Rumbai, Pekanbaru
Rumbai | |||||
|---|---|---|---|---|---|
| Negara | |||||
| Provinsi | Riau | ||||
| Kota | Pekanbaru | ||||
| Pemerintahan | |||||
| • Camat | Abdul Rahman | ||||
| Populasi (2025)[1] | |||||
| • Total | 105.408 jiwa | ||||
| Kode pos | 282xx | ||||
| Kode Kemendagri | 14.71.12 | ||||
| Kode BPS | 1471080 | ||||
| Luas | ... km² | ||||
| Kepadatan | ... jiwa/km² | ||||
| Desa/kelurahan | -/6 | ||||
| |||||
Rumbai adalah sebuah kecamatan di Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, Indonesia. Jumlah penduduk Rumbai pada semester pertama tahun 2025 sebanyak 105.408 jiwa.[1]
Wilayah Administratif
[sunting | sunting sumber]Kecamatan Rumbai terdiri dari 6 (enam) kelurahan antara lain,
- Kelurahan Limbungan Baru
- Kelurahan Meranti Pandak
- Kelurahan Lembah Damai
- Kelurahan Umban Sari
- Kelurahan Sri Meranti
- Kelurahan Palas
Demografi
[sunting | sunting sumber]Provinsi Riau merupakan provinsi di Indonesia yang memiliki nilai dan budaya Melayu yang cukup kuat. Meski demikian, provinsi Riau termasuk provinsi yang penduduknya berasal dari beragam suku bangsa. Selain suku Melayu, beberapa suku lain memiliki jumlah signifikan, termasuk di wilayah Kota Pekanbaru sebagai ibu kota provinsi, yakni Jawa, Minangkabau, Batak, Tionghoa dan Banjar.[2] Suku lainnya termasuk Bugis, Nias, Aceh dan sebagian kecil suku lain.[2]
Kemudian berdasarkan agama yang dianut, penduduk kecamatan Rumbai menganut beragam agama. Berdasarkan data Kementerian Dalam Negeri tahun 2025, adapun besaran penduduk kecamatan ini menurut agama yang dianut yakni mayoritas beragama Islam sebanyak 78,31%. Kemudian penduduk yang beragama Kekristenan sebanyak 21,02%, di mana Protestan sebanyak 18,83% dan Katolik sebanyak 2,19%. Sebagian lagi menganut agama Buddha yakni 0,63%, dan sebagian kecil beragama Hindu, Konghucu dan kepercayaan sebanyak 0,04%.[1]
Referensi
[sunting | sunting sumber]- 1 2 3 "Data Agregrat Kependudukan Kota Pekanbaru Semester 1 Tahun 2025". www.dukcapil.pekanbaru.go.id. hlm. 2, 29. Diakses tanggal 13 Februari 2026.
- 1 2 "Kewarganegaraan Suku Bangsa, Agama, Bahasa 2010" (PDF). demografi.bps.go.id. Badan Pusat Statistik. 2010. hlm. 23, 36–41. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 12 Juli 2017. Diakses tanggal 4 Februari 2022.
