perjudian daring
BahasaMultibahasa
Didirikan2004
Wilayah operasiInternasional
Tokoh pentingBill Mummery (Direktur eksekutif)
SektorPerjudian
ProdukTaruhan olahraga, Kasino daring
Situs webwww.sbobet.com

SBOBET adalah situs taruhan secara daring. SBOBET beroperasi di Asia yang dilisensikan oleh First Cagayan Leisure & Resort Corporation, Manila-Filipina dan di Eropa dilisensikan oleh Pemerintah Isle of Man[1] untuk beroperasi sebagai juru taruhan olahraga sedunia. SBOBET menawarkan taruhan olahraga dalam beberapa bahasa.

Pada Februari 2009, SBOBET yang beroperasi di Isle of Man menjadi operator pertama yang diizinkan untuk memulai live dealer casino dari Isle of Man.

Pada Oktober 2014, SBOBET telah meluncurkan sektor pertaruhan finansial baru, bekerjasama dengan TRADOLOGIC. Produk-produk biner finansial ini diluncurkan dibawah lisensi OGRA Isle of Man dan juga lisensi CEZA-First Cagayan Philippines.[2]

SBOBET mensponsori seragam untuk tim West Ham United[3] sampai akhir musim 2012–2013. Sebelumnya mereka juga telah mensponsori seragam tim Cardiff City untuk musim 2010–2011.[4] Pada bulan Oktober 2009, karena keprihatinan yang diajukan oleh perwakilan dari Liga Utama Inggris tentang mengekspos pemuda untuk berjudi, SBOBET mengganti logo mereka di semua seragam tim akademi remaja Cardiff City dengan Ty Hafan Children's Hospice.[5]

Celton Manx, operator SBOBET, mengumumkan pada Agustus 2013 tentang perjanjian Asian Betting Partnership dengan lima tim Liga Utama Inggris untuk menjadi mitra resmi taruhan Asia dari Swansea City A.F.C., West Ham United F.C., Southampton F.C., Hull City A.F.C. dan Norwich City F.C. untuk musim 2013–14.[6]

SBOBET juga menjadi sponsor untuk Soccerex Asian Forum pertama di Singapura.[7]

Penghargaan

Di acara tahunan EGR Awards yang diadakan oleh eGaming Review Magazine, SBOBET menerima penghargaan "Asian Operator of the Year" untuk tahun 2009 dan 2010. SBOBET menduduki peringkat ke-11 dari daftar 50 most influential operators oleh eGaming Review pada tahun 2011.

Kontroversi

Di Oktober 2008, SBOBET telah diminta untuk menyerahkan bukti skandal atas kemungkinan match-fixing di kejuaraan The Football Association (FA) antara Norwich City dan Derby County. SBOBET menolak permintaan tersebut, menganggapnya terlalu berlebihan dan pelanggaran privasi pelanggan. Derby County menang dengan skor 2-1. Akhirnya, FA tidak dapat menemukan bukti atas terjadinya match-fixing.[8]

Pada tanggal 24 September 2009, dua kantor berita dari Bulgaria Novinite.com dan 24 Chasa Daily menerbitkan artikel yang memberi kesan tidak benar bahwa SBOBET bertanggung jawab atas match-fixing pertandingan sepak bola antara Levski dan CSKA Sofia. Kedua kantor berita itu kemudian menerbitkan artikel koreksi yang menyatakan bahwa SBOBET tidak terlibat dalam penipuan match-fixing apapun, dan meminta maaf kepada SBOBET karena telah menerbitkan informasi yang tidak benar.[9][10]

Di Oktober 2009, perwakilan dari Liga Utama Inggris mengkritik 188BET dan SBOBET karena telah menawarkan taruhan langsung di permainan sepak bola usia remaja, dengan alasan aktivitas anak-anak dan remaja tidak boleh terlibat organisasi-organisasi perjudian internasional.[11] Kedua situs ini kemudian diberhentikan untuk bertaruh dalam permainan usia remaja. Mereka juga menyatakan niat untuk meminta penjelasan tentang pemasaran pertaruhan sepak bola yang diizinkan oleh Liga Utama Inggris dan Professional Footballers Association.[12]

Di Oktober 2014, Parlemen Singapura mengesahkan Remote Gambling Bill untuk melarang semua bentuk pertaruhan yang menggunakan komunikasi jarak jauh, termasuk telepon, interaksi melalui televisi, radio, dan teknologi komunikasi lainnya.[13] Peraturan ini akan diberlakukan untuk para pemain individual, fasilitator, agen, dan operator. Situs web dan transaksi pembayaran akan diblokir dan iklan-iklan juga akan dilarang. Walaupun hukum baru ini baru akan dilaksanakan pada tahun 2015, SBOBET mempunyai ketentuan yang jelas untuk tidak menerima taruhan-taruhan dari negara-negara di mana melakukan dan menerima taruhan dianggap ilegal. Akun baru dari alamat IP Singapura tidak diterima dan tidak ada lagi pilihan negara Singapura pada halaman pendaftaran. Untuk para pelanggan yang berada di Singapura, SBOBET telah membuat pemberitahuan yang bersangkutan dengan peraturan baru terlebih dahulu. Akun-akun akan ditutup setelah peraturan diberlakukan. SBOBET akan mengambil seluruh langkah-langkah yang diperlukan untuk mematuhi peraturan baru.[14]

Referensi

  1. ^ Licensees on the Isle of Man Isle of Man Government
  2. ^ http://www.tradologic.com/binary-options-posts/tradologic-powers-leading-sportsbook-operator-sbobet/ Diarsipkan 2014-12-17 di Wayback Machine. Diakses 17 November 2014.
  3. ^ "West Ham United and SBOBET". West Ham United FC. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2008-12-04. Diakses tanggal 4 Desember 2008. 
  4. ^ Cardiff City Name SBOBET as New Club Sponsor[pranala nonaktif permanen], Brands in Football, 29 September 2008
  5. ^ "Ty Hafan scores with Cardiff City". Wales Online. Diakses tanggal 2 November 2009. 
  6. ^ Five Prominent Premier League Teams Forge Partnership with SBOBET Diarsipkan 2013-09-29 di Wayback Machine., SBOBET BETimes, 26 Agustus 2013
  7. ^ "Global betting giant secures title sponsorship of the Soccerex Asian Forum". Soccerex. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2012-03-09. Diakses tanggal 12 April 2010. 
  8. ^ "BBC SPORT – Football – Championship – Match-fixing inquiry closed by FA". news.bbc.co.uk. 
  9. ^ http://m3web.bg, M3 Web -. "Correction: SBOBet.com Not Responsible for Fixing Bulgarian Football Match – Novinite.com – Sofia News Agency". 
  10. ^ "SBOBet не е отговорна за нагласяване на футболен мач". 
  11. ^ White, By Duncan. "Premier League fears corruption after 188bet and SBObet offers betting on teenagers". Diarsipkan dari versi asli tanggal 2014-01-01. Diakses tanggal 2014-07-07. 
  12. ^ White, By Duncan. "Premier League and PFA pressure forces bookmakers to end betting on youth football". 
  13. ^ http://www.singaporelawwatch.sg/slw/attachments/48805/1409-03%20Remote%20gambling.pdf Diakses 17 November 2014.
  14. ^ http://www.todayonline.com/singapore/online-gaming-firms-start-shutting-spore-accounts Diakses 17 November 2014.

Pranala luar